8. Rowoon Part III

2.8K 284 39
                                        

Andai saja kita tak dipertemukan,
Mungkin rasa cinta ini tak ada..

Sinb terdiam menatap Rowoon yang terlelap disampingnya.
Ia mengangkat lengan Rowoon yang memeluk perutnya.
Namun pergerakannya terhenti ketika Rowoon semakin menariknya kedalam dekapannya.

"ini masih terlalu pagi untuk bangun." bisik Rowoon.

Rowoon mengeratkan pelukan kemudian menempatkan kepalanya keceruk leher Sinb.
Entah mengapa ia sangat menyukai harum tubuh Sinb, begitu memabukkannya.
Padahal wanginya sama seperti wangi bayi.

"aku ingin ketoilet Tuan Kim." ucap Sinb.

Rowoon melepas pelukkannya kemudian ia bangkit berdiri, menggendong Sinb menuju kamar mandi.

"Tuan Kim!! Apa yang kau lakukan." tanya Sinb panik.

"toilet bukan?"

"iya toilet, jadi aku mohon turunkan aku."

"tidak akan pernah, Nona Hwang."

"aku mohon turunkan aku." pinta Sinb.

"kenapa? Malu?"

Sinb mengangguk kaku dengan Kepala tertunduk.
Rowoon terkekeh kemudian mencium pucuk kepala Sinb.

"kenapa malu? Bahkan aku sudah melihat semuanya." goda Rowoon.

Sinb memukul kesal dada Bidang Rowoon yang tak memakai kaos.

"tetap saja, jadi cepat turunkan aku." kesal Sinb.

Rowoon terkekeh, ia menurunkan tubuh Sinb dengan hati-hati.

"cepat aku masih mengantuk." rengek Rowoon.

"cih.. Bayi besar."

❤❤❤

Sinb melangkah pelan dengan kening berkerut bingung ketika Chani dan Jonghyun menoleh secara bersamaan dengan wajah datarnya.

"ada apa?" tanya Sinb.

Jonghyun dan Chani menggeleng kemudian melanjutkan aktivitasnya kembali bermain game.

"kau yakin Rowoon dengannya?" bisik Chani yang masih bisa didengar Sinb.

"hey.. Aku mendengarnya anak muda." kesal Sinb.

Chani menoleh kemudian menarik Sinb untuk duduk disebelahnya.

"denganku saja, bagaimana?"

Sinb mencubit gemas kedua pipi gembil Chani.

"anak kecil dasar."

Jonghyun menatap keduanya lembut, kemudian ia menoleh begitu merasakan sebuah tepukan.

"Siang Boss." sapa Jonghyun.

"bawa Chani pergi, ada hal yang harus kubicarakan dengan Sinb."

Jonghyun mengangguk patuh, ia menarik lengan Chani.

"ayo!!"

"mau kemana?" tanya Chani, dan kebingungannya bertambah ketika Rowoon mengkodenya untuk segera pergi.

"ahhh.. Hyung!! Aku sedang berbicara dengan Sinb." keluh Chani.

"berbicara apa merayu?" cibir Jonghyun.

"wahh.. Kau ingin mengadu dombaku."

Jonghyun terkekeh kemudian merangkul Chani.

"aku melihat Arin tadi, dia sekarang ada di taman bersama Jiho."

"benarkah?"

"benar, nanti kau mengajak Arin pergi ya. Biar aku bisa berdua saja dengan Jiho."

Chani memgangguk cepat, kemudian mendorong punggung Jonghyun untuk cepat.

Sinb with The BoysTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang