Katanya Temen

2.2K 286 32
                                        

"Ahh. Tai"

Kenzie mengumpat melihat Bayu dan Fariz. Dua kakak kelas yang sering sekali memalak adik kelas dan Mereka berjaga di lorong depan koperasi. Kenzie yang kesana hendak mau beli buku langsung berbalik dan dengan cepat mengambil uang di kantongnya lalu memasukkannya ke dalam dasi. Di lipat!!

"Wetss.. Mau kemana nih broo?"

Kenzie berhenti. Dua kakak kelas yang Ia hindari tadi berjalan ke arahnya dan langsung merangkul kedua bahunya membuat Kenzie berada di tengah-tengah Mereka.

"Mauu.. Mau ke toilet Kak"Jawabnya.

"Alah boong! Toilet mana ada sebelah sana? Lo mau ke koperasi kan?"

Ah mampus!

Kenzie kalau bohongin orang emang gak pernah pinter. Coba kalau bohongin Mama Papa beuh paling jago dia mah.

"Bagi duit dong!"Ucap Fariz sambil memijat bahu Kenzie.

Kan. Dia di palak.

"Gak ada duit Kak"Ujar Kenzie.

"Masa gak ada? Gak mungkin banget Lu gak ada duit! Anak kepala sekolah kan Lo?"Ujar Bayu.

Kenzie yang mendengarnya langsung memutar bola mata sebal.

Sejak kapan Bapak Kaffa jadi kepala sekolah woy?!

"Duit Gue beneran gak ada Kak. Tadi abis bayar uang kas. Udah numpuk"Ucap Kenzie memberikan alasan.

"Beneran? Kita geledah nih!"

"Ya silahkan ajaaa kalau gak percaya"Kata Kenzie. Keduanya betulan memeriksa semua kantong seragamnya dan tak menemukan uang di sana. Untung saja Kenzie tadi gerakannya cepat. Jadi uangnya selamat.

"Kan...Gak percaya sih"Ucapnya. Kedua kakak kelas itu langsung berdecak kesal. Mereka lalu menoleh ke kanan dan kiri dan langsung tersenyum kemudian mendekati seseorang.

"Kere Lu! Mending diaa nihh.."

"Adekkk~bagi duitnya dongg.. Pasti adalah kannn??"Fariz dan Bayu mengganti target Mereka. Kenzie menoleh dan di buat kaget melihat jika target keduanya adalah Mikha. Lagian kenapa juga Mikha ada di luar? Perasaan tadi Perempuan itu masih ada di kelas.

"Gak ada Kak. Sorry ya"Mikha juga menolak.

"Ah masa sih! Lu jangan ikut-ikutan kere kayak dia juga dong dek!"

"Beneran gak ada--"

"Gue ada kok! Inii! Lu berdua.. Belum sempat periksa disinii"

Mikha yang mendengar ucapan Kenzie langsung melengos. Kok anak itu gak ada pinter-pinternya sih!

"Nah kan! Boong! Ketahuan Lu yakk!"

Fariz dan Bayu melepaskan Mikha dan berjalan menghampiri Kenzie lalu mengambil uang seratus ribu dari tangan anak itu.

"Dari tadi kek! Lu naksir ama dia yaa??"

"Apaan sih!"Ucap Kenzie dan langsung mengalihkan tatapannya. Sedangkan Bayu dan Fariz tertawa dan berjalan meninggalkan Kenzie dan Mikha.

"Kenapa di kasih sih?!"Ujar Mikha kesal.

"Yaa.. Gapapa. Dari pada duit Lo yang di ambil kan? Duit Gue aja.."Balas Kenzie menggaruk kepalanya.

"Ngelawan kek! Ntar kalau begitu Mereka bakalan sering nyegat Lo. Bego!"

"Udah di tolong malah ngatain bego!😒"

"Itu bukan nolong! Tapi nyerahin diri! Ah tau deh!"

Kenzie melengos dan setelahnya Mikha berbalik arah. Tapi Perempuan itu berhenti melihat Nana dan Esa yang berjalan bersama.

SON|| SEQUEL HUSBANDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang