Setelah 2 jam Ozy, Deva, Bastian dan Ray mengobrol dengan SISA, mereka pun memutuskan untuk pulang. Setelah mereka pulang, SISA pun masuk kedalam rumah dan mendapati CRAG yang terdiam.
"Ekhm" Dehem Rio yang membuat langkah SISA terhenti
"Siapa tadi ?" Tanya Gabriel
"Bukan urusan lo" Ucap Shilla ketus
"Yayang Agni gak selingkuh kan sama bocah tengil itu ?" Tanya Cakka dengan muka memelas
"Apaan sih ?!" Ucap Agni kesal
"Lo bilang bukan urusan kita ? Apa lo lupa apa yang dibilang sama Uncle Day waktu itu ? Uncle Day bilang kalau kita itu harus menjaga satu sama lain, jadi kita juga harus tau siapa teman dan siapa lawan" Ucap Alvin
"Kalau lo ngeliat kita dekat sama mereka, berarti mereka teman. Lo gak bego kan ? Mana ada sih orang yang mau seakrab itu sama lawan ?" Ucap Sivia judes
"Ya udah, kalau mereka teman kita berarti kita juga harus tau nama mereka" Ucap Rio
"Ray, Deva, Bastian dan Ozy" Ucap Ify datar
"Udah tau kan ? Jadi gak usah banyak tanya" Ucap Shilla jutek
"Terus mereka siapa disini ?" Tanya Gabriel
"Lo gak dengar ya apa yang dibilang Shilla ?" Tanya Sivia marah pada Gabriel
"Ya kita kan harus tau juga" Ucap Rio kesal
"Bastian posisinya sama seperti Sivia, dia yang paling diandalkan kalau soal IT. Ozy posisinya sama seperti Agni, dia yang paling diandalkan dibagian persenjataan dan beladiri. Deva posisinya sama seperti Shilla, dia yang paling diandalkan soal pakaian untuk kelompok dan juga untuk misi. Ray posisinya sama kaya gue yaitu pemimpin, kita yang paling diandalkan dalam hal strategi. Mereka ke sini untuk meminta pendapat sama kita karena posisi kita yang sama, jadi udah jelas kan semuanya tuan tuan ?" Ucap Ify santai
"Ada yang mau ditanyakan lagi tuan yang cerewet ?" Tanya Agni dengan nada meledek
"Gak ada, udah cukup" Ucap Rio
"Berarti lo gak selingkuhkan bidadari Agni ku ?" Tanya Cakka
"Pikir aja sendiri" Ucap Agni ketus lalu berjalan menuju kamarnya diikuti Shilla dan Sivia
"Jangan lupa besok kita berangkat bareng, gue gak ingin besok kita terlambat jadi sekarang kalian tidur deh" Ucap Ify lalu meninggalkan CRAG
******************************
Keesokan harinya SISA sudah siap dengan seragam dan tasnya, kini mereka tengah menunggu CRAG di teras.
"Pagi bidadari cantikku" Sapa Cakka yang muncul duluan diikuti Rio, Gabriel dan Alvin
"Kita berangkat naik apa ?" Tanya Gabriel
"Mobil aja" Ucap Shilla
"Motor aja dong" Ucap Cakka
"Kagak ! Gue gak mau lo modus sama gue nantinya, mending sekarang kalian ke garasi terus ambil mobil kita" Ucap Agni
"Ogah ! Gue maunya naik motor" Ucap Alvin
"Heh sipit ! Gue bilang mobil ya mobil" Bentak Via
"Udah jangan berantem. Kita gantian aja, sekarang kita berangkat naik mobil biar besok kita berangkat naik motor. Gimana ?" Ucap Ify
"Gue setuju" Ucap CRAG
"Ya udah deh" Ucap SSA
Akhirnya mereka pun berangkat menggunakan mobil secara berpasang pasangan. Shilla - Gabriel, Sivia - Alvin, Agni - Cakka, Ify - Rio.
******************************
Sesampainya disekolah, para siswa memperhatikan SISA yang baru saja keluar dari mobil masing masing diikuti CRAG. SISA yang merasa risih pun akhir nya jalan duluan sedangkan CRAG berjalan santai dengan tampang coolnya. Sesampainya dikelas.
