Jam sudah menunjukkan pukul 20.15, Gadi keluar kamar dengan dengan jaket yang lengket di badannya. Laura yang berada di dapur sedang menyiapkan makanan, terus menghampiri Gafi.
" Kak? Mau kemana? "
Tanya Laura kepada Gafi yang sudah rapi
" Gue mau keluar bentar "
Jawab Gafi sambil berdiri dan mengambil segelas minuman
" Tapi ini udah malam kak, besok aja keluar lagi "
Ucap Laura mengingat ini sudah malam, sudah bahaya di luar sana
" Lo gak usah ngatur gue! "
Ucap Gafi meninggikan sedikit suaranya
" Tapi kak, ini udah ma- "
" Bacot! "
Ucap Gafi dan pergi meninggalkan Laura sendiri
" Huft... Sabar ya Allah sabar "
Ucap Laura mengelus dadanya pelan
" Gimana ya caranya supaya kak Gafi Nerima Laura? Laura jadi takut nanti jadi istri durhaka "
Gumamnya
" Hmm... Laura tanya umma aja deh apa aja kesukaan kak Gafi, sekalian Laura ke pasantren aja kesana, Laura juga kangen sama zea "
" Okey! Besok Laura ke sana "
........
" Gimana? "
Tanya Gafi yang baru tiba dan melihat gengnya telah berkumpul baik inti maupun yang lainnya.
" Mereka udah siap Fi "
Jawab Hans yang mengubah wajahnya menjadi mode serius
Mereka semua akan serius jika seperti ini, tidak ada lagi yang namanya candaan di antara mereka, sekarang waktunya serius.
" Okey! Bawa anak anak menjauh dulu, kalau mereka udah serang baru kita mulai "
Ucap Gafi memerintah
" Okey! "
Jawab mereka serentak anggota inti
Di arena seluruh pasukan Omorfos telah menunggu, hingga ada pengumuman bahwa verocity vultures telah dipanggil ke arena.
Kepada perwakilan verocity vultures segera ke arena
" Gue kesana dulu "
Ucap Gafi menghidupkan motornya dan menuju arena
" Semuanya! Dengar aba aba gue baru keluar, sekarang kalian cari dulu tempat persembunyian "
Ucap Theo dan diangguki oleh yang lainnya
" Ayo kita ke arena "
Ajak Liam kepada anggota inti
" Weyyy datang juga nih ketuanya "
Ucap Aidan ketua dari Omorfos yang sekarang ini mewakili anggotanya mengikuti balapan dengan Gafi
" Gak usah banyak bacot, apa taruhannya? "
Tanya Gafi yang mengetahui tujuan dari Omorfos, pasti mereka memiliki tujuan sendiri
" Kalau gue menang gue mau nyicip istri Lo dong, kalau Lo menang kami turutin kemauan Lo "
Ucap Aidan santai, yaps! Aidan tau kalau Gafi telah menikah dengan Laura, ia akan selalu mencari informasi tentang musuhnya
" Cih! Gue gak peduli sama taruhan lo, gak ngaruh Lo ancam pakai istri gue"
Jelas Gafi yang menang tak peduli dengan Laura
" Hahahah rupanya Lo dijodohin? Atau gimana nih? Lagian istri Lo cantik pengen gue cicip heheh "
Ucap Aidan memanas - manaskan Gafi
" Lo cicip aja, emang gue peduli?! "
" What?! Lo yakin? "
Tanya Aidan menantang
KAMU SEDANG MEMBACA
GAFI OR GUS GAFI?
RomanceNOTE : untuk lebih nyambung sama ceritanya author sarankan supaya baca terlebih dahulu cerita author yang berjudul Gus Azka, karena ini merupakan lanjutan cerita dari Gus Azka, ini versi anaknya. SINOPSIS : Seorang gadis yang secara tidak sengaja...
