Matahari menyapu dengan sinarnya yang keemasan menerpa bumi dengan hangat. Selepas masalah yang terjadi antara Salma dan Rony kini keduanya menjalani kembali kehidupan rumah tangga mereka dengan lembaran baru yang lebih indah. Seperti hari ini Salma dan Rony mengadakan aqiqah untuk putra pertama mereka Arka.
Salma duduk di depan meja rias dengan makeup artis yang berada di sisinya. Wanita itu tengah dirias untuk menjadi seorang ratu hari ini untuk spesial day sang buah hati, ucapan bentuk rasa syukur pada sang Maha Kuasa atas lahirnya putra tampan nan soleh yang berhasil menambah kebahagiaan pada bahtera rumah tangga mereka.
" MasyaAllah, menantu Bunda cantik sekali sayang " Puji Bunda Nisa mengelus bahu Salma yang tengah tersenyum menatap lurus ke kaca.
" Amiin, terima kasih banyak Bunda. Bunda juga begitu cantik bak seorang Ibunda Ratu " Ucap Salma ikut memuji paras wanita setengah baya itu.
" Tapi Bun, Caca sebenernya kurang percaya diri pake kebaya gini. Tau sendiri badan Caca ga kaya dulu lagi sekarang melar Caca jadi insecure " Tutur Salma menatap dirinya di depan kaca full body.
" Kamu cantik sayang. Badan kamu tidak banyak berubah masih sama, lagi pula semua wanita itu pasti cantik dan semua lelaki itu tampan. Jangan insecure karena kamu cantik, kalau pun orang lain menganggap kamu aneh biarkan dimataku dan Arka Bunda Caca selalu cantik "
Rony berucap setelah tak sengaja mendegar ucapan sang istri tercinta. Ia masuk dengan Arka yang juga memakai batik yang sama dengan dirinya kedalam kamar tamu tempat Salma berias.
" Bener itu Ca. Ga usah dipikirin pandangan orang yang cuma bikin sakit hati, kamu cantik dengan apa adanya dirimu " Imbuh Bunda Nisa mengangkat dagu Salma menatap dirinya di pantulan cermin.
Salma tersenyum. Hatinya menghangat seketika, setelah kejadian yang sempat memecah belah keluarga kecilnya kini Rony benar bener berubah sangat manis pada dirinya. Lelaki itu selalu akan mengusahakan apapun untuk Salma bahkan tanpa di minta Rony selalu siaga menyiapkan segala sesuatu untuk dirinya bahkan pernah sebelum berangkat kerja Rony memasak roti panggang dengan susu hangat di atas meja untuk Salma, ia juga selalu setia menani dirinya kala sang putra terbangun di tengah malam walaupun Salma sendiri tau Rony sama lelahnya berkerja di kantor. Dan sekarang lihat ia melontarkan pujian yang sangat manis untuk Salma agar istrinya itu tak lagi merasa minder dengan penampilannya yang berubah. yah maklumi saja wanita kesayangan Rony itu baru saja selsai melahirkan nyawa ke dunia.
" Terima kasih Mas, Bun. Caca bersyukur punya kalian di dunia ini, kalau kalian gak ada Caca gak akan pernah merasakan seluruh cinta yang selalu berhasil menghangatkan atmosfer kehidupan Caca " Ucap Salma tersenyum hangat menatap Rony dan Bunda Nisa bergantian.
Yah, Mas. Panggilan baru dari Salma untuk Rony karena wanita itu merasa Mas lebih sopan sebagai sapaan untuk seorang suami. Lagi pula ia ingin memiliki panggilan berbeda untuk Rony.
Usai sedikit drama yang terjadi di dalam kamar tadi. Salma menggandeng lengan kanan Rony berjalan sejajar dengan lelaki yang sudah hampir setahun menjadi imamnya itu. Sementara Arka berada dalam gendongan Rony yang memakai balutan setelan batik yang senada dengan warna baju Salma. kini Keluarga kecil itu terlihat sangat indah duduk bersama di kursi kayu putih di halaman rumah mereka. Bersama para keluarga dan beberapa tamu yang sudah datang.
Suasana haru dan penuh rasa syukur menjadi yang paling mendominasi, tamu undangan yang ikut berdiri seraya melantunkan shalawat menjadi saksi rasa syukur pada Allah atas karunianya yang menghadirkan seorang bayi yang diharapkan dapat membawa cahaya kebahagian baru untuk kedua orang tua nya. Salma berjalan perlahan dengan mengendong Arka yang akan dicukur sedikit rambutnya sementara Rony berada di belakang istrinya mendampingi kedua penjaga hatinya.
" Sayang kamu makan dulu ya, udah Mas ambilin ini " Kata Rony menghampiri Salma yang tengah berbincang dengan Nabila dan Bunda Nisa seraya membawa sepiring makanan.
" Kamu duluan aja Mas, aku masih belum napsu makan nanti aja aku mah gampang " Tutur Salma yang memang belum merasakan lapar hinggap di perutnya.
" Ca. Kamu sekarang menyusui nutri kamu bener bener harus dijaga apalagi Asi kamu kurang lancar, gak baik menunda makanan sayang " Ucap Bunda Nisa ikut membujuk Salma.
" Bener kata Bunda Ca. Kamu harus banyak nutrisi sebagai Ibu yang menyusui, Arka biar aku sama Bunda yang jagain " Imbuh Nabila membuat Salma menghela nafas pelan.
" Yasudah aku titip Arka bentar ya Bunda, Bil " Ucap Salma mengalihkan Arka yang tengah tertidur di dalam gendongan nya itu kedalam pelukan hangat Nabila.
" Bunda bawa ke dalam aja yah, kasian di sini kepanasan tidurnya " Kata Bunda Nisa berjalan meninggal kan Salma dan Rony.
Rony duduk di samping Salma. Laki baik kesayangan Salma itu bersiap menyuapi sang permata hatinya. Namun Salma menahan sendok yang baru akan di layangan oleh Rony.
" Gantian, kamu udah sering banget suapin aku. Sekarang giliran Bunda Caca yang suapin Ayah Rony " Kata Salma mengambil Alih piring di tangan Rony lalu menyuapi Suaminya itu.
Rony tentu dengan senang hati menerima setiap suap demi suap dari Salma. Hingga sepiring nasi beserta tema temannya itu habis tak bersisa! Maka setelahnya Salma dan Rony berdiri menerima para tamu yang berpamitan untuk pulang.
***
Lapak Author
Hai semua, kangen ya sama cerita ini, atau gimana? Udah lupa ya karena Autor lama up nya hehe. Maafin yah 🙌
Selalu dukung Salma dan Rony, streeming terus karya mereka di seluruh platform music 📌
Jangan lupa komen dan vote kalian yang banyak warga ku. Author sayang kalian 🫂
Oh iya resolusi dan doa di tahun depan Author. Semoga selalu bisa menyajikan cerita yang indah untuk kalian, maafin kalau belum sempurna dan banyak kesalahan karena author manusia 🐟
Selamat tahun baru untuk semua 🦭
SEE YOU 🙏
Terima kasih
KAMU SEDANG MEMBACA
DUA GARIS
Dla nastolatkówKetika sepasang manusia yang terpaksa menikah karena sebuah accident di malam hut sekolah mereka happy reading guys 🍣
