(SESE STORY ) Mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang gadis yatim piatu berusia 18 Tahun bernama Jenara yang terpaksa harus menikah dengan Bima, seorang pria dewasa yang namanya tertulis dalam surat wasiat mendiang ayahnya.
Bagaimana kelanjutan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bima masuk kedalam rumah dengan terburu-buru,
Setelah menemui damar ada perasaan yang begitu mengusiknya, Entah rasa iba atau rasa tanggung jawab yang semakin menekan pundaknya, yang jelas bima merasa ingin sekali segera bertemu dengan nara.
Begitu sampai diruang tamu dan berkeliling dilantai satu, pemuda itu sama sekali tidak menemukan sosok nara disana. Dengan langkah cepat bima menaiki tangga dan langsung membuka pintu kamar nara, Disana lah bima menemuka istri kecilnya yang tengah terlelap dihari yang hampir senja.
Menghela nafas kasar, lalu melangkah mendekat . Dan dengan gerak hati-hati bima melepas sepatu kerjanya kemudian mendudukkan diri disisi gadis itu, Memandangi dan membelai lembut wajah damai nara dengan tatapan sendu.
"pasti sangat sulit kan? kenapa kamu jahat sekali pada dirimu sendiri nara?
Aku harap perlahan kamu bisa benar-benar membuka hati dan percaya padaku.
Biar aku yang menenangkan badai yang menerpa hidupmu, kamu hanya perlu kembali menjadi dirimu yang dulu" monolog bima dalam hati.
Pemuda itu menyibak selimut yang menutupi tubuh nara, lalu turut masuk dan merebahkan diri, kemudian memeluk tubuh mungil gadis itu, membuat nara menggeliat lalu mengerjap karena terusik.
"kk-kkakak?
kk-kkakak udah pulang?" tanya nara sedikit terkejut.
"iya, mungkin 10 menit yang lalu"
"ah, yaudah awas dulu lepas.
Aku mau siapin baju ganti sama kopi buat kakak" kata nara sambil melepas halus pelukan bima, namun pemuda itu justru mendekapnya lebih erat.