Awal Tinggal Bersama Part 4

1.9K 88 0
                                        

Saat ini CRAG sedang berkumpul di ruang TV lantai 1. Mereka tengah asik bermain PSP, namun tak lama berselang SISA pun menghampiri mereka.
"WOY !" Teriak Agni pada CRAG yang tengah serius pada PSP nya.
"Apaan sih ? Ganggu aja deh" Ucap Alvin yang masih fokus pada PSP nya
"Mau berhenti atau kita hancurin stik PSP kalian ?" Tanya Shilla dingin
"Ck, ganggu aja sih kalian" Ucap Gabriel setelah meletakkan stik PSP nya begitu juga dengan CRA
"Bikinin kita makanan" Ucap Sivia dengan nada memerintah
"What ?! Siapa lo nyuruh gue bikin makanan ?" Ucap Alvin
"Kalau laper, ya bikin makanan sendiri" Ucap Rio ketus
"Lo kan babu kita, jadi sebagai babu yang baik mending kalian bikinin kita makanan" Ucap Shilla
"Lo gak mau kan dipanggil PENGECUT ?" Tanya Sivia
"Ya udah kita bikinin" Ucap Gabriel
"Cepetan ya" Ucap Shilla
"Ya udah, kalian tunggu disini ya. Biar abang abang yang ganteng ini masakin makanan buat kalian" Ucap Cakka
"Abang ? Lo kita tukang bakso apa ?" Ucap Rio kesal
"Hehehe pis Yo" Ucap Cakka sambil menganggat kedua jarinya membentuk huruf 'v'
"Emang kalian tau mau masak apa ? Kita kan belum nyebutin makanan yang kita inginkan" Ucap Agni
"Oh iya, ya udah. Para bidadari ku yang cantik ini pada mau makan apa ?" Tanya Cakka
"Gue mau nasi goreng sea food, dan lo yang harus buat" Ucap Ify sambil menunjuk Rio
"Iya iya" Ucap Rio kesal
"Gue mau omelet dan lo yang buat" Ucap Shilla pada Gabriel
"Gue mau udang tepung dan lo yang buat. Jangan lupa ya kalau masak itu matanya dibuka biar keliatan, jangan merem mulu" Ucap Via pada Alvin
"Cerewet banget lo" Ucap Alvin cuek
"Gue mah gampang, lo bikinin gue ayam goreng aja" Ucap Agni pada Cakka
"Siap bidadari ku" Ucap Cakka yang langsung menuju dapur diikuti RAG

Didapur CRAG pun mulai mengerluarkan bahan bahan yang mereka butuhkan dari kulkas, mereka pun mulai memasak makanan yang diinginkan SISA.
"Untung aja bahan bahannya lengkap dan udah disediain sama Uncle Day" Ucap Gabriel yang kini tengah memotong sayuran
"Bener Iel, kalau bahannya gak lengkapkan kita harus dadak nyari dulu" Ucap Alvin yang kini tengah membuat adonan tepung
"Akhirnya gue bisa masakin makanan juga buat bidadari gue" Ucap Cakka yang sedang membersihkan ayam sambil senyum senyum
"Guys, kayanya Cakka udah benar benar gila deh. Masa dia senang banget sih jadi babu mereka" Ucap Rio pada Alvin dan Gabriel
"Bener lo Yo" Ucap Gabriel menyetujui perkataan Rio
"Apa lo bilang ? Gue gila ? Ya ampun Yo, mana ada sih orang gila seganteng gue ? Mana ada coba orang gila secerdas gue ? Lo pikir dong Yo, emang lo mau berteman sama orang gila ?" Ucap Cakka
"Sebenarnya sih gue terpaksa Cakk temanan sama lo, habis lo malu maluin gue mulu sih" Ucap Rio yang membuat Gabriel dan Alvin tertawa
"Jujur amat lo Yo" Ucap Alvin
"Sakit tuh Hahahaha" Ucap Gabriel
"Jahat kalian" Ucap Cakka ngambek
"Yah ngambek" Ucap Gabriel
"Gitu aja lo ngambek Cakk, kaya cewek aja lo" Ucap Rio
"Bodo" Ucap Cakka
"Oh iya, ini kita buat sekalian aja kali ya untuk kita juga" Ucap Gabriel
"Iya lah Iel, lo kira kita masak cuma untuk mereka ? Ya kali Iel, emang lo gak butuh makan apa ?" Tanya Alvin
"Hehehe iya juga ya" Ucap Gabriel
"Ngomong ngomong disini yang paling gampang masaknya cuman Cakka ya" Ucap Alvin
"Iya, tapi belum tentu enak Vin" Ucap Gabriel
"Diantara kita kan yang bakat jadi koki cuman dia" Ucap Alvin sambil menepuk bahu Rio
"Apa lo bilang ? Gue ? Jadi koki ? Gak level kali ya" Ucap Rio
"Tapi diantara kita berempat yang setiap masak pasti enak tuh lo Yo" Ucap Gabriel
"Bener tuh kata Iel, gue setuju" Ucap Alvin
"Terserah kalian" Ucap Rio

Setelah menunggu beberapa lama, CRAG pun datang menghapiri SISA dengan makanan sesuai keinginan mereka.
"Nih punya lo" Ucap Gabriel sambil meletakkan piring dihadapan Shilla
"Nih" Ucap Alvin sambil meletakkan piring dihadapan Sivia
"Ini buat bidadari ku yang cantik, jangan lupa dihabisin ya" Ucap Cakka tersenyum kepada Agni, namun Agni tidak meladeni Cakka
"Ini" Ucap Rio menyerahkan piring dihadapan Ify dan Ify menerimanya
"Ngomong ngomong, kalian ko bawa dua piring ?" Tanya Shilla
"Yang satu buat kalian dan yang satu lagi buat kita, lo kira kita gak laper apa ?" Ucap Gabriel
"Gue gak yakin nih makanan enak rasanya, secara yang bikin matanya sambil merem" Ucap Sivia yang tengah menatap makanannya
"Ya udah, kalau lo ragu sama rasanya mending gak usah dimakan, gitu aja ko ribet" Ucap Alvin yang sedang menyantap makanannya
"Gue coba deh" Ucap Ify
"Gimana Fy ?" Tanya Shilla setelah Ify memakan nasgor sea foodnya
"Lumayan" Ucap Ify datar
"Lumayan ? Gila lo Fy, padahal Rio kalau masak itu pasti enak dan gak mungkin cuman sekedar lumayan" Ucap Cakka
"Terus lo mau protes ? Yang makan nih masakan siapa ? Yang berhak nilai siapa ? Kenapa lo yang ribet ?" Ucap Ify ketus
"Punya gue malah kurang garam Fy" Ucap Shilla setelah memakan omeletnya
"Kalau punya gue keasinan Fy" Ucap Sivia setelah memakan udang tepungnya
"Wah Alvin udah pengen cepet cepet nikah ya ?" Goda Cakka
"Apaan sih lo Kka ?" Ucap Alvin kesal
"Punya gue lumayan ko" Ucap Agni
"Beneran bidadari ku ? Masakan gue enak ?" Tanya Cakka dengan mata berbinar binar pada Agni
"Gue bilang LUMAYAN bukan ENAK, lo gak tuli kan ?" Ucap Agni dengan nada malas
"Iya deh iya, yang penting rasanya enak dan gak kurang apapun seperti kedua teman gue" Ucap Cakka bangga

Setelah selesai makan, SISA pun memilih duduk diteras dan CRAG pun sedang mengobrol diruang tamu. Tiba tiba ada 4 orang cowok menghampiri SISA.
"Hai kak Ify, kak Shilla, kak Agni dan Kak Via" Ucap cowok berambut gondrong
"Hai juga Ray, ada apa lo kesini ? Tumben banget lo malem malem kesini" Ucap Ify
"Gue dengar kalian baru aja pindah kesini, jadi gue sama Deva,Ozy dan Bastian memutuskan untuk kesini" Ucap Ray
"Gue yakin kalian kesini juga bukan karena itu aja kan alasannya ?" Tanya Sivia
"Hehehe kakak tau aja" Ucap Bastian
"Jadi ada perlu apa kalian kesini ?" Tanya Shilla
"Gue mau minta tolong sama kak Sivia buat mecahin kode yang dikirim seseorang lewat email gue, lo bisa gak kak ?" Tanya Bastian pada Sivia
"Bisa ko, sini biar gue bantuin" Ucap Sivia yang menyuruh Bastian duduk disampingnya
"Gue juga mau minta saran sama kak Agni untuk perlengkapan bela diri, lo bisa gak kak ?" Tanya Ozy pada Agni
"Bisa ko, kita ngobrol dikursi halaman depan aja yuk" Ucap Agni lalu berjalan bersama Ozy menuju kursi yang berada dihalaman depan
"Kak, gue minta tolong dong sama lo. Ajarin gue strategi yang muktahir untuk mengetahui musuh, gue lagi bingung nih kak" Ucap Ray pada Ify
"Ya udah, kita ngobrol di ayunan halaman depan yuk" Ucap Ify
"Kak Shilla, gue mau ngobrolin tentang desain baju antipeluru yang baru sama lo. Lo bisa kan kak ?" Tanya Deva pada Shilla
"Bisa, yuk kita ngobrol didekat kolam ikan" Ucap Shilla

CRAG yang tadinya sedang asik mengobrol tiba tiba terhenti ketika melihat kedekatan keempat cowok tersebut dengan SISA. Padahal keempat cowok tersebut jelas jelas lebih muda dari mereka.
"Mereka siapa guys ?" Tanya Gabriel yang kini tengah menatap Shilla dengan Ozy
"Gue gak tau, tapi ko bisa ya mereka sedekat itu sama cewek cewek itu ?" Tanya Alvin
"Hua... Gue cemburu.. Bidadari Agni kesayangan gue.. lebih deket sama brondong ketimbang sama gue" Teriak Cakka
"Berisik Cakk" Ucap Rio
"Gue gak mau kehilangan bidadari gue !!!" Teriak Cakka tak menghiraukan ucapan Rio
"Lo mau diem atau mau gue lakban tuh mulut ?" Ucap Alvin ketus yang membuat Cakka langsung terdiam

UNEXPECTEDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang