Huh hah huh hah ...
Aku mendelik tajam mendengar suara desahan jingga begitu mengganggu telinga, segera tangan ini terulur untuk mengambil gelas kosong yang berada di tangannya, lalu ku isikan dengan air putih hangat.
"Minum dulu, kebiasaan kamu mah ah. So so an paling jago makan pedas," omelku.
Jingga segera merebut segelas air hangat di tanganku, lalu meneguknya dengan cepat. "Pelan-pelan, takutnya tersedak. Ini juga sampe keringatan gini," kekehku dengan pelan menyusut keringat di dahinya.
Jingga terdiam, ia menatapku begitu lama. Lalu mendengus sebal menepis tanganku dari dahinya.
"Gak usah so perhatian deh kang, kalau ujung-ujungnya gak ngasih kepastian" cibirnya kesal. Wajah terlihat memerah bak seperti rebusan tomat. Menggemaskan.
"Gak boleh emang, kan sama istri sendiri. Udah jadi teman pula," aku tertawa kecil, berusaha memberikannya perhatian. Obrolan kami di mobil tadi cukup membuatku tersentil.
Warning⚠️
Judul ini mungkin agak sensitif, jadi aku putuskan untuk up di karyakarsa aja. Bagi yang mau baca klik link ini ya https://karyakarsa.com/Akaralangitbiru/istriku-seorang-juragan
KAMU SEDANG MEMBACA
Istriku Juragan Jingga
RomanceAhmad, seorang pria sederhana yang sudah berkali-kali mengalami kegagalan dalam tes CPNS merasa begitu prustasi dan terdesak. Dalam keputus asaannya ia mengucapkan sebuah nadzar sebagai tantangan untuk dirinya, jika saat ia masih saja tidak lulus d...