"Fy, lo ko bisa sih berangkat bareng CRAG ?" Tanya Chelsea
"Mana mereka pake mobil lo pada lagi" Ucap Bagas
"Gak usah kepo" Ucap Sivia ketus
"Yah elah Vi, lo pelit amat bagi cerita sama kita kita" Ucap Diva
"Gak usah rumpi deh lo pada" Ucap Shilla tak kalah ketus
"Bubar gak, atau lo semua gue gampol satu satu" Ancam Agni
"Iya deh kita bubar" Ucap Chelsea
Saat jam istirahat SISA pun langsung menuju kantin dan memesan makanan mereka.
"Guys, gue takut mereka curiga kalau kita berangkat bareng CRAG terus" Ucap Sivia
"Gak usah peduliin mereka kali Vi, cuekin aja kekepoan mereka" Ucap Agni
"Hai bidadari ku" Sapa Cakka
"Boleh gabung gak ?" Lanjut Cakka
"Tumben" Ucap Agni
"Kalau bukan karena Uncle Day gue juga ogah" Ucap Rio pelan
"Ya udah, duduk" Ucap Ify tanpa menoleh ke Rio. CRAG pun duduk berhadapan dengan SISA
"Ntar pulang sekolah kita semua mau latihan basket dulu" Ucap Alvin
"Terus ?" Ucap Sivia
"Lo pada mau nunggu kita latihan atau mau pulang duluan ?" Tanya Gabriel
"Kita tungguin kalian, ingat kata Uncle Day kalau kita itu harus bersama. Kita semua gak ada yang mau ngambil resiko dengan pulang duluan dan ninggalin kalian, apalagi kalian semua itu gak terlalu pandai dalam hal berkelahi dan persenjataan" Ucap Ify
"Ya udah kalau gitu, ntar jangan pada kagum ya liat kita pada ngebasket" Ucap Cakka narsis
"Kagum ? Sama kalian ? Ogah banget" Ucap Shilla
"Mata gue masih normal" Ucap Agni ketus
"Mata sipit aja sok sok an main basket" Ledek Via
"Awas aja lo sampai kagum sama gue" Ancam Alvin yang tidak diperdulikan oleh Sivia
"Kalian latihan berapa jam ?" Tanya Ify
"Palingan juga 2 jam an" Ucap Rio
"Kalau gitu nanti kita tunggu dimobil aja" Ucap Agni
"Jangan gitu dong bidadari ku, emang lo gak mau liat abang ganteng ini main basket apa ?" Ucap Cakka dengan nada manja
"Gak mau dan gak pernah mau gue liat lo main basket" Ucap Agni ketus
"Jangan gitu dong, ayo dong bidadariku. Lo liat gue latihan ya ya" Rayu Cakka
"Ya udah, risih gue denger lo ngomong mulu" Ucap Agni kesal
"Yey ! Entar bidadari kesayangan gue ngeliat gue latihan" Ucap Cakka kegirangan
"Biasa aja kali Cakk" Ucap Alvin
"Gue seneng Vin karena bidadari gue mau liat gue yang ganteng bin pinter ini latihan basket" Ucap Cakka
"Kalau lo masih berisik, gue gak bakal liat lo latihan" Ucap Agni
"Ok gue bakal diam asal lo liat gue latihan" Ucap Cakka senyam senyum
"Kalau gitu kita balik kekelas yuk, udah mau masuk nih" Ajak Gabriel
"Yuk" Ucap CRA
"Kalian gak kekelas ?" Tanya Gabriel
"Ini juga mau kekelas" Ucap Shilla ketus
"Biasa aja kali neng" Ucap Alvin
"Udah biasa" Ucap Via sambil melirik sinis Alvin
"Udah lah jangan berantem" Ucap Rio
"Kalau bukan karena dia duluan mah gue gak bakal mulai" Ucap Gabriel
"Bisa berhenti berantemnya ?" Ucap Ify dingin
"U-u-udah Fy" Ucap Gabriel ketakutan
"Cabut" Ucap Ify lalu berjalan mendahului CRAG diikitu SSA
KAMU SEDANG MEMBACA
UNEXPECTED
AcciónSegala hal tak terduga akan mereka hadapi kedepannya demi keberhasilan sebuah misi. Dapat kah mereka melewati segala hal yang terjadi secara tiba tiba itu ? Akankah takdir akan ikut campur dalam sebuah misi itu ? (Cover by Neyza Alfathunissa) Up : J...
