~Spesial ulangtahun Na Jaemin😘~
Disini sekarang jaemren dan chenle berada di bandara diantarkan oleh jaeyong, karena memang mereka telah memutuskan untuk kembali ke Korea hari ini dan akan disusul oleh jaeyong lusa.
"Renjun kalau jaemin jahat padamu nanti langsung beritahu pada mommy, mommy akan memukulnya sampai sadar." Ucao taeyong memeluk renjun dan sang empu hanya menganggukkan kepalanya saja.
"Halmonie tenang saja, kalau Daddy jahat pada Mama maka chenle adalah orang pertama yang akan memukul Daddy." Ucap chenle tersenyum.
"Bagus, halmonie percaya padamu." Ucap taeyong mengusak kepala cucunya itu.
"Jaemin jangan lupa kau harus mempublikasikan hubunganmu dengan renjun kali ini, tepat setelah kau kembali." Ucap jaehyun.
"Ne Daddy." Ucap jaemin datar.
"Dan satu hal lagi yang kau tak boleh lupa Na Jaemin." Sang empu hanya menatap ibunya itu.
"Kau harus memberikan mommy cucu lagi, mommy yakin chenle juga ingin seorang adik, benar bukan chenle?" Ucap taeyong melihat cucunya sedangkan jaemin hanya berwajah datar dan renjun yang merona karena perkataan mertuanya itu, lagian dia juga belum melakukan hal yang seharusnya dia lakukan dengan suaminya.
"Ya, halmonie benar, chenle ingin adik." Ucap chenle senang bahkan jika hanya membayangkannya.
"Aku akan pastikan hal itu mommy." Ucap jaemin sedangkan renjun semakin menunduk.
"Sudahlah, kalian membuat renjun sangat malu sekarang. Sudah waktunya berangkat, segera berangkat nanti kalian telat lagi." Ucap jaehyun.
"Ne." Ucao jaemin datar.
"Kami berangkat dulu mom, dad." Ucap renjun menunduk dan chenle yang melambai pada Kakek-neneknya itu.
"Aku senang melihat anak kita punya keluarga yang lengkap jae."
"Aku juga sayang." Ucap jaehyun sembari merangkul mesra pinggang istrinya itu.
At. Korea, Scholl.
Jeno menghentikan mobilnya di depan sekolah anaknya itu, lalu diapun melihat kearah Haechan dimana tadinya sang ibu menyuruhbya untuk mengantarkan Haechan sebagai permintaan terimakasih untuk sarapan lezat mereka.
"Makasih Hyung, maaf merepotkan."
"Tak masalah Haechan. Lagian juga searah. Makasih untuk sarapannya."
"Ne, kalau begitu saya turun dulu. Hati-hati dijalan Hyung." Ucap haechan lalu diapun turun dan menunggu mobil jeno keluar dari pekarangan sekolah itu. Lalu diapun masuk dan berjalan menuju ruang guru sembari melihat pesan dari renjun yang baru saja masuk.
Injun.
Aku sudah memasuki pesawat untuk pulang.
Baiklah nyonya na. Ingin aku jemput di bandara?
Aku akan langsung ke apartemen dengan supir karena tadi aku sudah mengatakan pada suami dan anakku.
Baiklah. Sayang sekali aku benar-benar akan sendirian sekarang di apartemen. Tapi, aku juga merasa aneh karena kau mengatakan suami dan anak. Aku rasanya ingin punya juga.
Cari saja dulu, yang mampu membuatmu nyaman dan bahagia lalu menikah Haechan. Aku tak tenang jika meninggalkanmu sendirian.
KAMU SEDANG MEMBACA
Never Good Bye (jaemrenle)END✔ Sudah Terbit!
FanfictionSudah terbit di Hifumi Publisher!!! Chapter masih lengkap! Start: 30 Juni 2023 End: 10 Juli 2024 "Kau bukan ibuku, bagiku ibuku hanya Huang Renjun." 330Na Chenle. "Apa aku pantas untukmu?" Huang Renjun. "Aku mencintaimu, walaupun terlambat tolong te...
