"Mas Kaffa kalau ntar anak-anak libur semester ayoo liburan bareng lagi"Ucap Caca. Mereka sekarang duduk di ruang tengah dengan tv menyala. Mereka tidak menonton tv Kaffa sibuk dengan ponselnya dan Caca memainkan kancing baju Kaffa.
"Hmmm"Balas Kaffa dengan gumaman.
"Ke luar negeri? Boleh yaa😁"Ujar Caca lagi.
"Terserah Kamu"Kata Kaffa sambil mengangguk.
"Yes!! Aku--"
"Yang deket deket aja tapi. Singapore"
"Akhh deket banget! Aku ada rencana mau ke Honolulu--"
"Kejauhan! Aku gak mau yang jauh-jauh😒"
"Ihh Mas Kaffa☹ Kan bagus Kita jadi berasa bulan madu kedua tauu?? Ayooo yaaa~"Caca terus membujuk Kaffa tapi mendapat penolakan tegas dari laki-laki itu dan berakhir dengan Caca yang langsung manyun.
"Di Thailand banyak tempat wisata yang bagus bagus, kalau Kamu nyari pantai disana juga banyak, trus--"
"Kenapa jadi Thailand?!😒 Aku mau hawaii! Titik!😐"
"Yaudah Kamu aja sana ke Hawai sendirian. Aku sama Kenzie maunya ke Thailand. Ke pulau krabby😝"
"Ish😑"Caca sudah cemberut apalagi melihat ekspresi Kaffa yang malah tiba-tiba jadi tengil begitu Padanya.
Cklekk
"Assalamualaikum.. Aku pulang"
"Walaikum'sallam"Jawab Keduanya bersamaan begitu melihat Kenzie yang barusan masuk. Caca langsung berdiri dan menghampiri anak tunggalnya itu.
"Zie Kamu tau gak masa Papa--"
Caca belum menyelesaikan kalimatnya tapi Kenzie sudah meninggalkannya dan pergi menaiki tangga. Anak itu bahkan menghindari pelukan dan ciumannya Caca sampai terheran-heran.
"Mas Kaffa, Kamu liat kan tadi?? Kok Kenzie pulang pulang cemberut yaa? Apa ngedate kacau?"Tanya Caca sedangkan Kaffa yang juga melihat sikap anaknya ke istrinya hanya mengangkat bahu. Dia juga tidak tau.
"Apa jangan-jangan anak Kita kena tampar ya Mas Kaffa?😵"Ujar Caca lagi.
"Hah? Kok tiba-tiba Kamu mikirnya dia kena tampar sih Ca😐"Ucap Kaffa tak habis pikir. Emangnya Kenzie ngapain sampai kena tampar?? Ya ngapain anaknya di tampar sama orang? Dia aja gak pernah kok!
"Iyaaa Mas Kaffa. Soalnya pas Aku ngajarin Kenzie tips buat ngedate itu anaknya ngomong kalau ntar ngedate ciumannya kapan? Nah siapa tau kan dia tiba-tiba nyosor anak orang trus kena tampar? Bisa jadi kan Mas Kaffa?? Aduh kasian anak Aku deh kalau samape beneran☹"Ucap Caca.
Kaffa yang mendengar ucapan istrinya itu langsung menghela nafas. Bukan Caca kalau mikirnya gak berlebihan.
"Ya ampun Ca.. Gak mungkinlah! Kenzie bukan tukang nyosor--"
"Kamu mana tau!😑"Ucap Caca memotong.
"Yeee di bilangin juga! Yang tukang nyosor mah Kamu!😒 Udahlah. Jauhin pikiran hiperbola Kamu itu. Mungkin aja dia lagi capek. Kalaupun permasalahannya karena ngedate tadi ya biarin aja dulu"Kata Kaffa dan mengambil ponselnya lagi. Sedangkan Caca yang mendengarnya langsung berdecak.
"Ya Kamu mana paham sih Mas Kaffa! Rasanya ngedate sama crush trus ngedatenya jadi gagal! Sakit hati tau!"Ujar Caca.
"Ya itu resiko lah.."Balas Kaffa lagi. Dia males mikirin yang begian. Udah lewat masanya.
"Ck! Dasar! Nyebelin!"Caca sudah pergi menaiki tangga dia mau nemuin Kenzie buat ngasih moral support tapi pas nyampe di atas Kenzie gak mau bukain pintu buat Caca.
