Jaemin meletakkan renjun diatas tempat tidur karena istrinya tertidur setelah menangis cukup lama, diapun keluar dari dalam kamarnya dan diapun langsung menuju lantai satu mansion itu menggunakan lift.
"BIBI!" Panggilnya dengan suara yang keras dan bibi kwon langsung mendekat bahkan membungkuk.
"Siapa bodyguard yang membawa kotak yang berisi ancaman itu?" Datar jaemin dengan aura gelap.
"Salah satu bodyguard dari luar tuan."
Jaemin lantas mengambil walking talking yang ada di atas meja.
"Semuanya kecuali satpam segera berkumpul."
Semua pekerja mansion Na itu langsung bergegas dan membungkuk tidak perduli dia maid ataupun bodyguard sama sekali.
"Katakan pada saya. Siapa yang memberikan kiriman tanpa tanda pengenal itu pada istri saya?" Datarnya.
"Maaf tuan, tadi saya yang memberikannya." Jaemin lantas mendrkat.
"Apa ada hal yang mencurigakan saat kau menerima paket itu?"
"Tidak tuan, paket itu diantarkan oleh kurir biasa yang selalu datang kemari." Ucap nya.
"Perketat keamanan mansion saya, jika sampai hal ini terulang lagi, maka dengan senang hati saya akan membunuh kalian." Ucap jaemin datar dan semuanya langsung membungkuk tanda mengerti.
"Bubar " datar jaemin lalu semuanyapun bubar.
"Bibi?"
"Iya tuan?"
"Bisakah kau tetap bersama dengan istriku?"
"Ne tuan, saya akan melakukannya jika tuan tidak ada, saya tak akan membiarkan nyonya sendirian."
"Baiklah, kau bisa pergi." Ucap jaemin dan bibi kwon membungkuk lalu pergi seketika. Jaemin lantas langsung duduk di sofa itu dan menyandarkan tubuhnya sembari menutup matanya. Tapi sedetik kemudian matanya kembali terbuka karena dia yakin kalau hal ini ada kaitannya dengan sih brengsek Choi Beomgyu itu. Diapun lantas menghubungi asistennya.
"Jay, segera Carikan dua bodyguard pribadi untuk istri saya. Secepatnya."
"...."
"Ya, suruh Jake menjemput anak saya tepat waktu, jangan sampai kalian lengah."
"...."
Panggilan berakhir dan jaeminpun kembali menyandarkan tubuhnya lalu diapun mengirimkan pesan pada jeno.
Jeno.
Kalau bisa temui aku hari ini di mansion ku. Aku butuh bantuan.
Setelah mengirim pesan itu, jaeminpun pergi menuju kamarnya dengan renjun, dia tak mau nanti renjun masih berada dalam ketakutannya.
Di kamar.
Jaemin mendekat pada renjun yang masih tertidur dengan nyenyak dan tak terganggu apapun, diapun duduk disebelah istrinya itu sembari mengelus kepala sang istri.
"Aku tak akan membiarkan siapapun mengganggumu sayang, aku tak akan membiarkan hidupmu berada dalam bahaya. Aku akan selalu menjagamu. Karena kau segalanya bagiku dan lele." Ucap jaemin lalu diapun mengecup kening renjun disaat bersamaan dengan renjun yang membuka matanya lalu diapun langsung memeluk jaemin yang sedang mengecup keningnya. Jaemin sedikit kaget taoi dia langsung membalas pelukan istrinya itu.
"Hyung, aku takut."
"Kau aman sayang, kau tak akan kenapa-napa. Kau aman, ada aku disini." Ucap jaemin dan renjun hanya menganggukkan kepalanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Never Good Bye (jaemrenle)END✔ Sudah Terbit!
FanfictionSudah terbit di Hifumi Publisher!!! Chapter masih lengkap! Start: 30 Juni 2023 End: 10 Juli 2024 "Kau bukan ibuku, bagiku ibuku hanya Huang Renjun." 330Na Chenle. "Apa aku pantas untukmu?" Huang Renjun. "Aku mencintaimu, walaupun terlambat tolong te...
