38

13.5K 931 81
                                        

Cerita ini hanya fiksi semata,
Dilarang menyebar luaskan cerita
Dimedia sosial manapun
Dan juga dilarang membawa
Cerita ke real life.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Hari ini seharusnya mereka masih libur sebelum acara ramadhan nanti. Namun, dengan terpaksa chika harus berangkat ke kampus untuk memberikan tugas tugas kuliahnya yang sudah ditagih oleh sang dosen dan juga tiba tiba saja ada kelas dadakan siang ini.

"Mau dianterin gak ?" Tawar adel yang baru saja keluar dari kamar mandi

"Gak usah, gue naik grabcar atau gak gojek aja" tolak chika yang tak melihat ke arah adel dan fokus untuk merias wajahnya di meja rias.

"Kenapa ?" Tanya adel

"Kenapa apanya adel ?" Tanya balik chika

"Kenapa gak mau dianterin ?" Tanya adel yang kini sudah duduk di ranjang menghadap chika yang masih dengan ritualnya di meja rias dengan adel yang juga sibuk mengeringkan rambutnya.

"Ya kan emang biasanya juga gak dianterin del" ucap chika yang sekilas melihat adel di cermin.

"Tapi kan sekarang gue mau nganterin" ucap adel

"Ya buat apa nganterin"

"Kok buat apa sih ?" Tanya adel

"Ya tumben aja mau nganterin" ucap chika

"Mumpung hari ini gak ngapa ngapain kak" jawab adel

"Gak usah del. Lagian kalo nanti lu nganterin gue yang ada temen temen gue kalo liat lu ntar jadi pertanyaan kemana mana" tolak chika

"Yaudah" jawab singkat adel yang kini menyimpan hairdryer nya dan kembali merebahkan diri di ranjangnya.

"Lu pundung ?" Tanya chika yang tidak mendapatkan respon dari adel.

"Adel, gue cuman mau ke kampus gak kemana mana percaya deh del. Gue cuman pengen lu istirahat aja dirumah, kan semalem lu abis pergi ke toko toko komputer dan balik tengah malem takut lu cape aja lagian jarak rumah ke kampus gak terlalu jauh del." jelas chika panjang lebar

"Hmmm" jawab adel seadanya

"Adel jangan pundung ih" chika kini menghampiri adel dan duduk di sisi ranjang.

"Gak pundung. Udah sana katanya mau ke kampus ntar lu telat. Kalo telat tugas lu gak bakal di terima sama dosen killer lu itu" usir adel yang kini mengubah posisinya menjadi tengkurap dengan mata yang masih terpejam.

"Gue bakalan pergi kalo lu gak pundung lagi del" ucap chika

"Gue gak pundung kak. Udah sana pergi" ucap adel

"Yaudah gue pergi dulu. Lu baik baik terus istirahat yang bener dirumah yah jangan lupa makan juga ya sayang" ucap chika kini mengecup bibir adel

"Kalo mau balik kabarin ntar gue jemput" ucap adel

"Gak usah del, ntar gue baliknya bareng temen gue aja" ucap chika

"Hmm" balas adel

"Jangan pundung ah. Gue pergi dulu, jangan nakal ya dirumah" ucap chika kini beranjak dari ranjang dan pergi dari kamar.

Setelah chika keluar dari kamar, seperti biasa adel menuju balkon untuk memastikan atau hanya sekedar melihat chika hingga ia menaiki transportasinya dengan selamat.

Adel kini hanya rebahan dan bermain bersama moka kucing kesayangannya yang memang ia bawa saat ia pindah ke rumah chika.

Karena gabutnya nya ini dan tidak tau apa yang harus ia kerjakan atau lakukan akhirnya kini adel memilih untuk tidur kembali agar ia tak terlalu lama menunggu chikanya pulang.

TAK TERDUGATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang