Part 35

4K 359 26
                                        

Gissele membaca berkas yang dikirimkan Alex pada William, William bisa melihat perubahan raut wajah Gissele dan dia tahu calon istrinya tidak percaya dengan apa yang dibacanya.

"Apakah semua ini benar?" tanya Gissele.

"Alex tidak akan mengirimkan padaku jika dia tidak yakin semua ini laporan ini benar. menurutmu apa yang harus kita lakukan?"

"Aku tidak tahu." Kata Gissele, dia sama sekali tidak menyangka jika keluarganya bukan hanya membuangnya tetapi mengambil semua warisan orangtuanya untuk kepentingan mereka, meninggalkannya dengan sengaja di panti asuhan dengan alasan tidak bisa menjaganya karena juga harus menjaga anak-anak mereka, tetapi faktanya mereka bahkan membohongi pengacara orangtuanya dengan mengatakan jika dia menyerahkan warisannya pada pamannya itu dengan surat penyataan yang tentu saja palsu. Bahkan membuatnya menghilang, tepatnya mereka membuat mereka kehilangan dirinya saat pergi berlibur dan polisi setempat menemukan jenazah anak seumur Gissele di sungai setelah beberapa hari mereka kehilangan dirinya.  pada pengacara Gissele mereka mengabarkan jika Gissele dinyatakan meninggal dan dimakamkan di tempat jadi mereka hanya membawa surat kematian dan pernyataan pihak kepolisian setempat.

"Sebenarnya aku membaca ini jadi ingat cerita daddy tentang mommy, dan kelihatannya aku harus berterima kasih sekali lagi pada Celine yang mengingatkanku."

"Kenapa?"

"Karena sama seperti daddy dulu, dia mengembalikan status mommy dulu sebelum menikah, supaya tidak terjadi konfik hukum kedepannya."

"Apakah mungkin mengembalikan statusku dari meninggal menjadi hidup?"

"Itu bisa diatur, dan menurutmu apakah kita harus membalas perbuatan mereka?"

"Jika mereka menyatakan aku sudah meninggal, harusnya mereka tidak akan berani menganggu pernikahanku. Jadi aku akan membiarkan mereka, tetapi jika sampai mereka mengusikku kembali maka aku akan meminta kembali apa yang harusnya menjadi milikku."

"Itu baru wanitaku, baiklah selain mengembalikan statusmu aku tidak akan melakukan apapun, tetapi jika mereka datang menganggu dan membuat kekacauan maka jangan salahkan aku karena membalas perbuatan busuk mereka padamu."

"Terima kasih karena sudah mendukungku dan kamu benar kita harus berterima kasih bukan hanya pada Celine tetapi juga pada Alex."

"Ya, mereka berdua sedang menghadapi masalah mereka tetapi mereka juga tetap mendukung kita. Alex sudah mulai meminta uncle Fin  dan Nico untuk mengurus statusmu, bahkan sebelum aku memintanya."

"Kamu benar, Alex selalu memikirkan semuanya, setidaknya dengan kebiasaan dan sifatnya aku yakin dia pasti akan memikirkan dan  selalu mendahulukan kepentingan Celine."

"Bukan hanya kepentingan Celine tetapi juga keselamatannya. Menurutmu bagaimana jika aku mengumumkan pada media siapa istriku setelah kita meresmikan pernikahan kita, setidaknya mereka tidak akan bisa mengusikmu dan mereka sudah tidak punya hak atas dirimu lagi."

"Terserah, tetapi mereka sudah tidak punya hak atas diriku sejak mereka tidak lagi membiayaiku dipanti itu."

William tersenyum, "Aku senang kamu berpikir demikian, jadi biarkan media mencari tahu siapa calon istriku."

"Tapi aku dan mommy sering pergi bersama, apakah mereka tidak akan curiga? Bagaimana dengan para vendor?"

"Para vendor sudah menandatangani perjanjian untuk menjaga rahasia, selain itu para vendor juga orang-orang yang sudah biasa bekerja untuk keluarga Walter jadi mereka tahu apa yang harus mereka lakukan. Soal mommy jangan kuatir, mommy itu bukan orang yang menyukai sorotan dan sudah menjadi rahasia umum jika istri Kevin Walter sangat jarang muncul dimedia jika bukan bersama suaminya. Daddy atau lebih tepatnya Alex juga memastikan pengawalan mommy dengan baik, selain itu mana ada yang pernah berpikir atau menyangka nyonya Kevin Walter berbelanja sendiri dipasar atau supermarket atau dipusat perbelanjaan, apalagi kamu tahu sendiri bagaimana mommy berdandan, kadang dia lupa dengan usianya atau lupa sudah memiliki 3 putra dewasa."

Love Is SweetCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang