Awal Tinggal Bersama Part 3

1.8K 97 0
                                        

Setelah 2 jam mereka latihan, mereka pun memutuskan untuk pulang kerumah.
"Loh ko motor gue udah disini ?" Ucap Cakka yang kini baru saja sampa di halaman rumah barunya bersama RAG dan SISA
"Ko motornya ada 8 sih ?" Tanya Alvin bingung
"Yang 4 pasti punya kalian kan ?" Tanya Gabriel pada SISA
"Kalau udah tau kenapa nanya" Ucap Shilla jutek
"Ko mobil kalian juga disini sih ?" Tanya Alvin
"Suka suka kita lah sipit" Ucap Sivia cuek
"Eh ini ada pesan dari Uncle Day" Ucap Agni setelah melihat kertas dimobil Ify
"Buka email" Ucap Ify setelah membaca kertas tersebut
"Maksudnya Uncle Day nyuruh lo buka email lo ?" Tanya Sivia yang diangguki Ify
"Ya udah sekarang kita masuk" Ucap Ify

Kini CRAG dan SISA berada diruang TV dilantai 2.
"Kalian tunggu disini, gue ambil laptop gue dulu" Ucap Ify lalu meninggalkan SSA dan CRAG
"Emang ada apaan sih ?" Tanya Cakka bingung
"Mana gue tau" Ucap Gabriel
"Nih Vi" Ucap Ify yang kini berada dihapan Sivia sambil menyerahkan laptopnya kepada Via
"Ada pesan dari Uncle Day" Ucap Via setelah membuka email Ify
"Coba lo baca Fy" Ucap Shilla
"Kalian harus berangkat sekolah bersama dengan menggunakan kendaraan yang sama secara berpasangan, ini adalah upaya untuk berjaga jaga jika ada musuh yang ingin menyerang kalian. Pasangan kalian disesuaikan dengan kamar yang berhadap hadapan, kalian boleh menggunakan motor atau mobil kalian yang sudah Uncle antarkan. Tapi ingat ! Kalian harus berpasangan pasangan dalam kemanapun !" Ucap Ify membaca pesan dari Uncle Day
"Gue gak mau" Tolak Agni tegas
"Ko lo gak mau sih bidadariku ?" Tanya Cakka cemberut
"Karena lo bakal cari kesempatan kalau gue barangkat bareng sama lo" Ucap Agni
"Gue janji gak bakal modus ke lo ko" Ucap Cakka dengan wajah memelas
"OGAH" Ucap Agni sambil memalingkan mukanya dari Cakka
"Gue juga ogah berangkat sama orang sipit" Ucap Sivia
"Lo kira gue mau apa berangkat bareng sama lo ? Yang ada ban motor gue kempes kali karena ngeboncengin lo yang gendut itu" Ucap Alvin
"Apa lo bilang ?! Gendut ?! Gue gak gendut ya" Ucap Sivia
"Kalau gak gendut terus apa ? Pipi cubby kaya gitu juga" Ucap Alvin sambil melirik Sivia sekilas
"Pipi gue emang cubby tapi badan gue langsing sipit ! Dan lo perlu tau ya, mending gue yang cubby ini dari lo yang sipit. Bayangin deh lo ngendarin motor dengan mata sipit lo, pasti gak bakal keliatan tuh jalanan karena mata lo yang segaris" Ucap Via nyolot
"Walaupun mata gue cuman segaris tapi banyak ko yang nge fans sama gue" Ucap Alvin bangga
"Orang yang ngefans sama lo itu mungkin aja lagi kelilipan" Ucap Via yang membuat Alvin kesal dan memalingkan mukanya dari Via
"Gue juga OGAH berangkat bareng sama cowok kurus kaya dia, bawa motor sendiri aja kadang gak kuat nahan tuh motor pas berhenti, gimana nanti kalau ngeboncengin gue" Ucap Shilla sambil melirik Gabriel
"Dasar kesemek, lo pikir gue mau apa boncengin lo. Yang ada kasian motor gue karena dinaikin sama cewek jelek kaya lo yang mirip sama kesemek" Ucap Gabriel meledek Shilla
"Kesemek ? Lo bilang gue kesemek ? Mata lo katarak ya sampai sampai gak bisa bedain mana yang cantik dan jelek" Ucap Shilla
"Sayangnya mata gue masih normal dan dimata gue lo tuh termasuk standar rata rata" Ucap Gabriel
"Terserah lo" Ucap Shilla memalingkan mukanya dari Gabriel
"Gue gak mau boncengan sama lo" Ucap Rio to the point
"Gak papa ko, tapi jangan salahkan gue kalau lo kenapa napa nantinya dan gak ada yang nolongin" Ucap Ify santai
"Lo kira gue gak bisa bela diri apa ?" Ucap Rio kesal
"Bukankah seperti itu faktanya tuan Mario ?" Ucap Ify
"Terserah lo" Ucap Rio
"Guys, kita harus ikuti perintah dari Uncle Day ini supaya kita selalu dalam keadan aman" Ucap Ify tegas
"Tapi Fy.." Ucap Sivia terpotong
