Part 23

4K 379 42
                                        

"Aku baru pergi  tidak sampai seminggu dan kamu sudah akan melamarnya?" tanya Alex ketika William mengabarkan dan mengundangnya.

"Salahmu terlalu lama untuk membantuku mengurus sahabatnya itu." Jawab William.

"Aku sibuk dan apakah kamu yakin dia akan menerimamu?"

"Aku yakin, dan aku butuh kalian untuk mendukungku."

"Mengapa kamu tidak mau bersabar sebentar lagi?"

"Aku tidak bisa menunggu lagi, terlalu banyak yang mulai menujukkan perhatian padanya. Selain itu hubungan kami selama ini juga sudah cukup dekat dan aku yakin dia tahu apa yang kurasakan."

"Memangnya selain mengajaknya bekerja dan bekerja, apa yang sudah kalian lakukan?"

"Hanya kami yang tahu, jadi pastikan kamu akan datang dan tidak terlambat."

"Aku tidak janji untuk tidak terlambat tetapi aku pasti datang dan aku jamin kamu akan berterima kasih dengan kedatanganku walaupun terlambat."

"Apa maksudmu?"

"Tunggu besok malam, kakakku. Aku harus pergi mengontrol pasien-pasienku."

William menatap telepon genggamnya yang dimatikan sepihak oleh Alex dengan kesal, dia penasaran dnegan maksud perkataan Alex yang terakhir, dia bisa merasakan jika Alex mengatakan hal itu dengan serius artinya aka nada kejutan untuknya dan kelihatannya Alex mengetahui sesuatu dan akan memberinya kejutan besok malam.

Alex masuk keruangan dimana Celine dirawat, kemarin dia sudah melalui operasi tahap pertamanya. Dan Alex lega dia berhasil melakukannya, walau sempat ada kekuatiran ternyata dia berhasil.

Celine baru saja sadar subuh tadi dan kembali tertidur karena pengaruh obat biusnya, Alex kembali meninggalkan Celine dibawah pengawasan perawat dan mengerjakan pekerjaannya dan mengakhiri kunjungan pasiennya di kamar Celine.

"Dia baru saja sadar dok." Lapor perawat yang berada disana.

"Apa yang kamu rasakan?" tanya Alex.

"Pusing, nyeri." Jawab Celine lirih.

"Tidurlah lagi, nanti saat bangun lagi harusnya sudah jauh lebih baik."

Celine tidak menjawab, tetapi dia menurut dengan memejamkan matanya, Alex memerintahkan perawat untuk menyuntikkan obat pada Celine sebelum kembali meninggalkannya. Dia tidak bisa terus menjaga Celine karena tuntutan pekerjaannya tetapi perawat yang bertugas menjaga Celine adalah perawat-perawat senior yang pasti akan langsung mengabarkan padanya tentang keadaan Celine. Alex yakin Celine akan segera membaik, semalam setelah operasi dia menungguinya sampai Celine sadar. Melihat waktu sadar Celine, Alex yakin kekasihnya itu kuat dan bisa sembuh. Dan semoga saja besok dia bisa membawa Celine ke acara lamaran Gissele karena dia yakin Celine pasti ingin hadir disana, selain itu harapan lamaran William bisa diterima semakin besar jika Gissele melihat kehadiran Celine.

Namun satu hal yang bisa dipastikan adalah kehadirannya dengan membawa Celine akan menjadi kejutan untuk keluarganya, dia bisa memastikan jika setelah acara kamar rawat Celine pasti akan dikunjungi oleh banyak orang, dan tentu saja dia juga tidak akan lepas dari interogasi anggota keluarganya, dan itu bukanlah sesuatu yang perlu dikuatirkan karena memang sudah waktunya dia memperkenalkan Celine pada anggota keluarganya.

***

"Kita akan pergi ke pasar malam itu lagi?" tanya Gissele ketika menyadari arah mobil William.

"Ada acara malam ini disana." Jawab William santai.

"Memangnya kamu tidka sibuk. Seharian ini kamu keluar kantor dan banyak berkas yang perlu diselesaikan." Tanya Gissele.

"Tidak ada dari berkas itu yang lebih penting dari acara malam ini." kata William.

Love Is SweetCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang