51

3.2K 326 4
                                        

Semua siswa-siswi tengah berbondong-bondong ke kantin untuk makan siang. Haechan yang sudah ada janji dengan renjun, lantas membereskan mejanya dan diapun pergi terburu-buru, somi yang biasanya banyak bicara hanya diam melihat Haechan pergi. Membuat para guru bingung.

"Somi ssam?" Sang empu lantas menatap koleganya yang sudah menikah juga dengan salah satu pengusaha bahkan anak sematawayang mereka juga bersekolah di sekolah itu, namanya Kim Seungmin atau sudah berubah menjadi Hwang Seungmin.

"Tumben kau tak banyak bertanya pada haechan ssam."

"Aku sedang malas." Ucap somi lalu menidurkan kepalanya pada meja kerjanya.

"Aku dapat berita terbaru." Ucap salah satu kolega yang masih belum juga menikah, Lee Felix. Guru dari Australia.

"Dimana Haechan ssam?"

"Sepertinya dia ada keperluan lain, tadi dia terburu-buru sekali."

"Wah sayang sekali dia tak akan mendengar kabar ini."

"Memangnya kabar apa felix ssam?" Ucap guru yang lain.

"Presdir Lee sudah memiliki kekasih. Bahkan jisung yang mengumumkan dengan sangat bahagia sekali." Ucap Felix. Dan semua guru hanya mengangguk karena mereka tahu kalau somi pasti patah hati lagi, secara pas kabar pernikahan Presdir Na terdengar dia juga seperti itu, mau bagaimana lagi, mereka berdua adalah duda paling tampan, kaya dan segala-galanya.

Kantin.

Chenji duduk berhadapan dan chenle terus menatap jisung.

"Ada apa? Kau ingin bertanya?"

"Apa benar ayahmu berkencan?'

"Hmm." Angguk jisung santai.

"Apa ini dengan orang yang aku pikirkan?" Jisung langsung menatap chenle bingung.

"Haechan ssam." Bisiknya.

Jisung hanya menganggukkan kepalanya saja.

"Wah, senangnya. Aku tak sabar menunggu keluargamu lengkap lagi. Oh iya, ada yang mau aku ceritakan. Tapi, akan aku ceritakan padamu setelah acara pesta pernikahan Mama dan papa."

"Hmm, tapi kenapa kau tiba-tiba memanggil papa?"

"Aku hanya ingin dan karena papa lebih cocok dengan mama dari pada Daddy."

"Aaa." Angguk jisung mengerti.








At. Cafe xxx.

Haechan turun dari taxi dan diapun akan segera masuk tapi berpapasan dengan jeno, membuat kedyanya sangat kaget

"Haechan?/ Hyung?"

"Hyung ada pekerjaan disini Hyung?"

"Ani, jaemin ingin bertemu denganku. Kau sendiri?"

"Renjun ingin bertemu denganku."

"Sepertinya mereka berdua memang ingin bertemu kita. Ayo." Ucap jeno membukakan pintu dan haechanpun masuk lebih dulu diikuti oleh jeno. Dan keduanya melihat jaemren di salah satu meja lalu mendekat dan duduk.

"Aku sudah memesankan yang biasa untukmu Haechan."

"Hmm." Angguk haechan mengerti lalu diapun duduk dihadapan renjun dan jeno duduk dihadapan jaemin.

"Apa yang ingin kau bicarakan jaem? Sepertinya memang ini masalah kalian berdua."

"Hmm benar. Jadi jangan menyela cerita kami." Kedua orang itu mengangguk tanda mengerti. Dan jaemin mulai bercerita tentang 17 tahun yang lalu begitu pula renjun yang menambahi.

Never Good Bye (jaemrenle)END✔ Sudah Terbit!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang