Halooo... Wow akhirnya kita kembali lagi di part selanjutnya.
Thanks yaa, kalian selalu dukung cerita ini hingga detik ini, dan makasih karna kalian mau menunggu semua proses yang ada.
Jangan lupa vote n comment okeyy.
__________________________________________________
HAPPY RIDING🍁
^
^
^
Qeyla akhirnya sudah dipindahkan ke ruang inap, dan saat ini mereka masih tidak diperbolehkan untuk bertemu langsung dikarenakan butuhnya istirahat lebih agar qeyla dapat pulih dengan cepat.
"Bagaimana bisa kamu melakukan misi rahasia tanpa berkata sedikitpun kepada kami".
Gumaman jake tentu dapat dengan jelas mereka dengar, dan sungguh mereka juga merasa sangat bingung mengapa bisa untuk misi ini qeyla tidak menceritakan kepada mereka semua, padahal setiap masing-masing menjalankan misi pasti mereka mengetahui satu sama lain. Terlebih mereka adalah petinggi, pastinya mereka mendapat info mengenai setiap misi yang ada.
"Misi apa yang sebenarnya dia jalankan"seru lexa dengan mata tertuju lurus mengarah dimana qeyla terbaring lemah dengan.
"ada sebuah informasi palsu yang dikirim ke bang max, dan karena bang max tidak ingin membuat kita repot untuk masalah yang tidak terlalu besar, jadi dia meminta persetujuan mengenai misi rahasia ini kepada qeyla dan disitulah qeyla ingin ikut serta dalam misi itu. Terlebih dari info yang ada, wilayah itu memang sangat akrab dengan bom rakitan dan ranjau yang tersebar bebas disana".
"Dari mana kau mendapatkan informasi itu?"tanya jake bingung mendengar penjelasan yang cukup rinci dari devon. "Tadi gue menyempatkan diri pergi ke ruangan bang max"jawabnya santai.
Flashback on
Ditengah mereka menunggu operasi qeyla berjalan, devon pun teringat satu hal yang membuatnya tidak dapat lagi menahan rasa ingin tahunya dan ia pun segera pergi daei sana menuju ruang informasi untuk mengetahui lebih lanjut dibalik misi qeyla tadi.
Semua yang melihat kehadiran petinggi sekaligus pendiri Hells Angels memasuki ruangan mereka, membuat semua orang yang berada disana menunduk hormat dan takut terlebih aura yang dikeluarkan devon bukanlah candaan sungguh saat ini devon terlihat sangat menyeramkan. Bagaimanapun ini bersangkutan dengan salah seorang yang dia sayangi.
Salah seorang penanggung jawab ruangan itu pun segera pergi menghampiri devon saat mendapati informasi kalau terjadi kunjungan dadakan dari petinggi organisasi mereka, "sorry sir, apakah ada yang bisa saya bantu?"ucapnya dengan tertunduk hormat dihadapan devon.
"informasi misi rahasia yang melibatkan BD dan MX".
Tanpa bertanya lebih lanjut, orang itu pun segera membawa devon pergi menuju ruangan yang lebih dalam lagi untuk mencari informasi mengenai hal yang devon tanyakan. Memang yang bisa mengakses informasi rahasia hanyalah para agen S plus dalam setiap divisi. "Ini merupakan informasi yang tuan minta".
"Tinggalkan saya sendiri".
Orang itu pun akhirnya undur diri dari ruangan itu, dan dengan cermat devon membaca setiap kata dari laporan yang ada dihadapannya. "Seperti ada yang mengganjal"gumam devon dalam pikirannya yang fokus kepada komputer dihadapannya.
Tidak menunggu lama ia tau apa yang harus ia lakukan saat ini, dan dengan cepat dia keluar dari ruangan itu dan pergi menuju gedung rumah sakit miliki mereka dan segera berjalan cepat menuju satu ruangan yang berisi seseorang yang dapat menjawab keganjalan hatinya.
Tibalah ia didepan ruangan itu, dan tanpa mengetuk ataupun memberi kode kepada sang pemilik ruangan, devon segera membuka pintu ruangan itu dan mendapati seorang lelaki lebih tua sedikit diatasnya dalam keadaan tergeletak diatas kasur pasien dengan ditemani satu orang lelaki muda yang jika dilihat cukup jauh dari umurnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SOZHALENIYE
Teen FictionSOZHALENIYE merupakan salah satu kata yang berasal dari rusia dan memiliki arti yaitu penyesalan. ------------ Jangan lo fikir karna gua sayang sama lo, jadi gua gak bakal bisa benci sama lo setelah lo menghina gua, mempermalukan gua, dan mencacimak...
