60

5.9K 222 34
                                        

Setelah kejadian beberapa hari yang lalu, kini kedua insan itu memilih mnyibukkan dirinya dengan kegiatan masing - masing, entahlah mereka sedang menimbang - nimbang pikiran mereka untuk kedepannya

Hari - hari telah berlalu, kedua insan tersebut masih disibukkan dengan pekerjaannya masing - masing, mereka seakan - akan menyibukkan diri agar tidak berpikiran terlalu serius hingga membuat keduanya sedikit stres dengan keadaan saat ini.

Seorang pria menggunakan kacamata, dengan jas putih kebesarannya sedang fokus membuka lembaran demi lembaran kertas putih itu, ia mengecek satu persatu isi dari lembaran itu. Fokusnya sekarang 100% kepada hasil itu.

" Maaf dok "
Seorang perawat datang hingga membuyarkan fokus Gus Gafi

" Iya? "
Jawab dirinya dengan nada bertanya

" Apakah anda bisa ke UGD sebentar dok? "
Tanya perawat itu sedikit takut, karena Gus Gafi bertugas di ruang operasi bukan di UGD

Sang empu yang mendapat pertanyaan itu sontak merasa bingung, bukankah di UGD terdapat dokter umum?

" Apakah di UGD sedang tidak ada dokter umum? "
Tanya Gus Gafi seraya melepaskan kacamatanya

" Ada dok, tapi pasien meminta agar dokter yang memeriksanya "
Jawab perawat itu jujur

" Iyakah? "
Tanya Gus Gafi meyakinkan

" Mungkin saja kenalan dokter "
Tambah perawat itu lagi

" Baik saya segera kesana "
Setelah itu Gus Gafi menutup semua lembaran - lembaran putih itu dan menuju ke ruang UGD

......

" Le... Aku gak papa, biarin dokter ini periksa aku ya? "
Ujar wanita yang terbaring lemah di atas brankas rumah sakit

" Gak papa lau, bentar lagi juga datang tu Gus Gafi, kamu tiduran aja dulu "
Ujar Allea yang terus celingukan mencari orang yang sedang ia nantikan

" Mungkin lagi sibuk le, biarin aja gak papa "
Ujar Laura kembali dengan suara yang kecil, bahkan hampir tidak terdengar karena kondisinya yang sudah sangat lemah

" Stss diam aja lau, kamu tidur aja dulu disitu, tunggu bentar lagi juga sampai "
Ujar Allea

Tak lama, datanglah seorang pria dengan jas kebesarannya berwarna putih menghampiri kedua wanita itu

" Allea? "
Tanya Gus Gafi terkejut melihat kehadiran Allea disana, ia belum melirik ke arah Laura, karena sang empu sedang menahan kesakitan yang melanda dirinya

" Gus tolongin Laura "
Ujar Allea yang terlihat sangat panik

Lantas kedua mata Gus Gafi langsung tertuju ke arah brankas ketika mendengar nama istrinya di lontarkan.
Masih istri kan guys? Belum cerai hehehehe

" Ada apa dengan Laura? "
Raut wajah Gus Gafi terlihat sangat jelas akan kekhawatirannya

" Tadinya Laura kedatangan barang - barang ke tokonya, banyak barang yang emang isinya berat - berat, udah aku bilang jangan diangkat biarin abangnya aja, tapi Laura bandel, dia angkat itu kotak - kotaknya, sampai ada yang terbuka lakbannya, alhasil Laura ketimpa sama barang - barang berat itu, lengannya memar, dia juga udah kelihatan lemas kali "
Jelas Allea panjang lebar

Gus Gafi langsung menyentuh lengan Laura, tampak gadis itu sangat kesakitan, Laura hanya pasrah ketika dirinya disentuh dan di periksa oleh Gus Gafi

GAFI OR GUS GAFI?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang