Hallo!! nih aku tepatin janji aku buat up hari ini, walau hampir lupa 😭😭🙏🙏 maapkan aku yang pikun ini😞
Follow lapak ini!!! penbaca HERLINA wajib Follow!!
||Happy Reading||
Hari ini Herlin kembali masuk sekolah, perban di kepalanya juga sudah di lepas oleh dokter. Kini kondisi gadis itu sudah baik-baik saja dan bisa melakukan aktivitas seperti biasanya.
Gadis itu berjalan sendirian menuju ke kelasnya, namun ada seseorang yang menyegatnya di tengah jalan. "Hey, Princess! gimana keadaan lo? udah membaik, hm?"
"Iya, udah. Sana minggir, gue mau lewat." Sahut Herlin, namun jawaban singkat itu belum membuat Jingga puas. Obrolan mereka terlalu singkat.
"Kenapa diem? gue mau lewat. Lo gak denger?" Tanya gadis itu sedikit ketus, baginya menjadi sedikit buruk karna hal ini. Ia hanya ingin mempersingkat interaksinya dengan Jingga.
Ia tidak ingin Yulia salah faham.
Ia juga tidak mau Yulia kecewa padanya karna cemburu berlebih.
"Lo menghindar dari gue? punya cowok ya?,"
"Takut pacarnya cemburu?" Laki-laki itu bertanya dengan kekehan kecil dari mulutnya.
"Iya lah! sekarang Princess udah punya pacar." Yulia datang lalu merangkul pundak Jingga yang lebih tinggi darinya, wajah gadis itu nampak sangat riang gembira. "Pacar?" Tanya laki-laki itu dengan kepala yang menoleh pada Yulia.
Ia tadi hanya bercanda, tapi kenapa Yulia bilang Herlin sudah mempunyai pacar?
"Njir! tai lo Yul!" Batin Herlin menggerutu.
Jingga beralih menatap Herlin yang diam tanpa ekspressi. "Lo punya pacar?"
"Iya. Masa lo gak tau sih?" Sahut Herlin meyakinkan.
"Nah! itu loh pacarnya Herlin!" Telunjuk gadis itu menunjuk Arga yang berjalan mendekat ke arah mereka. Jingga menatap tajam Arga yang berjalan mendekat ke arah mereka.
Melihat situasi yang sangat menegangkan ini Herlin memilih pergi melanjutkan langkahnya menuju ruang kelas, di susul Yulia yang berlari mengikuti nya.
Jingga mencekal tangan Arga yang ingin melewati nya begitu saja "Lo pacaran sama Herlin?" Tanyanya dengan suara tegas, tatapannya juga sangat tajam. Namun Arga tidak takut, untuk apa takut?
Toh mereka sama-sama minum air.
Arga terdiam sejenak, mengapa laki-laki ini mengira dirinya adalah kekasih Herlin? apa yang harud ia jawab?
"Jawab. budeg lo!?"
Arga menyunggingkan senyumnya "Kalo iya kenapa? kalo enggak kenapa? cemburu mah bilang aja." Ia melepaskan tangan Jingga yang mencekal salah satu tangannya dengan tangan yang lain.
Arga menepuk pundak Jingga pelan sebari terkekeh "Kepo banget lo jadi orang." setelah itu ia berlalu pergi menuju ke kelas Herlin, ia ingin menemui gadis itu.
Tangan Jingga mengepal kuat, ia harus melakukan sesuatu. Sesuatu yang bisa menjauhkan Arga dan juga Herlin.
****
Varen sedang berada di ruangan pribadinya di kantor, ia sedang duduk sebari fokus menatap layar laptop nya. Di sana Pria itu tidak sendiri, ia sedang bersama Rena.
Rena duduk di sofa sebari menatap Varen, "Ganteng banget calon suami." batinnya tersenyum melihat ketampanan Varen.
Tok! Tok! Tok!
KAMU SEDANG MEMBACA
HERLINA [END]
Fiksi Remaja⚠️cerita ini hanya di publish di lapak @Rhea_margareth, jika kalian menemukan cerita dengan alur seperti ini di lapak orang lain berarti itu plagiat‼️ SEQUEL CERITA : Transmigrasi Bella Tentang bagaimana Varen membalas perbuatan Cllara, hingga memis...
![HERLINA [END]](https://img.wattpad.com/cover/363443459-64-k941517.jpg)