Alka dan Keajaibannya

4 0 0
                                    

Ai, Alka tidak pernah melibatkanku dalam masalah hidupnya. Dia tidak pernah melibatkanku dalam kesulitannya, apalagi hanya datang saat dia membutuhkanku.

Dia selalu datang membawa kabar-kabar baik. Tapi kemudian aku marah. Sama sepertiku yang datang padanya saat hari-hariku berantakan, aku juga ingin dia bicara tentang semesta yang kadang tak berpihak padanya.

Aku ingin menjadi telinga tempat ia menumpahkan keluh kesah. Tapi dia bilang tidak akan melakukannya. Alasannya sederhana, karena baginya, aku bukan kotak sampah.

Tapi untukku, pundak dan jemarinya diciptakan untuk menghapus air mataku. Lalu, aku mulai bertanya-tanya, apakah dia sungguhan berasal dari planet bumi?

Patah Hati Paling DisengajaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang