"Cerita Ni-Ki"

133 20 33
                                        

Gara-gara teriakan Seokjin, semua penghuni rumah Ni Anah jadi tau, kalau Yoongi pulang membawa seorang gadis cantik yang ternyata adalah istrinya. Namjoon, Jihyo dan yang lain dibuat melongo, sedangkan Ni Anah hanya tertawa kecil. Ia sudah mengira hal ini akan terjadi, meskipun ya tidak sampai ke jenjang pernikahan juga sih. Tapi, apapun itu, Ni Anah tetap senang dengan kabar yang dibawa Yoongi.

Detik itu juga, Seokjin langsung menghubungi Abah. Dan si sulung Syarifuddin berhasil membuat abah Sihyuk yang sedang ada di Korea hampir jantungan. Abah mengira Yoongi melakukan kesalahan seperti Jimin. Tapi ternyata, ceritanya tidak seperti itu. Namun, dengan tegas abah mengatakan, agar Yoongi tidak main-main dengan pernikahannya, meskipun pernikahannya sangat dadakan seperti tahu bulat.

Abah juga sempat menyarankan agar pasutri baru itu menggelar resepsi, saat tiba di Jakarta nanti. Namun baik Yoongi maupun Umji sama-sama menolak. Yoongi hanya akan mengurus perihal surat-surat saja, agar mereka juga sah di mata hukum dan negara.

Malam ini, seharusnya menjadi malam pertama bagi Yoongi dan Umji. Namun mereka harus mem-pendingnya hingga sampai di Jakarta nanti. Ya mau bagaimana lagi? Orang mereka saja tidur berkelompok. Dan lucunya, kini kamar para husband benar-benar dihuni oleh para suami, termasuk Yoongi. Sementara Umji akan bergabung dengan Jihyo, Ryujin dan Sakura.

"Sumpah bang, tuh orang mirip banget ama lo. Ya kan, Jin?" Ucap Jungkook yang langsung disambut anggukan oleh Hyunjin. Saat ini penghuni kamar rusuh sedang menceritakan peristiwa mistis yang dialami Jungkook, Hyunjin dan Ni-Ki.

"Mirip gue?" Tunjuk Taehyung pada dirinya sendiri.

"Iya bang!"

"Kalo gue, ada gak bang Jek?" Tanya Changbin.

"Ada! Lo jadi jendral perang!"

"Widih, keren bener dah gue, ehehehe" Changbin menepuk dadanya bangga.

"Kalo gue?" Jisung tak mau kalah.

"Gak ada, keknya lo belum lahir..."

"Atau muka lo gak cocok jadi pemeran film kolosal kali, Ji" Celetuk Hyunjin yang membuat Jisung mengerucutkan bibirnya sebal.

"Dari tadi gue denger cerita kalian tentang kerajaan. Tapi belum denger tuh cerita Ni-Ki" Taehyung menatap Ni-Ki yang sedari tadi diam. Seakan baru tersadar kalau si maknae belum menceritakan apapun, Jungkook dan Hyunjin langsung ikut mendesak anak itu untuk cerita.

"NAH! BENER JUGA! Disaat kita ngelayap ke jaman Pajajaran, lo kemana, Ki?"

Ni-Ki menatap abangnya satu persatu, lalu ia menghela nafas. "Kalian ke jaman Pajajaran? Kalo gue, ke jaman Penjajahan...."

Mereka langsung hening untuk beberapa detik, sebelum akhirnya tawa Hyunjin dan Jungkook pecah begitu saja. "Anjir! Ahahahaha. Muka lo sih Ki, muka-muka kolonial!"

"Aura penjajah lo terlalu kuat Ki, makanya lo dikirim ke jaman penjajahan, bukan ke jaman Pajajaran kayak kita."

"Disitu ada siapa aja Ki? Ada gue gak?" Jisung tidak menyerah.

"Gak ada. Yang gue liat cuma gue, bang Ayen, Eunchae, bang Hee, bang Beomgyu sama Haruto"

Jisung kembali mendengus lesu, lalu berubah serius sama seperti yang lainnya. Mereka sudah siap menyimak kisah perjalanan Ni-Ki di masa penjajahan.

"Oke, disitu lo, Ayen, Eunchae, sama yang lain jadi apa?"--Jungkook

"Jadi......... "









✨✨✨✨

Dalam gubuk sederhana yang hanya diterangi cahaya obor, tiga orang pemuda desa yang memiliki pemikiran cerdas berkumpul bersama untuk menyusun strategi. Mereka disebut sebagai Tiga Serangkai, yang beranggotakan Jeje, Mahesa dan Bambang.

Tetangga?! Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang