23 | Pertanggung jawaban Shila

673 93 6
                                        

Di rumah sakit tempat Oma Shila di Rawat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Di rumah sakit tempat Oma Shila di Rawat.

Shila terbangun dari tidurnya, diliatnya Rafa masih tertidur dalam posisi duduk, ada rasa tidak tega untuk membangunkannya, Shila lalu berjalan sendirian ke ruang ICU untuk melihat kondisi Oma.

Dari balik kaca terlihat kondisi Oma yang masih tertidur dalam keadaan tidak sadar, Shila memperhatikan sesuatu yang aneh, ada sosok wanita berkebaya lusuh tengah merayap dan menindih badan Oma, mulutnya menyeringai sambil mengeluarkan cairan lendir, lidahnya menjulur keluar menatap Shila dengan tajam dan penuh dendam.

"Kembalikan!" ucap sosok itu sambil merayap dengan cepat mendekati Shila dengan kepalanya yang memutar kebelakang, Shila yang terkejut langsung berlari hingga tidak sadar sudah melewati Rafa yang sedang tertidur, Shila terus berlari menyusuri lorong rumah sakit yang gelap gulita. Setelah di rasa aman Shila berhenti sejenak sambil memperhatikan keadaan sekitar dan memastikan sosok yang mengejarnya sudah tidak ada, Shila menarik nafas lega karena sosok itu sudah tidak mengejarnya tapi baru saja Shila berjalan beberapa langkah sosok itu ternyata sudah kembali berada di belakang Shila dan langsung menyergapnya, tangannya yang berkuku panjang mencekik Shila hingga Shila kesulitan bernafas.

"Kembalikan barang yang kamu ambil atau Omamu yang akan mengikutiku!" Sosok itu berteriak dengan suara melengking, Shila menutup matanya tak ingin melihat sosok tersebut dari jarak dekat, sosok itu menggoreskan sebuah benda ke tangan Shila hingga terasa perih dan sakit lalu Shila memberanikan diri untuk membuka matanya dan melihat tangannya penuh dengan darah lalu Shila merasakan mual di perutnya yang sangat dahsyat dan tak lama Shila tergeletak tak sadarkan diri.

"Shila kamu kenapa?" tanya seorang laki-laki dengan rambut berwarna coklat dan memakai jaket kulit yang tampak heran melihat Shila tertidur di lantai lorong rumah sakit.

"Om Fabio?" tanya Shila masih lunglai, Shila memperhatikan tangannya yang terdapat luka tusukan yang membuktikan bahwa apa yang terjadi tadi bukanlah mimpi.

"Iya Shila ini Om Fabio, kamu kenapa bisa tidur di lorong rumah sakit? Tante Nada ada dimana?" tanya om Fabio meminta penjelasan Shila.

"Tante Nada ada di mushola Om, tolong jangan cerita sama siapa-siapa ya kalau Om menemukan Shila disini, " pinta Shila tidak ingin membuat yang lain khawatir.

Om Fabio mengangguk menyetujui permintaan Shila.

"Om dari sini lurus aja nanti di persimpangan depan belok kiri, ga jauh dari belokan nanti ada tulisan mushola, Tante Nada pasti masih ada disana. Shila mau ke kamar mandi dulu ya Om, mau cuci muka nanti Shila nyusul kesana," ujar Shila pamit ke kamar mandi sedangkan Om Fabio langsung berjalan mengikuti petunjuk Shila.

Shila membasuh wajahnya berkali-kali dengan air dingin lalu menatap ke arah cermin seakan tak percaya dengan apa yang baru saja dialaminya, Shila membasuh lukanya dengan air hingga terasa perih, Shila lalu menangis di kamar mandi menyesali apa yang telah dia lakukan, dari luar kamar mandi terdengar suara Rafa yang memanggil namanya berulang kali, Shila dengan cepat menghapus air matanya dan menghampiri Rafa.

Lembur KuntilanakCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang