HALLO GUYS!! akhirnya aku update nih setelah banyak drama-drama panjang :)
Mau curhat dikit, jujur aja waktu aku nulis part ini rasanya berat dan sulit banget, nyatanya nyari kata-kata dan nentuin alur emang sesulit itu, dan untung aja hari ini imajinasiku lagi ngalir banget dan bisa lanjutin draft yang terbengkalai ini.
Aku harap kalian senang dan mau selalu support aku untuk kedepannya, trimakasih ya yang udah support aku dari awal😘🙏
REVISI SETELAH END.
[Typo Bertebaran]
||Happy Reading||
"Om, Arga mau ketemu sama Om."
"Untuk apa? jangan buang-buang waktu Saya untuk hal yang tidak penting." sahut Varen dari sebrang sana, ia pasrah karena sejak tadi Arga terus memaksanya untuk menerima ajakannya untuk bertemu.
"Ini penting Om."
"Yasudah, sebelum hari semakin gelap cepat sherlock lokasi tempat kita bertemu."
Arga tersenyum senang, akhirnya Varen mau menerima ajakannya "Iya, Arga sherlock sekarang."
****
Jingga memberhentikan motornya tidak jauh dari alamat yang di berikan Pak Broto padanya, Pak Broto bilang ini adalah alamat tempat tinggal Herlin sekarang.
Baru saja hendak turun dari motor untuk mencari Herlin, ia melihat mobil Arga yang terparkir tepat di depan rumahnya.
Bukan, bukan mobil Arga yang ia lihat. Melainkan Herlin, Jingga melihat Herlin diam-diam masuk ke dalam bagasi mobil Arga "Buat apa Herlin masuk ke bagasi mobil?"
Dengan cepat Jingga menurunkan kembali kaca helmnya saat ia melihat Arga masuk ke dalam mobil dan hendak mengendarai mobil itu untuk pergi. Sepertinya Arga tidak menyadari keberadaan Herlin di bagasi mobilnya.
Karena khawatir dan penasaran dengan apa yang di lakukan oleh Herlin, Jingga memutuskan untuk mengikuti kemana perginya mobil Arga dari belakang menggunakan motornya.
Flashback On
Herlin berjalan hendak masuk ke dalam rumahnya, namun sebelum ia benar-benar masuk ke dalam rumah. Ia kembali tidak sengaja melihat Arga yang sedang menelfon seseorang di halaman rumah.
Karena curiga dengan gelagat Arga, Herlin memutuskan untuk kembali diam-diam menguping pembicaraan Arga dari balik pagar.
Namun setelah menyadari keberadaan mobil Arga yang berada di luar Herlin bisa menyimpulkan laki-laki itu akan segera pergi ke susatu tempat "Apa gue ikutin aja ya?" gumamnya kecil.
Setelah melihat Arga memasukkan handphonenya ke dalam saku celana dengan cepat Herlin masuk ke dalam bagasi mobil mermaksud untuk mengikuti kemana perginya laki-laki itu.
Flashback Of
****
Herlin sedikit kaget kala handphone Arga tiba-tiba berdering, sepertinya ada yang menelfon laki-laki itu.
"Ya, kenapa Om?" tanya Arga setelah mengangkat panggilan telfon dari Varen, lekaki itu mengangkat telfon tanpa menepikan mobilnya terlebih dahulu.
KAMU SEDANG MEMBACA
HERLINA [END]
Ficção Adolescente⚠️cerita ini hanya di publish di lapak @Rhea_margareth, jika kalian menemukan cerita dengan alur seperti ini di lapak orang lain berarti itu plagiat‼️ SEQUEL CERITA : Transmigrasi Bella Tentang bagaimana Varen membalas perbuatan Cllara, hingga memis...
![HERLINA [END]](https://img.wattpad.com/cover/363443459-64-k941517.jpg)