Chapter 12

274 39 5
                                        

2 hari kemudian...

Suara ayam berkokok mulai terdengar bersamaan dengan cahaya matahari yang hangat memasuki kamar seorang Luna Keyzha lewat lubang-lubang ventilasi. Gadis pemilik kamar itu sudah siap dengan memakai busana muslim lengkap dengan kerudung putih.

Kini, Luna sedang duduk di meja rias sambil memakai kerudung putih segitiga yang sedari tadi tidak selesai terpasang. Bagaimana tidak? Dipakai, dilepas, dipakai lagi, dilepas lagi sampai tujuh belas kali lamanya.

Maklum saja, gadis pecinta fashion itu sangat suka dengan kerapihan. Salah sedikit saja, pasti nanti diulang lagi sehingga benar-benar rapi. Begitu seterusnya.

"Nahhh beginikan cakep." Ucapnya, lalu ia berpose layaknya sedang berfoto menghadap sebuah kamera.

"Tapi kok ini jarum pentulnya kurang bagus ya?" Luna mendongakkan kepala untuk melihat jarum pentul yang telah dipasangnya di kerudung. "Ih iya, warnanya gak cocok sama kerudungnya, agak-agak gimana gitu. Ganti aja deh."

Luna melepas kerudungnya kembali, lalu mengambil jarum pentul yang baru berwarna kuning dari bantalan jarum. Ya, warna saja harus diperhatikan bagi Luna.

"Nah beres. Tapi kok jadi kerudungnya yang aneh?" Ucapnya lagi. Ribet banget ya... Kapan selesainya coba?

Ia berpikir memilih untuk mengganti kerudung atau tidak. Lalu Luna melirik jam di dinding yang sudah menunjukkan pukul setengah 6 pagi. "Yaudah lah, biarin aja." Akhirnya Luna mengambil tas ransel, sepasang sepatu dan kaus kaki. Lalu ia segera keluar kamarnya untuk menuju kamar Mamanya yang tepat berada di samping kamar ini.

"MAMA!! UDAH SELESAI BELUM DANDANNYA??" Teriak Luna. Lalu ia mengintip lewat pintu untuk mengetahui aktivitas Mamanya. Ternyata Mamanya itu tengah memilih-milih warna lipstik.

"BENTAR LAGI, LUN! MAMA MASIH PAKE LIPSTIK." Teriak Mamanya menjawab anak sulungnya.

"Oke. Luna tunggu di bawah." Gadis itu langsung bergegas pergi menuju ruang tamu.

Disitu sudah ada Caca, adiknya yang masih kelas 6 SD sedang menonton televisi.

"Mama lagi apa, Mbak?" Tanya Caca setelah mengetahui kehadiran Luna.

"Lagi make-up an." Jawab Luna. Lalu ia duduk di sofa.

"Kok lama banget sih."

Luna hanya menggendikkan bahu sebagai jawaban, lalu memainkan ponsel nya untuk mengechat seseorang.

Perkumpul pecinta Aljabar💕

Luna
WOI...
PARA MANUSIA YANG BELUM MATI, BERANGKAT SEKOLAH SEKARANG YOK!!!!

Gifta
Y, otw

Luna
Singkat, padat dan
gak jelas_-

Setelah membalsa chat itu, ia menaruh ponsel di atas meja. Rasa gelisah mulai muncul sebab Mamanya belum juga keluar. "MAMA, UDAH APA BELUM? KOK LAMA BANGET SIH..."

"IYA. MAMA UDAH SELESAI. TINGGAL MILIH-MILIH TAS DULU." Jawab Mamanya. Pantas saja Luna suka dengan fashion, ternyata menurunkan sifat dari Mamanya.

Kami Sahabat Sejati [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang