Kalam klandestin menganvaskan
Takdir dari substansi ketiadaan
Mewujud
kurva gemintang
topografi lintang
eksistensi inderawi
rasionalitas konsepsi
berlaksa entitas
akal dan nafsu
tabir metafisik>>><<<
Separo entitas berakal menjelma pengemis
Mengais-ngais ampas disintegrasi tirani waktu
Yang dibuang orang di emperan jalan, yang raib tiada kembali
Usai konfrontasi dan debat kusir yang berdesir
Antara inferno sedan, dilema, dan alienasi mautDan, anugerah mana yang akan terdustakan, lagi?
[Banyuwangi, 16 September 2016.]
KAMU SEDANG MEMBACA
Derai Hujan Pasti Berhenti
Poetry[Kumpulan Puisi dan Sajak] Derai Hujan Pasti Berhenti adalah buah pikiran dari refleksi, keyakinan, harapan, dan kontemplasi, bahwa tingkat kesusahan berbanding lurus dengan kemudahan. Atas dasar inilah, penulis mengangkat berbagai premis yang abstr...