Seorang gadis dengan masalalu yang kelam,hampir di renggut kesuciannya oleh Ayah tirinya,hingga membuat dia mengalami trauma baik secara psikis atau pun mental,dia yang dulu ceria,sekarang memilih diam dan sangat tertutup,bahkan jika bersentuhan den...
Terkadang hidup seperti mempermainkan aku,menganggapku lelucon yang siapa saja bisa menertawakan aku.Dan sekarang,setelah aku bertemu dengan Vanesha hidupku yang dulu seperti lelucon,berubah menjadi hal-hal yang manis.
"Bukankah itu Ibunya Vanesha?"tanyaku dalam hati
Baru sekali aku bertemu dengan beliau,beberapa hari yang lalu saat aku datang untuk menjemput Vanesha ke Kampus,sekarang aku melihat sosok wanita yang hampir memasuki kepala lima sedang bersama seorang pria.
Entahlah,seharusnya aku mengabaikannya,harusnya aku bersikap masa bodo,tapi tidak untuk sekarang?aku justru mengikuti sosoknya yang masuk ke dalam sebuah cafe,pria yang di temui memakai mobil mewah,berpenampilan seperti seorang pembisnis,akhirnya aku duduk tidak jauh dari mereka,aku ingin tahu siapa pria yang di temui oleh Ibu dari kekasihku.
"Vanesha apa kabar?"tanya pria tersebut
"Dia kenal Vanesha"gumamku dalam hati
"Dia baik,dia sudah mulai memiliki teman di kampus barunya,dia lebih sering tersenyum daripada murung seperti dulu"
"Aku ingin mengajak kalian tinggal bersamaku lagi"
"Tidak semudah itu mas,Vanesha mengalami trauma sangat dalam,aku tidak bisa egois,memaksa dia kembali untuk tinggal di rumahmu"
"Aku semakin tua,aku ingin kamu merawatku"
"Merawatmu?"
"Iyah"
"Aku sudah merawatmu,tapi kamu hampir saja merusak anakku,kesalahanmu terlalu besar,bahkan hubunganku dengan anakku sendiri menjadi rusak karna ulahmu"
"Aku khilaf waktu itu"
"Khilaf yg seperti apa?kamu hampir memperkosa anakku dua kali"
Aku terkejut mendengar pembicaraan mereka,rahangku mengeras,kedua telapak tangankku sudah meremas pinggiran meja,dadaku juga sudah bergemuruh menahan emosi,tapi aku harus bisa mengelola emosiku dengan baik saat ini,aku harus tetap diam untuk mendengarkan pembicaraan mereka.
"Itu sudah berlalu sangat lama,aku juga sudah berusaha meminta maaf padamu,jika kamu mengizinkan,aku juga akan menemui Vanesha untuk meminta maaf pada dia secara langsung"
"Jangan temui dia,dia pasti akan ketakutan melihatmu mas"
"Kembalilah ke rumah"
"Beri aku waktu,aku akan bicarakan hal ini pada Vanesha"
Aku segera keluar dari cafe ini,sebelum Ibunya Vanesha melihatku,tapi aku sudah mengingat bagaimana wajah seorang iblis yang hampir memperkosa Vanesha,lalu aku juga mengingat plat nomor mobilnya,aku pastikan jika dia mencoba berbuat seuatu pada Vanesha,tanganku sendiri yang akan membunuh dia.
Vanesha pov
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.