12

7.7K 358 1
                                        

Cia yang sudah rapi dengan seragamnya, segera mengajak Hera ke bawah untuk sarapan.

"Ra, ayok kita sarapan, keburu telat nanti." Cia menggendong ranselnya, Hera yang tadinya asyik melihat-lihat snapgram hanya mengangguk lalu mengekorinya keluar dari kamar.

Di meja makan terlihat Mbak Sari sedang membersihkan meja dan menatanya.

"Eh ada Mbak Hera juga, silahkan pada sarapan, ini tadi Mbak Sari bikin nasi goreng sosis super pedas kesukaan adek." Kata Mbak Sari seraya meletakkan piring dan sendok di depan Cia dan Hera yang sudah duduk.

"Iya, Mbak. Wah enak ini." Hera menyendokkan nasi goreng ke piringnya, memang Cia dan Hera adalah penyuka segala makanan pedas, tanpa rasa pedas makanan terasa hambar di lidah mereka.

"2 hari lagi kita liburan ya Ci?" Tanya Hera, ia menyendok penuh  nasi goreng ke mulutnya, dasar Hera.

Cia mengernyit bingung. "Liburan apa?"

"Kan kakak lo ngajakin liburan, gimana sih, Ci."

Cia terdiam, mengingat Arka pernah berbicara padanya untuk mengajaknya liburan setelah ulangan kenaikan kelasnya selesai.

"Oh, ogah gue, lo tahu lah si cabe pasti bakal minta ikut."

"Sheila mau ke Perancis, jadi kita bisa liburan tanpa ada gangguan." Sela Arka tiba-tiba, ia lalu duduk di samping Cia.

"Kita ngecamp yu, Dek di puncak." Arka meletakkan kepalanya di meja dan mengamati Cia lekat, sedikit membuat Cia salah tingkah karena tatapan kakak berengsek nya itu.

"Sayaaang, ih kok kamu ninggalin aku. Yang, ayo periksain anak kita, aku pengen liat perkembangan dia sayang." Sheila tiba-tiba datang dan bergelendot di lengan Arka, membuyarkan Arka yang sedang asyik mengamati raut wajah adiknya.

"Ci, kita berangkat aja yuk, udah 06.45 ini." Hera menarik tangan Cia paksa, padahal Cia belum menghabiskan makanannya. Ia takut sahabatnya itu tidak bisa mengendalikan emosi saat melihat Sheila yang sangat manja.

Brother Conflict (sudah terbit ebook)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang