brownis dari Selena

1.2K 207 36
                                        

Ale Pov

Ternyata aku tidak hanya merindukan Paman dan Selena,atau merindukan suara bising di bengkel milik mereka,tetapi aku juga merindukan masakan Selena.

Aku benar-benar lahab memakan masakannya Selena,"pelan-pelan Ale"tegur Selena

Dan semua mata tertuju padaku,Vanesha juga Paman,"apa membongkar satu motor membuatmu sangat lapar hah?"tanya Paman

"Ah tidak!aku hanya merasa masakan ini sangat enak"jawabku

"Masakan di rumah Papa juga selalu enak,Papa selalu menyuruh pelayan memasak makanan favoritmu"ucap Vanesha

Aku memejamkan kedua mataku beberapa detik,sedangkan Paman dan Selena mengulum senyum seperti mengejekku,kekasihku ini benar-benar terlalu polos.

"Aku sudah lama tidak memakan masakanmu Selena,aku rindu dengan masakan ini"ungkapku

Selena tersenyum,namun Paman justru tertawa sangat nyaring,sedangkan Vanesha?dia terlihat acuh,dia seperti tidak merasa berdosa sama sekali.

"Makanlah,nanti sayurnya aku ambilkan lagi untukmu"ucap Selena

Aku mengangguk,lalu memilih melanjutkan makan seperti perintah dari Selena.

                                    ***

Sudah pkl.14:30 wib,waktunya kami untuk kembali ke rumah,ke rumah Papa tentu saja.

"Sampaikan salamku untuk Papa dan Mamamu yaa?"ucap Selena

"Pasti,Mama pasti akan suka dengan brownies buatanmu ini"balas Vanesha

Aku melihat jika kekasihku sudah membawa kotak berukuran cukup besar,yang aku kira isi di dalamnya Brownies buatan Selena.

"Ah ya sebentar"lanjut Vanesha

Lalu dia mendekatiku,dengan tangan kanannya yang mencoba meraba tubuhku,"kamu cari apa?"tanyaku

"Dompetmu dimana?"balas Vanesha

Aku pun segera mengeluarkan dompet dan memberikan pada Vanesha,"kenapa kalian lucu sekali sih?"tanya Selena

"Setiap hari kami selalu kejar-kejaran kalau di rumah Papa"jawabku

"Oh ya?berantem hal-hal kecil?"tanya Selena

Aku mengangguk,"bukan!rumah Papa terlalu luas,jadi sayang kalau tidak di manfaatkan untuk berolahraga,jadi kami memilih main kejar-kejaran disana"ungkap Vanesha

Paman dan Selena sontak tertawa,aku hanya mengulum senyum sembari menggelengkan kepala secara pelan,sekarang dia sudah pandai melucu.

"Ah ini"ucap Vanesha

"Apa ini?"tanya Selena

"Itu alamat rumahnya Papa,Paman dan kamu harus datang ke rumah akhir pekan nanti yaa?aku mohon"jawab Vanesha dengan suara merengek seperti anak kecil

Paman dan Selena saling bertatapan,mungkin mereka sedang menimbang atas permintaan Vanesha.

"Baiklah,nanti kami akan usahakan"balas Paman

Vanesha tersenyum,dia terlihat sangat senang mendengar jawaban dari Paman.

"Kami pulang dulu"ucapku

"Hati-hati di jalan"balas Selena

Aku dan Vanesha mengangguk,"Minicoopermu ini sangat keren Le"ucap Paman

Sedari awal aku datang,Paman selalu memuji mobilku,aku tahu kami memang memiliki selera yang sama.

Sedari awal aku datang,Paman selalu memuji mobilku,aku tahu kami memang memiliki selera yang sama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SILUET KEHIDUPANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang