31

172 44 1
                                        

"Aku udah tau rahasia soal duo cenayang kelas 10 itu. Mereka saling melindungi. Karena yang 1 sedang diculik dan belum diketahui keberadaannya, kita harus melindungi yang 1 nya"

"Kita harus melindungi siapapun yang bisa membantu penyelidikan kasus ini, Li"

"Dan secepatnya kita harus cari bukti untuk bisa membebaskan Lee Eunsang"




Lia termenung memikirkan obrolannya di telepon kemarin dengan Chaewon. Setelah telepon itu, Lia sudah berkonsultasi dengan Yeji, Hyunjin dan Seungmin yang datang ke rumahnya. Mereka berempat sepakat untuk meminta izin akses CCTV sekolah dan pemandian tempat Cha Junho dan Eunsoo celaka. Oleh karena itu, pagi ini, Lia berniat meminta bantuan sang Papa yang merupakan kepala kepolisian untuk mendapatkan izin itu.

Dan hasilnya--

"Papa bisa bantu. Oh ya, kebetulan kemarin ajudan Papa, si Kyungsoo, mendapatkan rekaman CCTV rumah Lee Eunsang pada saat kejadian Yabuki Nako dan Oh Jerome kecelakaan. Habis sarapan Papa kasih ke kamu", ucap Suho yang langsung disambut sorakan gembira oleh Lia.

"Makasih banyak Papaku yang ganteng...", seru Lia

"Iya iya... Sudah sana cepat selesaikan sarapanmu. Kamu ada kelas pagi kan?"

"Siap, Pa!!!"

**

Ryujin berjalan terburu-buru memasuki area sekolah. Tadi dia kesiangan dan Soobin ada kelas pagi, jadi dia tidak berangkat bersama Soobin.

Ryujin melewati gedung sekolah yang mangkrak supaya lebih cepat sampai di kelasnya. Karena terburu-buru, dia tidak memperhatikan sekitar. Tiba-tiba saja ada yang mendorong tubuhnya dan membuat beberapa buku yang dibawanya terjatuh.

"Aigu kamcagiya", seru Ryujin latah

Anak laki-laki yang mendorongnya tadi, ternyata adalah Kim Sunwoo, teman sekelas Soobin yang juga datang kesiangan.

"Kak Sunwoo?"

Sunwoo membantu merapikan buku-buku Ryujin yang terjatuh. "Kamu gapapa, Ryu?"

"Eum,,, iya. Aku cuma kaget karena Kak Sunwoo tiba-tiba dorong aku. Lama nggak ketemu ya Kak, btw?"

"Eh iya nih. Aku lagi ada kesibukan, hehe. Oh ya, soal aku dorong kamu tuh ada alasannya. Kamu liat di belakang kamu"

Ryujin menoleh. Tepat di posisinya sebelum didorong Sunwoo tadi, sebuah kaleng cat terjatuh. Ryujin lalu melihat kaleng cat itu. Ternyata isinya adalah sampah dan sedikit sisa cat. Ryujin jadi tidsk bisa membayangkan kalau dirinya tidak ditolong Sunwoo tadi.

"Makasih ya Kak udah tolongin aku tadi", ucap Ryujin

"Iya sama-sama. Maaf udah bikin kaget. Oh ya, ICY One lagi ngusut kasus yang menyangkut Eunsang ya?"

"Iya Kak. Kebanyakan dari kami nggak percaya kalo dia salah. Makanya kami mau cari bukti soal itu"

"Aku kemarin habis dari lapas jenguk Chaeyoung sama Eunsang juga. Jujur aku enggak percaya sama sekali kalo dia pelakunya. Aku juga mau bantu cari bukti. Eh aku jadi inget. Gimana soal CCTV?"

"Oh kebetulan banget nih Kak. Semalam Kak Soobin ngasih tau kalo hari ini kita mau liat CCTV. Kita akan menemukan pelaku sebenarnya"

"Bagus. Nanti aku bantu"

**

"Panggilan kepada siswi bernama Shin Eunsoo, Ahn Yujin dan Shin Yuna, dimohon untuk berkumpul di ruang ICY One sekarang juga"

Suara Ryujin menggema melalui speaker sekolah. Eunsoo, Yujin dan Yuna berjalan beriringan menuju ruangan ICY One. Ketika mereka tiba di sana, ternyata sudah ada anak-anak (mantan) ICY One kelas 3, serta Minju, Ryujin dan Jeongin. Oh, ada Sunwoo juga di sana. Yeji dan Lia yang memimpin mereka. Yeji duduk ala ketua geng di atas meja. Lengan seragamnya sedikit dilipat ke atas.

"Kenapa hanya kami yang dipanggil, Kak?", tanya Eunsoo tanpa basa-basi

"Karena hanya kalian yang kami percaya", jawab Yeji

"Oh, kami juga percaya dengan beberapa anggota kelas 1 yang lain, tapi kalian yang paling dipercaya, khususnya kamu, Soo", lanjut Yeji

"Oh I see..."

Setelah semua siap, Lia pun membuka laptopnya. Dia menyambungkan laptopnya dengan proyektor, sehingga semua orang di ruangan itu bisa melihat dengan jelas.

Rekaman dimulai dengan rekaman CCTV rumah Eunsang. Terlihat motor Eunsang terparkir di halaman rumah. Beberapa saat kemudian, seorang anak laki-laki bertubuh tinggi mengendap-endap memasuki halaman rumah dan mengambil motor Eunsang yang kuncinya masih menancap di motor.

Video kedua, terlihat Chaeryeong berjalan menyusuri lorong. Tiba-tiba saja dia sudah jatuh tersungkur. Tidak terlihat siapa yang memukulnya. Beberapa detik kemudian baru Eunsang muncul. Raut wajah Eunsang terlihat terkejut ketika melihat Chaeryeong pingsan. Karena kebingungan, Eunsang memegang tongkat yang dipakai memukul Chaeryeong. Dan saat itulah Jisung, Eunsoo dan Yujin datang.

Video ketiga, terlihat Cha Junho berjalan mondar-mandir di tepi kolam renang. Wajahnya terlihat gelisah. Sesekali dia mengecek ponselnya. Video ini putus-putus. Tiba-tiba saja Junho sudah tercebur ke dalam kolam, dan berusaha berenang ke tepi. Beberapa saat kemudian Eunsoo datang dan menolong Junho. Terlihat juga Eunsoo yang hampir memberikan nafas buatan untuk Junho. Video kembali putus-putus, dan kembali lancar ketika Eunsoo pingsan. Tidak ada petunjuk tentang siapa pelakunya.

Rekaman habis. Masih belum ada petunjuk tentang pelaku yang asli. Tapi satu hal yang pasti, Eunsang bersih dari tuduhan.

Klub bubar dan kembali ke kelas masing-masing.

Sejak menonton rekaman pertama, wajah Yujin terlihat pucat. Dan hal itu disadari oleh Eunsoo.

"Ekspresi kamu jadi begitu. Sepertinya kamu tau pelakunya ya?", ucap Eunsoo ketika mereka berbelok ke toilet yang kebetulan sepi.

Yujin tergagap. "A-aku,,,"

Eunsoo melipat kedua tangannya di depan dada. Kacamatanya dilepas sejak tadi. "Sepertinya kita memikirkan nama yang sama, Ahn Yujin"

Yujin makin gelisah.

"Kamu mau aku diam, karena ingin bukti yang lebih jelas, atau karena kamu ingin melindungi anak itu karena kamu suka dia? Jawab aku, Jin"

"A-aku,,,"

Eunsoo menghela nafas. "Oke. Aku akan diam. Aku nggak akan kasih tau Kakak-kakak itu dulu. Lagipula kita juga butuh bukti yang lebih jelas lagi biar lebih yakin, walau tanpa itu juga aku udah yakin"


#####

ICY One: New CaseTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang