Hany menatap ke luar jendela kamar asramanya sambil duduk di kursi melihat pemandangan gedung-gedung yang menjulang ke atas, disampingnya ada jalan raya yang selalu ramai dengan orang-orang yang berlalu lalang di sana.
Sudah tiga bulan berlalu dengan cepat Hany dan Ajeng berada disini, memang mereka sudah mendapat banyak kenalan dan Hany akui semuanya ramah-ramah. Hanya saja pikirannya tetap tertuju kepada para sahabatnya.
Hany membuka laci meja yang didalamnya ada ponselnya. Ponsel ini baru pertama kali Hany buka. Bukannya Hany sok sibuk, tapi terkadang Hany selalu terlelap dan kelelahan saat pulang dari sekolah, dan akhirnya ia lupa lagi untuk membuka ponsel.
Ia menyalakan ponselnya terlebih dahulu. Kemudian ia juga mengaktifkan data seluler dan pada saat itu ponselnya terus berbunyi, tanpa henti. Banyak sekali pesan-pesan dari teman-temannya, bahkan Hany pun tak sanggup untuk membaca semuanya karena masalah waktu.
Felina 450
Luna 984
Alfia 2.014
SevenTwo 306
Komunitas 7-2 8.386
Fahri 157
Raefal 401
Davina 24
Destria 17
Gifta 3
Kebanyakan pada nyepam saja, apalagi chatnya Alfia, hanya sebatas 'P'. Namun yang pertama kali Hany buka yaitu Gifta karena pesannya yang paling sedikit.
Gifta
One month ago
Hany, Apa kabar? Baek?
Two month ago
Ohh, ternyata Baek toh.
Two weeks ago
Soms banget Lo ya gak bales² pesan dari gue! Gue cuman ingin beritahu, semenjak Lo dan Ajeng gak ada disini, semuanya pada berubah. Pada pinginnya jajan sendiri-sendiri, kalo misalkan disuruh buat kelompok, pasti pada misah-misah gak mau barengan, udah gitu kita jadi jarang ngomong dan lebih milih diam kalo lagi ngumpul. Rasanya jadi bedaaaaaa banget. Kayak ada yang kurang gitu, jadi semuanya males. Hehehe maaf gue jadi curhat🙂. Gue harap Lo sempetin bales chat gue, walaupun sekaliiiii aja gue udah seneng banget. Udah gue cuman mau bilang gitu doang. Emang chatan gue langsung kayak begini, gak nyepam kayak Alfia sama Luna. Moga Lo gak pusing bacanya. Salam dari gue, Gifta.
Hany termenung. Lalu jarinya segera menekan keyboard nya.
Me :
Aku dan Ajeng baik² saja
Saat Hany ingin mengetik lagi, terdengar decitan suara pintu terbuka bersamaan dengan suara orang yang memanggil namanya. "Hany."
Hany langsung menengok ke belakang dan meletakkan ponselnya kembali di atas meja seraya menyahut, "Apa?" Ternyata orang yang memanggil itu adalah Ajeng.
"Kamu baca chat dari Gifta ya?"
"Iya."
Ajeng duduk di pinggiran kasur lalu mengambil sisir dan mulai menyisir rambutnya yang hitam panjang. "Semalam aku juga baca chatnya Gifta, tapi nggak aku bales. I don't know whether she was angry or not, when i didn't reply to his massage." Ujarnya yang sudah mulai lumayan bisa berbicara bahasa Inggris.
"Day by day, your English is getting better. I feel Amazed." Balas Hany lalu dia membalikkan kursinya sedikit miring ke kanan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kami Sahabat Sejati [COMPLETED]
General Fiction"Persahabatan sejati kami tidak akan mudah hancur bila tak ada satu pengkhianat." Berawal dari Hany, Felina, Ajeng, Alfia, Luna dan Gifta memasuki SMP Winanta. Mereka menjadi sebuah sahabat sejati dan berjanji akan saling menjaga satu sama lain. Ala...
![Kami Sahabat Sejati [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/205211547-64-k671310.jpg)