Kelas pertama 11 A dan B adalah mata pelajaran olahraga. Ya, mereka akan berolahraga bersamaan, khusus hari ini.
Eunsoo datang sedikit terlambat hari ini. Semalam dia menginap di rumah Jiheon. Untung Eunsoo memiliki keahlian mandi bebek.
Dengan buru-buru sehabis berganti seragam sekolah hari ini dengan seragam olahraga, Eunsoo segera berlari menuju lapangan. Tapi baru saja keluar dari kelas (yang kebetulan agak terpencil), Eunsoo disekap oleh seseorang. Di tengah kesadaran yang mulai menipis, Eunsoo merasa dirinya digendong entah akan dibawa ke mana.
Di tempat lain, Jiheon yang akan memasuki tempat perlombaan, tiba-tiba menghentikan langkahnya.
"Kak Jiheon, ada apa? Kok tiba-tiba berhenti?" tanya Jihan yang berdiri di sebelah Jiheon.
"O-oh nggak apa-apa. Aku cuma ngerasa ada hal buruk yang terjadi sama Eunsoo," jawab Jiheon.
"Kak Eunsoo? Hmm sebenarnya tadi waktu kita berangkat ke sini, aku juga ngerasa berat banget. Kayak akan ada sesuatu yang buruk terjadi di sekolah."
"Iya, kan? Apa kita balik aja ya?"
"Ih, jangan... Kan kita udah diutus sama sekolah buat ikutan kompetisi ini, Kak... Mana bisa kita mundur? Yang ada kita bakalan bikin malu nama sekolah, bahkan sebelum bertanding."
"Iya juga sih, tapi--"
Jihan menggenggam erat kedua tangan Jihan. "Kak, kita percayain aja ya yang di sekolah sama Kak Eunsoo dan anggota yang tersisa? Kita bertiga, sama Junghwan, berjuang di sini, membawa nama sekolah. Kita janji bawa pulang piala kemenangan kan?"
Meski berat, Jiheon mencoba tersenyum. "Oke. Kita percaya sama Eunsoo dan yang lainnya."
"Nah, gitu dong. Yuk kita ke tempat lomba. Junghwan udah nungguin."
"Oke..."
Mereka tidak tahu, Shin Eunsoo yang mereka harapkan, justru sedang dalam bahaya.
**
Eunsoo tersadar ketika dia merasa kakinya dingin. Ternyata dia berada di dalam bak air toilet lama sekolah. Ketika Eunsoo bergerak hendak keluar dari tempat sempit itu, gadis itu baru menyadari kalau kedua tangan dan kakinya dalam kondisi terikat, sementara air terus mengalir dari keran. Kedua tangan Eunsoo diikatkan di balok kayu berukuran sedang. Eunsoo jadi sedikit panik. Ikatan itu terlalu kencang.
"Tolong... Tolong..."
Ah, sial. Suara Eunsoo serak karena semalam habis makan es krim bersama Jiheon.
Air terus meninggi hingga se-leher Eunsoo. Eunsoo makin panik. Dia memang bisa berenang, tapi ini kan bukan kolam renang. Apalagi kaki dan tangannya terikat. Eunsoo lemah dalam hal pernafasan dalam air.
Di tengah kesadaran yang hampir habis, Eunsoo teringat kalau dulu Yeji juga diperlakukan seperti ini. Jadi seperti deja vu. Ketua ICY One ditenggelamkan di toilet lama sekolah.
"Siapapun, tolong aku..."
Sementara itu di tempat lain, Dongpyo dan Dongyun berjalan berdua selepas jam pelajaran olahraga.
"Tadi Eunsoo kok nggak ikut pelajaran olahraga ya? Dia nggak ikut kompetisi kan?" tanya Dongyun
"Enggak. Kelas 11 cuma Jiheon yang ikut. Heran juga kok dia nggak nongol. Kalopun telat, setidaknya dia tetep keliatan. Ini nggak ada sama sekali," jawab Dongpyo
KAMU SEDANG MEMBACA
ICY One: New Case
Fiksyen PeminatICY One mengira tidak akan ada lagi kasus setelah Lee Chaeyoung dkk tertangkap. Tapi ternyata mereka salah. SMA Asiansoul seolah tidak mengizinkan mereka beristirahat dengan tenang. Kasus baru terjadi, seiring datangnya para murid baru di tahun ajar...
