the wolf.

628 75 8
                                        









Udara malam ini sedikit lebih dingin dari biasa nya , yoongi mengeratkan jaket tebal nya meski begitu udara dingin masih menembus jaket milik nya.

" Sial." Umpat nya.

Malam ini juga begitu sepi tidak seperti biasanya , malam Minggu yang biasanya ramai oleh anak anak muda justru kali ini sama sekali tidak ada orang , seperti kota yang di tinggal pergi penghuninya.

Yoongi mempercepat jalan nya , rasa nya dia ingin segera sampai di tempat tinggalnya.






...




Yoongi akhirnya sampai juga di rumah nenek nya , liburan kali ini yoongi habis kan untuk menemani nenek nya di desa maklum yoongi satu satu nya cucu nenek.

" Yoongi , akhirnya kamu pulang nak !" Seru nenek dengan wajah khawatir nya.

" Ada apa nek ? Nenek kelihatan cemas begitu."

" Yoon , nenek lupa mengingatkan mu malam ini bulan purnama kamu masih ingat kan legenda itu ?" Tanya nenek hati hati.

Yoongi mengangguk.

" Yoongi masih ingat nek. Pantas saja jalanan sepi ternyata bulan purnama."

" Jangan keluar rumah dulu yaa , lebih baik kamu mandi lalu istirahat. Nenek tadi juga belikan kamu roti , makanlah."

" Iya nek."

" Nenek menyayangi mu Yoon."

" Yoongi juga sayang nenek."


...




Yoongi menatap langit langit kamar , pikiran nya melayang di jaman modern seperti ini masih saja percaya dengan legenda kuno. Ya legenda dimana di setiap malam bulan purnama para serigala akan turun mencari mangsa untuk menambah kekuatan mereka dan ketika malam telah usai mereka akan kembali dengan wujud manusia. Ya wujud manusia atau bisa di bilang mereka itu manusia serigala. Ketika siang hari kita tidak bisa mengenali mereka karena mereka bertingkah seperti layaknya manusia biasa.

" Mana ada manusia serigala." Gumam yoongi.

" Aku lupa memberi tahu nenek jika besok aku akan pulang telat."

" Nek , nenek di dalam ? Yoongi masuk yaaa." Yoongi membuka pintu. Kosong.

Nenek nya tidak ada di kamar. Yoongi mencari ke dapur tapi tidak ada juga.

Aneh , begitu pikir yoongi.

Samar samar yoongi mendengar Geraman di halaman rumah nya seperti Geraman hewan buas. Yoongi mengambil tongkat bisboll dan berjalan berhati hati dan mengintip lewat jendela.

Mata nya melotot ketika seekor serigala berukuran besar sedang mencabik cabik mangsa nya.

" Nenek !!!!!"

Yoongi menerobos keluar dari rumah menghampiri nenek nya yg sudah tidak bernyawa. Badan nenek nya hancur.

" Nenek bangun , nek. Nenekkkk !!!!!"








...





Pemakaman telah usai , para tetangga sudah meninggalkan rumah duka tinggal yoongi seorang.

" Nenek , seharusnya nenek tidak keluar untuk buang sampah. Seharusnya nenek biarkan saja sampai besok pagi." Yoongi menyeka air mata nya , tangan nya mengepal kuat kuat. Ada sakit yang tak bisa di ungkapkan.

" Annyeong.." seorang pria mungil datang membawa setangkai bunga dengan baju berwarna hitam. Bibir nya kecil , mata nya terlihat indah.

" Aku turut berduka cita atas meninggalnya nenek."

" Kamu siapa ?" Tanya yoongi.

" Ah aku park Jimin aku penjual roti di ujung jalan , nenek sering beli roti di tempat ku. Sore tadi nenek juga beli roti banyak kata nya untuk cucu kesayangannya."

Yoongi lagi lagi menangis , nenek nya seolah olah sudah punya firasat.

" Jangan menangis. Terkadang takdir memang tidak adil. Mereka mengambil orang orang yang kita sayangi tanpa permisi. Meninggalkan kita sendiri di dunia. Tapi kamu tidak boleh menyerah , kamu juga harus tunjukkan pada dunia jika kamu bisa melewati semua nya."

Kata kata pria itu seolah menghipnotis yoongi.

" Terima kasih Jimin."





....





Hari hari yoongi begitu sepi , sore ini yoongi berniat keluar untuk menghirup udara segar karena seminggu ini dia hanya terus menerus di rumah.

ting ...
Lonceng sebuah toko berbunyi.

" Selamat sore , selamat datang di toko kami. Loh kamu cucu nya nenek min kan ?" Tanya Jimin.

Yoongi tersenyum.

" Oh kamu mau pesan apa ?"

" Americano dan roti kesukaan ku."

" Aku siapkan."

Setelah menunggu beberapa menit akhirnya pesanan yoongi sampai.

" Silahkan."

" Terimakasih Jimin."

" Bagaimana keadaan mu ?"

" Aku merasa lebih baik."

" Syukurlah. Kamu tidak boleh berlarut larut dalam kesedihan. Kamu juga harus jaga kondisi tubuh kamu."

" Jimin , kamu sudah lama tinggal di sini ?"

" Lumayan. Mungkin sekitar sepuluh tahunan."

" Berarti kamu juga tau tentang legenda itu ?"

" Hem , semua orang yang baru datang kesini pun pasti tau."

" Kamu percaya jika mereka itu manusia serigala?"

" Sebenarnya aku mau tidak percaya tapi jika legenda itu sudah ada sejak dulu berarti mereka ada kan ?" Jimin balik bertanya.

" Aku ingin tau seperti apa wujud nya."

" Maksud kamu ?"



.....













Malam ini malam bulan purnama, yaa malam yang di tunggu tunggu oleh yoongi. Di luar sudah sangat sepi tidak ada suara orang atau kendaraan yang lewat.

Yoongi keluar dari rumah , duduk menyendiri di halaman dengan membawa secangkir kopi. Perasaan was was menyelimuti diri nya takut jika malam ini dia tidak selamat.





Grrrrrr ....

Suara Geraman itu mulai terdengar namun yoongi tetap mencoba untuk tenang , dia menyeruput kopi nya dan menyandarkan tubuh nya di kursi.

Bughhh .... Grrrrr ....

Suara itu semakin mendekat , dengan segala keberanian yoongi berdiri dan menoleh. Seekor serigala berukuran besar dengan taring tajam berdiri di depannya.

Grrrr ...

" .... "

Grrrr ....
Serigala itu makin mendekat namun yoongi tetap berdiri di tempat nya.

Grrrr ..

" Kenapa kalian membunuh nenek ku ? Kenapa kalian harus memangsa manusia , kenapa kalian tidak berburu saja di hutan. Kalian siluman sialan , akan habisi kalian semua."

Si serigala pun juga mulai terpancing amarah nya , serigala itu berlari menghampiri yoongi dan siap menerkam nya.

Bughhh ....

Belum sampai menyentuh badan yoongi si serigala itu tergeletak, rupanya seekor serigala berwarna putih bersih dengan mata berwarna biru menyerang nya. Tanpa perlawanan serigala besar itu pergi.












Tbc


Hello apa kabar ???

Yoonmin Story Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang