Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SAMBIL MENUNGGU ADIREN UPDATE BISA DONG YA BACA "DENTING" DULU^^
DIJAMIN GAK KALAH SERU KOK DARI ADIREN^^
JANGAN LUPA VOTE AND KOMENNYA^^
****
"Ehh, ada Kang Bakso," ujar Joey pada Franky yang baru datang. Beberapa anak Alatas sedang berkumpul di bengkel.
"Otak lo gampang terkontaminasi sama berita-berita masa kini, Jo," ujar Franky. Duduk di kursi sebelah Rendy.
"Bukan terkontaminasi, tapi selalu update sama yang viral-viral."
"Banyak gaya. Ambilin gue minum sono."
"Hey, aku bukan boneka mu bisa kau suruh-suruh, dengan seenak maumu." Joey tidak bernyanyi, cowok itu berbicara seperti biasa.
"Ketahuan sering ngetik tok nih anak," ujar Hans.
"Gak lihat di HP-nya ada aplikasi tik tok. Udah gitu yang difollow cewek-cewek semua," tukas Abay.
"Itu namanya kebutuhan rohani," kata Joey.
"Yang lo follow akunnya Sabrina dodol!" seru Abay.
Joey menyengir begitu Franky memberinya tatapan nyalang.
"Colok aja matanya," ujar Rendy.
"Kalau bukan temen udah gue colok dari dulu-dulu," ujar Franky.
"Jahatnya kalian. Orang bikin akun tik tok itu buat ditonton. Salah, gue lihat Sabrina ngetik-tok?"
"Otak lo yang bermasalah!" seru Franky.
"Kalau cemburu ngomong dong, Yang. Jangan dipendam-pendam gitu," ujar Fadli dengan Sura manja.
"Najis, Fad!"
"Heleh, sok malu-malu lagi."
"Nyesel gue ke sini. Mending di rumah lanjut tidur lagi."
"Yaudah, sono," usir Abay.
"Keparat, lo!" tunjuk Franky pada Abay, dibalas cengiran dari Abay.
Franky tidak lagi menghiraukan. Kini beralih pada Rendy yang sibuk pada ponselnya.
"Kejadian tadi pagi bener-bener bikin sekolah geger. Gue jadi penasaran Dinda kenapa," ujar Franky.
"Heboh banget sampe gue denger guru-guru aja lagi ngerumpiin Dinda." Joey ikut-ikutan.
"Kejadian apaan?" tanya Fadli.
"Kepo," jawab Rendy.
"Jaman sekarang gak kepo gak dapat informasi," ujar Fadli.
"Ohh."
"Ehh, emang minta digaplok nih bocah!" Fadli mengambil sendal swallownya. Rendy menatap tajam, dan Fadli menurunkan kembali sendal tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐀𝐃𝐈𝐑𝐄𝐍
Teen Fiction[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Ada yang lebih simpel. Gue minyak, lo kecap Indomie, gak akan pernah nyatu."-Bukan Mariposa Rendy Arselio. Cowok pendiam penuh misteri. Memiliki aura lain membuat orang-orang takut untuk mendekati. Selain sifat diam-di...