"Gak ada tapi tapian, kalau ada yang protes berarti dia siap untuk mati" Ucap Ify serius
"Gue nurut deh" Ucap Sivia lemas
"Tapi Uncle Day kan bilang tadi pagi kalau lo semua disuruh cari 8 anak yang masuk kedalam 8 perusahaan terbesar diAsia, tapi kenapa cuman ada kita berempat ?" Tanya Gabriel
"Bener juga kata lo Yel, lo semua gagal ya mencari 4 anak lagi" Ucap Alvin tersenyum remeh kepada SISA
"Kata siapa ?" Tanya Sivia
"Kata gue, karena disini kalian hanya menemukan kami berempat" Ucap Alvin
"Apa lo semua tau nama dari 4 perusahaan itu ?" Ucap Shilla dengan tatapan dan senyum sinis
"Gue tau ko" Ucap Gabriel
"Coba kalian sebutkan" Ucap Agni
"UMARI CORP, ZEE CORP, NUBU CORP dan D.A.A CORP" Ucap Cakka
"Terus apa hubungannya ?" Tanya Gabriel bingung
"Apa kalian tau nama panjang kita berempat ?" Tanya Ify
"Ya tau lah, lo kira kita pada tuli apa" Ucap Alvin
"Coba sebutin" Ucap Sivia
"Lo, Sivia Azizah" Ucap Alvin pada Sivia
"Lo, Agni Tri Wati" Ucap Cakka
"Lo, Ashilla Zahrantiara" Ucap Alvin
"Alyssa Saufika" Ucap Rio dengan nada malas
"Nama gue sama Agni jelek banget ya jadinya" Ucap Ify dengan senyum remeh
"Iya Fy" Ucap Agni
"Terus kalau nama kalian jelek kenapa ? Kalau mau protes, protes aja sama orang tua kalian" Ucap Alvin cuek
"Dengerin gue ya Sipit, sebenarnya nama mereka itu ada dihilangkan makanya jadi jelek" Ucap Via sambil melirik sinis Alvin
"Dihilangkan ? Maksudnya ?" Tanya Gabriel bingung
"Gue rasa kita perlu perkenalan dari awal lagi deh guys" Ucap Agni malas
"Kenalin gue Ashilla Zahrantiara anak dari Zaenal dan Endang sang pemilik ZEE CORP" Ucap Shilla sedikit sombong
"Kenalin gue Sivia Azizah anak dari Desminar dan Azwir pemilik D.A.A CORP" Ucap Sivia bangga
"Kenalin gue Agni Tri NUBUwati, anak dari Suyoto dan Kuwatiningsih. Dan kalian pasti tau dong nama perusahaan bokap gue" Ucap Agni sambil menekan kata 'NUBU'
"Gue Alyssa Saufika UMARI, anak dari Hanafi dan Gina. Gue rasa gak ada yang harus dijelaskan tentang ini" Ucap Ify santai setelah menekan kata 'UMARI'. CRAG yang mendengar nama asli mereka pun terkejut.
"Lo gak lagi bercandakan ?" Ucap Cakka
"Demi apa lo anak dari perusahaan itu ?" Tanya Gabriel tak percaya
"Jangan ngaku ngaku deh kalian" Ucap Alvin
"Gue gak percaya lo adalah anak dari keluarga Umari, bilang aja kalian mau ngerjain kita kan makanya kalian ngaku ngaku jadi anak pengusaha terkaya di Asia" ucap Rio kepada Ify
"Apa perlu gue telfon bokap nyokap gue ? Atau perlu gue kasih tau foto gue sama keluarga gue atau kasih alamat asli gue" Tanya Ify
"Jika lo memang anak dari keluarga Umari, gue cuman butuh bukti fotonya aja karena gue tau Pak Hanafi dan Ibu Gina pasti sibuk" Ucap Rio
"Ok, silahkan lo liat sendiri" Ucap Ify sambil menyerahkan handphone nya kepada Rio
"Ini asli Yo" Ucap Cakka terkejut ketika melihat isi galeri di HP Ify
"Jadi benaran kalau kalian itu anak dari perusahaan ini?" Ucap Alvin tak percaya
"Apa bukti yang gue kasih kurang ?" Tanya Ify
"Cukup, udah cukup membuktikan ko" Ucap Rio sambil mengembalikan HP Ify
"Tapi jangan karena posisi perusahaan bokap kalian lebih tinggi dari perusahaan bokap kita, kalian bakal seenaknya sama kita" Ucap Gabriel
"Lo gak perlu khawatir tuan Gabriel Stevent Damanik. Disini kita gak akan membawa bawa posisi perusahaan keluarga kita ko" Ucap Shilla
"Kalian anggap kami seperti biasanya aja, dan jangan sampai kalian membongkar identitas asli kami kalau kalian masih ingin hidup" Ancam Agni
"Kita gak bakal ember ko bidadari ku" Ucap Cakka
"Kalau ada yang tau tentang identitas asli kita, maka kalian adalah orang pertama yang akan kami cari" Ucap Ify dengan wajah serius membuat CRAG sedikit takut
"Kita janji gak bakal ember ko" Ucap Alvin
"Bagus, sekarang kalian boleh bubar" Ucap Ify

UNEXPECTEDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang