108

6.8K 736 8
                                        

Cerita ini hanya fiksi semata,
Dilarang menyebar luaskan cerita
Dimedia sosial manapun
Dan juga dilarang membawa
Cerita ke real life.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Weeyyyy" baru aja dateng tapi udah mulai keributan siapa lagi bukan adel dengan tangan yang menenteng kresek berisi rujak.

"Apaan tuh bang ?" tanya freya

"Mobil avanza kak freya" jawab adel yang bikin kepalanya di keplak oleh lulu yang jalan di sampingnya

"Sakit kak, gue aduin kak chika ya" adu adel

"Ngaduan, najis" ucap lulu

"Biarin wlee, siril aja yang gak punya ayang dan tempat pengaduan" ucap adel

"Jadi apa nih dul ? Malah berantem lu" ucap freya bertanya kembali

"Rujak kak, tadi habis ngeborong rujak di tempat biasa kak chika suka beli" jawab adel

"Wedeh tumben amat, ada apaan nih ? 4 bulanan lu ?" tanya freya

"Sembarang nih ngomong nya. Ini aku tuh baik dan selalu ingat kalian member member jadi aku beliin ini" ucap adel memberikan kantong kresek di tangan kanan nya pada freya

"Nih kak, ambil terus bagiin ke yang lain ya maaf" ucap adel

"Kak chika mana yah ?" tanya adel celingak celinguk mencari chika

"Tadi sih sama christy sama ashel lagi makan di ruang make up" jawab freya

"Makan lagi ?" tanya adel heran

"Hah lagi ?" tanya freya bingung

"Maksudnya lagi makan ?" tanya adel

"Iya lagi makan di, gih lu samperin sono. Makasih ya rujak nya. Ntar gu bagiin" ucap freya membawa kantong kresek rujak adel untuk ia berikan kepada member dan staff yang sudah hadir.

"Kak lulu mau ngikutin gue ?" tanya adel karna lulu mengikutinya dari belakang

"Lah iya ya kok gue ngikutin lu sih" ucap lulu yang juga bingung

"Bilang aja kak kalo masih kangen sama gue mah" ucap adel kepedean

"Najis amit amit" ucap lulu langsung puter balik dan nyusul freya yang udah lebih dulu masuk ke dalam.

"Aneh aneh emang" guman adel

"Kak" panggil adel saat ia memasuki ruang make up

"Kak chikaaaaaa" panggil adel sedikit berteriak

"Kakkkkkkk" panggilnya lagi

"Berisik adel ih" ucap ashel yang sedang duduk di depan meja ria

"Kak chika mana ?" tanya adel tidak menanggapi protesan ashel

"Lagi buang sampah, noh tuh muncul" ucap ashel menunjuk chika yang baru datang

"Kenapa shel ?" tanya chika bingung karna ashel menunjuk dirinya

"Nih, anak lu nyariin" ucap ashel kini ganti menunjuk adel

"Kenapa del ?" tanya chika

"Kangen" jawab adel dengan manjanya

"Najis adel" ucap ashel melempar sebuah pulpen kepada adel

"Protes mulu lu, gak lagi gue jajanin sushi lu" ucap adel

"Bisa beli sendiri gue" ucap ashel

"Kak chika, ashel nya" ucap adel mengadu dengan menunjuk ashel seperti anak kecil dengan bibir yang ia majukan dan juga nada pundung nya.

TAK TERDUGATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang