Halooo... Wow akhirnya kita kembali lagi di part selanjutnya.
Thanks yaa, kalian selalu dukung cerita ini hingga detik ini, dan makasih karna kalian mau menunggu semua proses yang ada.
Jangan lupa vote n comment okeyy.
__________________________________________________
HAPPY RIDING🍁
^
^
^
Dengan senyum yang semakin lama semakin cerah dalam setiap langkahnya lexa merasa sangat bahagia melihat sosok ayah dalam hidupnya, seseorang yang selalu menjadi salah satu garda terdepan dalam setiap masalah hidupnya dan seorang yang sangat ia sayangi dan hormati. "Haii dad...".
Sedangkan lelaki paruh baya itu segera berdiri menanti kedatangan gadis yang sangat ia sayangi dengan senyum lembut yang tidak pernah luntur jika berhadapan dengan princess kecilnya itu. Semakin dekat langkah lexa, pria paruh baya itu pun segera merentangkah kedua tangannya tanda ia ingin mendapatkan pelukan hangat yang sudah lama tidak dirasakannya.
Melihatnya langkah lexa semakin berat rasanya, apalagi melihat bagaimana senyum tulus itu menyambut kedatangannya. Sadar langkah lexa yang memberat riel pun segera menuntunnya dengan pelan pada langkahnya, lelaki itu yang tau kalau lexa akan pecah segera melangkahkan kakinya dengan gagahnya walaupun dirinya sudahlah tidak muda.
"Dad...".
Lirih lexa dan segera jatuh kedalam pelukan pria itu, dengan erat bahkan sangat erat dia mengalungkan lengannya pada leher pria itu untuk melepas seluruh perasaannya, "selamat atas pernikahanmu nak.."serunya dalam pelukan mereka, Pria itu pun menjauhkan dirinya untuk melihat wajah gadis kecilnya yang sudah sedikit berubah "kau sangat cantik malam ini. Tidak, setiap hari kau selalu cantik"ucapnya kembali tersenyum menatapi wajah lexa dengan lekat.
Hingga tanpa sadar satu tetes air mata jatuh begitu saja dari mata hijau terang milik seorang pria yang memilik wibawa tinggi dan tegas, "akhh ada apa dengan ku, semakin tua semakin mudah emosional"ucapnya diakhiri dengan kekehan dan cepat menyeka aliran air bening pada wajahnya.
Tentu semua orang yang berada dimeja itu terkejut melihat seorang sepertinya mengeluarkan air mata secara tiba-tiba. Bukan hanya mereka, lexa yang melihat itu semakin membuat dirinya tidak dapat menahan rasa emosional dalam dirinya "kenapa daddy menangis"serunya membantu menyeka air mata yang keluar pada pria paruh baya yang ada pada hadapannya, padahal dirinya juga sudah tidak bisa menahan semuanya hingga satu tetes lolos begitu saja dari kelopak mata indahnya.
"Daddy sangat bahagia melihat kamu akhirnya bisa menemukan kebahagiaan ini. Setelah semua yang terjadi, daddy merasa bangga akan semuanya".
Mendengar ucapan itu, membuat lexa semakin tidak dapat menahan lagi air matanya. Dengan cepat riel mencoba menenangkan lexa dengan usapan pelan pada punggung wanitanya, "heyy jangan menangis dihari bahagia mu, bahkan setelah ini semua. Daddy harap kau tidak akan pernah menangis lagi ataupun merasa sendiri, karena sekarang kamu mempunyai seorang yang akan menjadi pendamping hidupmu dalam susah maupun duka".
Seorang gadis lain dari meja itu pun segera menghampiri keduanya yang sedari tadi membuat satu meja mereka ikut merasakan emosional yang mereka tunjukkan setelah sekian lamanya. "Please lah dad, jangan membuat lexa menangis disaat seperti ini. Lihatlah wajahnya sekarang sudah seperti tomat merah akibat dari menangis"ocehnya dan membantu lexa menutupi bekas tangis pada wajahnya.
"Benar kata qeyla, seharusnya om crist tidak membuat lexa menangis di hari bahagia mereka"sahut bang zaky yang sibuk dengan gelas wine ditangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SOZHALENIYE
ActionSOZHALENIYE merupakan salah satu kata yang berasal dari rusia dan memiliki arti yaitu penyesalan. ------------ Jangan lo fikir karna gua sayang sama lo, jadi gua gak bakal bisa benci sama lo setelah lo menghina gua, mempermalukan gua, dan mencacimak...
