"Apakah kamu membawa Gissele ketempat uncle Sad?" tanya Alex.
"Bagaimana kamu tahu?" jawab William.
"Mommy."
"Mommy?"
"Kamu pikir mommy dan daddy pulang tanpa kabar dan langsung menginspeksi kita, lalu mengundang kita makan malam, apalagi jika bukan karena dia mendapat kabar penting."
"Dari mana mommy mengetahuinya?"
"Uncle Sad."
"Uncle Sad, mereka bertemu?"
"Ya. Jadi siapkan dirimu untuk menjalani interview nanti."
"Kamu pikir dirimu juga akan selamat?"
"Aku pasti selamat, tadi mommy sudah memastikan jika aku tidak terlibat."
"Bagaimana kamu bisa selamat. padahal jelas-jelas kamu juga berbohong?"
"Apakah kamu sudah menjadikannya kekasihmu?"
"Belum."
"Dia bertanya apakah kamu mempunyai kekasih, jika kamu dan Gissele belum menjadi sepasang kekasih bukankah aku memang tidak berbohong pada mommy."
William hanya menghela nafas karena apa yang dikatakan Alex memang benar, "Tadi mommy memuji Gissele cantik."
"Mereka bertemu?"
"Tidak sengaja, dan aku bilang Gissele adalah asisten Ed. Aku mengatakan yang sebenarnya dan tidak berbohong."
"Kapan kamu akan memintanya menjadi kekasihmu? Jangan lupa disana banyak pria lain dan jika mommy bilang Gissele cantik artinya sainganmu untuk mendapatkannya disana juga banyak.
"Kamu menakutiku, aku rasa dia juga menyukaiku hanya saja dia belum bisa menerimaku karena masalah pasangannya atau sahabatnya itu. Dia mengakui jika dia bersedia tetap bekerja di The Lux karena dengan dia bekerja disana, dia bisa membantu pengobatan sahabatnya setelah dia mengetahui aku pimpinan disana. Apakah kamu bisa menyelidiki apa penyakit sahabatnya? Aku sudah dekat rumah, kita lanjutkan nanti."
"Ya."Alex mematikan sambungan teleponnya dengan William. Setelah memeriksa Celine, Alex disibukkan dengan jadwal operasinya, jadi dia baru bisa menghubungi William saat perjalanan pulang.
Sebelum berangkat Alex sudah memastikan Celine makan malam dan meminum obatnya, kelihatannya efek dari pemeriksaan membuat kekasihnya itu kelelahan dan kepalanya sakit sehingga Alex memberinya obat pereda nyeri dengan paksa. Alex belum sempat melihat hasil pemeriksaannya tetapi melihat kondisi Celine, Alex menduga jika dugaan dua gurunya dan dugaannya tepat, ada yang lain didalam kepala Celine yang menyebabkan dia mengalami rasa sakit, dan itu bukan karena amnesianya.
Alex tidak ingin cepat-cepat menyimpulkan, karena dia perlu waktu untuk menganalisa dan butuh konsentrasi jadi sekarang lebih baik dia fokus dengan urusan keluarganya lebih dulu. Dari pembicaraannya dengan William tadi, ternyata seperti yang dipikirkan Alex, William akan membutuhkan dirinya tepatnya Celine untuk membuat Gissele mau menerimanya dan tentu saja itu hal mudah, tetapi bukankah cinta memang butuh perjuangan jadi dia akan melihat sejauh mana kakaknya itu bisa berjuang sebelum dia dan Celine terlibat.
***
"Benarkan mom, gelar terlambat selalu dipenggang oleh Alex." Kata Nico ketika melihat William masuk keruang keluarga dan menyapa mereka.
"Jam kerja Alex tidak bisa diatur seperti kalian, sudah untung dia tidak tertahan dan tidak bisa datang." kata Kaelyn yang memang selalu mendukung profesi Alex, "Will, mengapa kamu datang sendiri?" lanjutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Is Sweet
RomantikCeline dan Gissele adalah dua anak yang besar disebuah panti asuhan, bersahabat dan saling mendukung. Celine mencari jati dirinya karena amnesia yang dialami dia tidak mengetahui siapa orangtuanya sedangkan Gissele ditolak oleh keluarga orangtuanya...
