mencari dukungan

7.4K 601 11
                                        

Galih Taylor Swift menegang kala merasakan benda tumpul yang menempel tepat dibelakang kepalanya. Lalu dia mengamati sekitar dengan cemas.

"Jika anda mencari para penjaga, dani sudah mengurus nya. " ucap Nafiya masih menodongkan pistol. Galih berusaha untuk tetap tenang walau ia kaget dengan kejadian barusan.

"Baik, kita bisa berbicara baik-baik. " ucap Galih mencari jalan pintas. Nafiya tersenyum tipis lalu tanpa di persilahkan Nafiya langsung duduk di sofa single.

Nafiya menghela napas sejenak. "Ku pikir akan ada adegan penolakan. Ternyata hanya seperti ini membosankan. "Ucap Nafiya angkuh. Galih menggelengkan kepalanya tak habis pikir ketidak sopanan penyusup yang ada di sampingnya ini.

" kamu masih terlalu muda, jadi apa tujuanmu disini? " tanya Galih to the point. Nafiya mengangguk samar sembari tersenyum puas ia senang de! Gan pertanyaan Galih yang langsung pada intinya. Menurut informasi yang ia dapat dari pak dani, Galih adalah seorang yang bijaksana dan selalu mendukung kebenaran tanpa pandang bulu.

Nafiya mengeluarkan ponselnya lalu menjulurkan nya pada Galih dan langsung di tatap oleh Galih. Yang pertama kali Galih lihat adalah video salsa yang membully Aisyah di kamar mandi sampai tak sadarkan diri.

"Gara-gara lo mamah sama papah pisah! Gue benci sama lo Aisyah, lo penyakitan. Kenapa lo gak mastiin aja hah!! "

"Ampun kak, Aisyah gak pernah meminta papah sama mamah pisah. "

Plak...

Plak...

Bugh....

Setelah menyiksa Aisyah salsa pergi begitu saja, meninggalkan Aisyah yang terlihat memilukan. Baju yang basah dengan suara isikan yang memilukan. Saudara kembarnya sendiri yang tega membully Aisyah di sekolah. Galih terbelalak kaget dengan perbuatan putri sulungnya itu
Ia tak pernah melihat salsa dengan sikap seperti itu selama ini, Galih langsung menatap ke arah Nafiya yang tengah tersenyum.

"Kamu putri bungsu dari Ibra? " ucap Galih, jika memang benar maka gadis yang ada di hadapan nya ini adalah keponakannya.

"Benar, sekarang saya yang akan bertanya balik pada anda. Bagaimana pendapat anda tentang putri sulung anda yang menyiksa adiknya dan meninggalkan nya tanpa rasa bersalah. Oh jangan sampai disitu, nyonya chelsea juga menghasut Aisyah untuk memberikan ginjalnya untuk salsa dimalam hari dan mengatakan pada Aisyah agar tidak berbicara pada siapapun bahkan menutup semua mulut pihak rumah sakit. "

Galih masih terdiam dia masih tak menyangka dengan putri nya itu, ia kira hanya chelsea yang berusaha membunuh Aisyah dengan dirinya.

"Apa yang kamu mau dari saya? " ucap Galih. Nafiya tersenyum puas

"Saya hanya ingin anda tetap bersembunyi tuan Galih, karna pasti ketika keadaan genting ia akan mencarimu sebagai pelindungnya. Jadi saya harap anda bisa di ajak kerja sama. " ucap Nafiya, Nafiya ingin menghalangi Galih untuk menemui Salsa, karna jika mereka bertemu, akan besar kemungkinan salsa akan meyakinkan Galih untuk menolongnya. Apalagi salsa putri satu-satunya saat ini. Maka dari itu Nafiya akan mencegahnya sebelum itu terjadi. Galih hanya menangguk setuju tanpa tau maksud Nafiya yang tersembunyi. Galih masih memiliki rasa kecewa pada chelsea karnanya ia kehilangan putrinya Aisyah.

********

Nafiya langsung masuk kedalam mobil setelah urusannya dengan Galih selesai, Galih sebenarnya adik dari Ibra dan ia juga cukup berpengaruh di dunia bisnis. Jadi sebelum salsa memanfaatkan maka Nafiya harus lebih mendahuluinya.

"Pak dani, setelah ini kita ke pemakaman Aisyah, dan langsung kerumah Taylor. "

"Baik nona."

peran pengganti (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang