pijat+++

1.6K 15 0
                                        

Alisku terangkat sebelah, saat ekor mata ini tak sengaja melihat wajah Jingga malam ini yang begitu berseri-seri mendekat kearahku yang tengah menyalakan beberapa lilin aroma terapy. 

Pikiranku semakin dibuat heran saat Jingga mengikuti kemana pun aku melangkah meletakan beberapa lilin aroma terapy yang baru saja ku nyalakan itu. 

"Kenapa lu?" tanyaku heran dengan berbalik tubuh menatapnya. 

Jingga tersenyum cerah menatapku, bau keringat tubuhnya kini agak memudar digantikan dengan aroma parfum milikku yang sengaja aku menyuruhnya untuk ia pakai sehabis mandi di tambah lilin aroma terapi yang lumayan bisa menyamarkan bau badannya. 

"Katanya tadi mau mijitin Jingga kang," ujarnya cengengesan. 

Kedua tangan ku lipat di dada. "Terus?"

"Ish," Jingga merengut kesal, bibir tipisnya mengerucut dengan mata yang mendelik. 

"Yaudah, ambilkan minyak urutnya di lemari sana" suruhku dengan dagu bergerak kedepan menunjukan dimana letak minyak urut yang selalu ku pakai itu. 

Jingga mengangguk, dengan penuh semangat ia berjalan menuju lemari yang tak jauh dari tempat kami berdiri.   Aku menatapnya sejenak, tak bisa menahan senyum melihat tingkahnya yang serba antusias. Gak tau aja dia niatku itu buat apa. 

Aku berjalan menuju kasur, lalu kubuka kaos oblong yang membalut tubuhku, setelah itu ku baringkan tubuh ini di kasur empuk kesayanganku ini.

"Astagfirullah, kang" jingga nampak begitu kaget saat ia kembali dengan sebotol minyak urut ukuran 100ml di tangannya. 

Aku terkekeh pelan, merasa sedikit geli melihat ekspresi terkejut di wajah Jingga. "Apa?" tanyaku dengan nada pura-pura bingung, padahal aku sudah tahu reaksi yang akan keluar dari mulutnya. Kagetkan lu, soalnya ini pertamakalinya aku dengan percaya diri bertelanjang dada didepannya. 

Jingga memandangku dengan tatapan tak percaya, botol minyak urut itu masih tergenggam di tangannya. "Akang ngapain buka baju segala? Kan mau pijatin jingga, nanti masuk angin loh" peringatnya. 

Aku menyandarkan diri dengan santai, menikmati suasana kamar yang mulai dipenuhi aroma harum dari lilin-lilin yang menyala. Kemudian menoleh dengan melemparkan senyum penuh arti padanya.






Warning⚠️
Arena dewasa, hanya di publish di goodnovel+karyakarsa saja🙏

Link karyakarsa➡️https://karyakarsa.com/Akaralangitbiru/istriku-seorang-juragan

Link goodnovel➡️https://www.goodnovel.com/book/Istriku-Seorang-Juragan_31000840216

Istriku Juragan JinggaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang