Kembali lagi sama gue, dukung terus cerita gue yaa. Karena dukungan kalian itu yang membangkitkan semangatku dalam menulis cerita ini.
Jangan lupa vote and comment yaa guyss.
Thank you ❤.
________________________________________________
HAPPY RIDING🍁
^
^
^
Tidak terasa seminggu lagi adalah hari dimana lexa dan riel akan resmi menjadi pasangan suami istri dan membangun keluarga kecil untuk kedapannya. Satu persatu surat undangan jatuh ke tangan para undangan yang sudah menjadi tujuan mereka, tetapi masih ada satu undangan yang dengan setia berada didalam laci ruang kerja milik lexa. Terlihat disana tertulis nama.
ALEX GHIFARRI XENDRICK dan keluarga
"Kuatkan hatimu, jika yakin menurutku tidak mengapa kalau mereka datang. Terlebih mau bagaimanapun mereka tetaplah orang tua mu"jelas qeyla menepuk bahu lexa dan memberikan keyakinan kepadanya. Lexa pun kembali memasukkan undangan itu kedalam laci dan menutupnya rapat-rapat.
Dilain sisi, saat ini bang steven sedang berada di rungannya dengan sebuah kotak undangan yang tertulis nama dirinya disana. Dalam diamnya terdengar suara ketukan tanda bahwa seseorang akan masuk ke dalam ruangannya, dan benar saja setelah mendapat jawaban dari empunya ruangan orang itu pun segera masuk masih lengkap bersama pakaian tempurnya beserta senjata ditangannya.
"Lapor. Mission with the pass code HA006525, beranggota 20 prajurit. 15 kembali dengan selamat, 3 cedera ringan, dan 2 cedera berat. Status misi, BERHASIL! Siap laporan selesai!!".
Lelaki muda itu pun memberi hormat dengan badan tegapnya dan wajah yang sangatlah tegas, itu menunjukkan rasa hormatnya kepada petinggi yang berperan sebagai penanggung jawab pada wilayah di negara ini. Banyak sekali distrik-distrik yang menjadi tanggung jawabnya didalam organisasi ini.
Dengan sekali gerakan hormat sebagai tanda ia menerima rasa hormat dari bawahannya yang melapor, pemuda muda itu pun segera ikut menurunkan tangannya karena seluruh tanggung jawabnya pada laporan misi yang ia lakukan dalam kepemimpinannya telah selesai. Baru saja ia ingin melangkah pamit, bang steven kembali menghentikan pergerakannya.
"Ada yang ingin ku berikan kepadamu".
Bang steven pun segera membuka laci mejanya dan mengeluarkan sebuah kotak yang sama seperti yang ia miliki tetapi dengan ukiran nama yang berbeda yaitu Joshua. "dia yang meminta kepadaku untuk memberikannya langsung setelah kau berhasil dalam menjalankan misi ini".
Yaa lelaki muda itu adalah joshua, dan memang setelah berbulan-bulan lamanya dia melakukan misi itu ia tidak mengetahui apapun yang terjadi pada dunia luar, bahkan karena misi ini juga lah ia jadi tidak bisa selalu berada disamping lexa untuk menemaninya dalam pengobatan terapi dahulu.
Joshua tidak bereaksi apapun bahkan wajahnya tidak menunjukkan sedikitpun rasa emosional dalam dirinya, ia hanya diam berdiri tegap beberapa meter dari meja steven, dan akhirnya setelah beberapa detik ia terdiam derap langkah pun terdengar ditengah sunyinya ruangan itu. Setelah tersisa hanya beberapa meter akhir dari dirinya, barulah ia sadar apa maksud dari kotak itu.
Bang steven pun segera lebih mendekatkan lagi kotak tersebut agar joshua dapat meraihnya, tetapi setelah tiba tepat didepan mejanya joshua tidak melakukan pergerakan apapun dan hanya diam memandangi kotak yang terukir indah namanya "sebaiknya aku tidak memberikannya langsung kepadamu"jelas steven ingin menarik kembali kotak dihadapannya.
Tetapi satu suara membuatnya kembali mengurungkan niatnya dan memilih untuk tetap diam memantau apa yang akan terjadi pada lelaki muda yang sudah ia anggap sebagai adiknya "lagipula, kotak ini pasti akan tetap jatuh ketanganku"seru joshua dan membuka tali yang ada sebagai segel kotak itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
SOZHALENIYE
Dla nastolatkówSOZHALENIYE merupakan salah satu kata yang berasal dari rusia dan memiliki arti yaitu penyesalan. ------------ Jangan lo fikir karna gua sayang sama lo, jadi gua gak bakal bisa benci sama lo setelah lo menghina gua, mempermalukan gua, dan mencacimak...
