Seorang gadis dengan masalalu yang kelam,hampir di renggut kesuciannya oleh Ayah tirinya,hingga membuat dia mengalami trauma baik secara psikis atau pun mental,dia yang dulu ceria,sekarang memilih diam dan sangat tertutup,bahkan jika bersentuhan den...
Aku membawa Vanesha ke bengkel,tempatku bekerja,pemilik bengkel ini adalah sahabatku,Edo Pram namanya,namun aku sudah biasa memanggilnya Paman,usianya sudah masuk kepala empat,dia seorang mantan pembalap,kaki kanannya patah karna mengalami kecelakaan parah saat dia sedang berlaga di area balap,dari kejadian itu dia memutuskan untuk berhenti menjadi seorang pembalap dan mengembangkan bisnis bengkel.
"Baru keliatan aja kamu"ucap Paman saat aku baru saja sampai ke bengkel
Aku segera memeluknya,hubungan kami memang sudah sangat dekat,layaknya keluarga.
"Iyah,aku sedikit sibuk"balasku
Vanesha masih berdiri di dekat motorku,aku tahu banyak pertanyaan dari Paman ketika melihat sosok Vanesha.
"Dia temanku,namanya Vanesha"ucapku
"Really?"
Aku tertawa,Paman seperti tidak percaya jika gadis aneh itu temanku.
"Pasti dia spesial"ungkap Paman
"Why?"tanyaku
"Dia bisa naik motormu,itu sudah menjadi tanda jika gadis itu spesial"jawab Paman
"Vanesha"lanjutnya memanggil si gadis aneh,aku tersenyum dengan menganggukan kepala pada Vanesha,sebagai isyarat bahwa tempat ini aman,tidak ada orang yang menyakiti dia.
"Aku Edo"ucap Paman dengan mengulur tangan mengajak Vanesha berkenalan.
Tidak hanya Paman saja yang menunggu,aku pun menunggu respon dari Vanesha,dia sangat takut jika ada lawan jenis mencoba mendekatinya atau mengajaknya berkenalan seperti waktu aku mengajaknya berkenalan dulu.
Vanesha menatapku,pandangan kami bertemu,aku menganggukan kepala "Va-Vanesha" balasnya menyambut uluran tangan dari Paman,syukurlah.
"Ajaklah dia ke dalam,disana ada Selena"kata Paman
Selena adalah istrinya,mereka sudah menikah hampir 20thn lebih,namun Tuhan belum memberikan kepercayaan kepada mereka berdua untuk memiliki anak,meskipun begitu Paman dan Selena tetap santai,mereka tetap bahagia.
"Hai Aleee"sapa Selena ketika melihat sosokku masuk ke dalam rumahnya.
Bengekel Paman ini bergabung dengan rumah pribadinya.Meskipun dari luar terlihat kotor karna sebuah bengkel sebagai usahanya,tapi percayalah!rumah Paman dan Selena ini sangat nyaman,banyak tumbuhan yang mereka tanam di dalam rumah,sehingga memberikan suasana yang sangat asri.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hallo Selena"balasku menghambur memeluk tubuhnya
"Sudah lama sekali kamu tidak terlihat Bung,sampai-sampai Paman merasa khawatir"ungkap Selena
Aku hanya tersenyum,lalu memperkenalkan Vanesha pada Selena.