Tante Caca dan Mikha

1.5K 159 35
                                        

Usai sholat subuh, Kenzie langsung berganti pakaian olahraga. Semenjak memutuskan untuk berhenti merokok Kenzie jadi punya kebiasaan baru sekarang. Jogging pagi di hari minggu bersama dengan Mikha.

Setelah selesai bersiap, Kenzie membuka pintu kamarnya dan tak sengaja berpapasan dengan Papanya yang sedang menggendong Safi. Bayi itu yang tadinya sedang menangis langsung berhenti begitu melihatnya. Tangan kecilnya mulai menggapai-gapai Kenzie meminta untuk segera diambil.

"Gak bisa, dekk, kakak mau pergi. Nanti aja ya, ya? Byeee" kata Kenzie lalu menyalami punggung tangan Papanya dan langsung bergegas turun. Belum sampai di bawah suara nyaring tangisan Safi sudah menggema. Kenzie kasihan sih, tapi yah mau bagaimana. Tidak mungkin juga dia pergi jongging adeknya ikutan. Nanti-nanti saja kalau Safi sudah besar!

Kenzie mendorong motornya keluar dari garasi dan menyalakan motornya untuk langsung pergi menjemput Mikha. Berkendara pada pagi hari begini membuat waktu yang ditempuhnya terasa singkat karena tidak perlu bermacet-macetan di jalan. Kenzie juga bisa melajukan motornya lebih dari kecepatan biasanya yang ia pakai.

Saat sampai, Mikha ternyata sudah menunggu di depan gerbang rumah. Tanpa menunggu lama, pacarnya itu langsung naik di boncengan Kenzie.

"Kok hari ini bajunya beda?"tanya Kenzie yang memperhatikan pakaian Mikha yang tampak berbeda dari biasanya. Hari ini Mikha mengenakan kaos olahraga berwarna merah muda dengan potongan yang agak rendah di bagian depan.

"Yang lainnya kotor. Cuma ini aja yang bersih" jawab Mikha cepat.

"Gak percaya"balas Kenzie sambil menggulirkan mata. Mustahil kan baju olahraga Mikha semuanya kotor, memangnya Mikha setiap hari olahraga apa. Pasti sengaja tuh Mikha pake bajunya begitu.

"Kok diem aja sih? Ayo jalan!"ujar Mikha menepuk pundak Kenzie.

"Ganti dulu lah. Masa begitu sihh"

"Hhh males ah. Udah gini aja gausah ribet"balas Mikha. Kenzie memang benar, Mikha memang sengaja pakai pakaian olahraganya ini karena masih baru. Kemarin sewaktu jalan bareng Nana, mereka berdua sengaja beli baju olahraga kembaran. Nah Mikha pengen pake baju olahraganya hari ini. Sayang kan, udah beli masa gak dipake.

Kenzie mendengus, kemudian melepaskan jaket yang dipakainya dan memberikannya buat Mikha.

"Pake. Awas aja kalau di lepas!"ujarnya. Mikha mau tak mau menurut meskipun dalam hati sudah protes. Ini kalau diterusin mereka gak bakal pergi-pergi. Keburu ada matahari!

Setelah Mikha pakai jaketnya, barulah Kenzie menyalakan mesin motor buat langsung pergi. Mikha, yang tau mood Kenzie sedikit berubah memilih cara aman dengan memeluk Kenzie dari belakang.

"Abis mandi ya? Wangi amat sih... Sayangnya akuu" ujar Mikha sambil mengendus punggung Kenzie.

"Iyalah" jawab Kenzie jutek meskipun begitu senyuman tersungging di bibirnya. Kenzie mana betah mau ngambek lama-lama kalau sudah dipeluk Mikha begini. Jarang-jarang kan Mikha yang inisiatif meluk duluan.

Setelah berlari selama hampir satu jam, Kenzie dan Mikha mulai memperlambat langkah mereka dan memilih untuk berjalan santai menyusuri jalur jogging. Keduanya mengatur napas sambil menikmati pemandangan taman yang masih sepi, hanya beberapa orang yang terlihat berolahraga atau sekedar berjalan-jalan santai.

"Ntar siang free gak? Aku ada tempat makan enak, mau ngajakin kamu kesana" tanya Kenzie.

"Gabisa, deh. Hari ini aku mau jalan sama mama kamu" jawab Mikha sambil menyeka keringatnya.

"Mamaku?" tanya Kenzie dengan ekspresi bingungnya sementara Mikha mengangguk.

"Iya, semalem mama kamu nelfon aku buat ngajakin jalan. Yaudah aku iyain, kamu juga gak ada ngomong mau ngajakin jalan hari ini selain jogging kan"

SON|| SEQUEL HUSBANDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang