135

8.7K 907 91
                                        

Cerita ini hanya fiksi semata,
Dilarang menyebar luaskan cerita
Dimedia sosial manapun
Dan juga dilarang membawa
Cerita ke real life.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Sesuai perkataan adel tadi pagi, ia akan mengantarkan chika berkegiatan untuk pertama kalinya tanpa embel embel member dari idol ibu kota.

"Kamu tau gak sih kenapa aku pengen nemenin kamu kegiatan kali ini ?" tanya adel kepada chika yang kini masih menggenggam tangannya.

"Kenapa ?" tanya chika balik, kini ia menyamping menghadap adel untuk menyimak apa yang akan adel katakan kepadanya.

"satu bulan sebelum graduation, kamu pernah ngomong sama aku pengen banget nantinya kalo aku bisa jadi orang yang liat dan nemenin kamu jalanin kegiatan atau projek projek kamu tanpa jkt48 untuk pertama kalinya dan aku mau wujudin hal itu hari ini" ucap adel melirik chika sekilas yang tengah menyimak dirinya.

"Aku bukan cuman anterin kamu tapi aku bakalan temenin kamu sampe selesai" ucap adel membuat chika tersenyum, tepatnya tersenyum dengan penuh ke terharuan. adel selalu ingat apa yang ia katakan dan inginkan walaupun keinginan nya itu terkadang aneh tapi ia akan mendengarkan dan mewujudkan nya. Namun setelah ini siapa yang akan mendengarkan dan mewujudkan semua keinginan nya ?

"Aku udah bilang sama kamu kan kalo selama 5 sampai 6 bulan kedepan aku pengen ngasih kesan dan kenangan yang baik dan bahagia buat kamu" ucap adel lagi kini hanya diangguki chika.

"Okeee, jadi kita hari ini couple ya ?" tanya adel mengalihkan topik pembicaraan karna kebetulan pagi ini mereka memakai baju senada hitam dan celana putih.

"Mulai hari ini aku pengen terusan couple sama kamu" ucap chika yang masih menatap adel yang tengah fokus dengan jalanan di depannya.

"Emang bisa ?" tanya adel

"Gak bisa deh kayaknya" ucap adel lagi

"Bisa aja kalo kita berangkat kegiatan bareng kayak gini terus" ucap chika

"Boleh kalo kamu bisa" ucap adel

"Bisa kok pasti bisa" ucap chika semangat

"Nanti kita pake couple nya bertiga sama cebong" ucap chika

"Gak mau ah" tolak adel

"Kenapa ?"

"Ntar di sangka beli baju 2 gratis 1" ucap adel berhasil membuat chika gemas mencubit adel

"Iiihh maksudnya bukan couple yang bener bener sama tapi di senadain warna baju nya" ucap chika kesal

"Iya kak ngerti ngerti" ucap adel

"Semoga bisa ya" lanjutnya

"Kalo gak bisa nanti couple nya sama pendamping kamu yang baru ya kak" ucap adel membuat chika cemberut seketika

"Dah lah males banget sama kamu" ucap chika  cemberut

"Hahahaha, semalem cebong aktif gak ?" tanya adel 

"Udah 2 hari ini dia anteng deh, apa karna ada kamu yah" ucap chika heran

"Berarti dia nanti nurut nya sama aku kak" ucap adel terkekeh

"Ya berarti kamu harus bareng dia terus del, bareng sama kita, jangan kemana mana" ucap chika

"Mmmmm" 

"Nanti kita periksa cebong yah, jadwalnya hari ini bukan ? biar aku anter mumpung hari ini aku free banget" ucap adel

"Udah janjian sama dokter nya kan ?" tanya adel

"Udah samalem, aku janjian jam 7 malem ini" jawab chika

"Boleh, nanti aku anter sekalian pengen banget liat perkembangan dia" ucap adel semangat

"Kamu beneran sayang sama dia del ?" tanya chika

"Iya lah, anak aku itu" jawab adel

"Kak, aku yakin itu anak aku. Aku yakin sperma aku lebih manjur dan lebih kuat" ucap adel dengan penuh keyakinan dan penuh penekanan nya, ada rasa sakit yang menghampirinya saat ini.'

"kamu meragukan sperma aku hah" ucap adel

"Engga kok, ini emang anak kamu" ucap chika yang terkekeh namun hatinya sangat sakit

"Maaf" ucap chika pelan

"Gak usah minta maaf terus ah" ucap adel mengusap lembut lengan chika

"Kalo kamu minta maaf aku juga minta maaf sama kamu biar kita sama sama minta maaf. Yang salah bukan cuman kamu tapi aku juga. Yang bikin situasi kita kayak gini juga bukan karna kamu tapi karna aku" ucap adel

"Dah ah, dah mau nyampe ini. Aku tungguin kegiatannya di mobil yah" ucap adel sambil memarkirkan mobilnya di depan kantor erigo

"Ikut aja" ucap chika

"nanti kalo di tanya tanya gimana ?" ucap adel

"Ya tinggal jawab aja" ucap chika

"Ini kemauan anak kamu loh minta di temenin pipu nya terus" ucap chika

"Iyaa aku temenin" ucap adel pasrah

disini lah ia sekarang, di kantor erigo membuat gonjang ganjing karna kedatangan nya yang tak di undang.

"Ngab del ngapain lu ?" tanya salah satu staff erigo yang lumayan akrab dengannya

"Nemenin kak chika nih, ntar baliknya mau sekalian main juga soalnya" jawab adel

"Oalah, pantesan. nih staff pada bingung kenapa lu kesini padahal gak ada jadwal" ucapnya

"Nemenin dong ini" jawab adel

"Okee lah, mau nungguin di mana ngab ?" tanya nya

"Mau ngikut kak chika aja dah. dimana kak ?" tanya adel

"Dia ikut aku pemotretan ya kak" pinta chika membuat adel melotot

"Boleh boleh" ucapnya

"santuy aja chik, lu mau bawa se jeketi juga gpp" ucapnya

"Okee makasih kak" ucap chika sopan lalu menggandeng tangan adel untuk ikut dengannya

"Pelan pelan kak" ucap adel yang ikut menyamai langkah chika yang makin cepat

"Gak bisa , dari tadi staff cewe cewe itu liatin kamu terus" ucap chika posesif

"Kan mereka yang liatin bukan aku" ucap adel

"sama aja" 

Selama adel menemaninya, chika tak pernah melepaskan genggaman nya di tangan adel kecuali jika ia sedang pemotretan. Bahkan adel pun tak pernah melepaskan pandangannya dari chika.

"Cantik banget, selalu cantik kapanpun" guman adel dalam hati saat melihat betapa cantiknya wanita yang kini tengah berpose berbagi macam gaya di depan kamera itu.



Gimana sudah cukup manis kah ?

TAK TERDUGATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang