Jadi ini cerita waktu abang-abangnya ngerencanain buat ngerjain Aurora. Btw Author Pov ya tapi lebih ke sisi abang-abangnya.
Minggu tanggal 25.
Setelah hakim ketok palu dan mutusin bahwasanya Louis bebas dari tuduhan dan tahanannya. Liam, Zayn, Harry dan Niall langsung nyamperin Louis dan mereka berpelukan kaya teletubies.
"Akhirnya." Kata Zayn sambil ngusap air mata.
"Gue emang udah yakin lu bakal keluar sih anjir." kata Harry juga ngusap air matanya.
"Makan-makan gak sih enaknya?" timpal Niall padahal dia masih nangis.
Liam yang juga nangis malah ketawa pelan denger ucapan Niall. Dia ngacak rambut Niall dan meluk adek-adeknya lagi.
Setelah berpelukan Louis jalan ke arah Alpha dan meluk sebentar.
"Makasi." Kata Louis nepuk pundak Alpha.
"Everything lah pokoknya buat my brother in law." Ledek Alpha.
"Lu hadepin mereka berempat." Ledek Louis sambil jotos lengan Alpha.
"Gampang." Kata Alpha sambil nyengir.
"Makasi sekali lagi Pa." Kata Louis.
"Iya bang sama-sama." Mereka pelukan sebentar lagi abis itu salaman ala-ala cowok.
Keluarga Stylikhoran Payne Linson itu keluar ruangan sidang, tapi masih diikutin sama beberapa polisi. Walaupun Louis udah dinyatain bebas tapi dia harus ngelewatin beberapa prosedur dulu dan itu nanti ditemenin sama pengacara dan juga Liam, tapi sebelumnya dia mau liat Aurora dulu.
"Gue kayanya ada ide." Kata Louis ngebuat 4 saudaranya itu nengok.
"Gimana kalo kita buat surprise buat Aurora?"
"Maksud?" Tanya Liam.
"Bilang aja gue belom bebas gitu." kata Louis enteng.
"Ucapan adalah do'a sobat." Taulah siapa yang paling religius, Zayn.
"Lah kan nyatanya gue udah bebas sobat." Sahut Louis.
"Tapi idenya boleh juga. Udah lama kita gak ngerjain Aurora." Harry mulai setuju sama ide jail si Louis.
"Kasian Aurora, dia udah kebeban banget keliatannya." Kata Liam.
"Udah si Yeum kali-kali." Kata Louis.
"Iya dah gue setuju, tapi gue gak janji kalo bakalnya berjalan lancar." Jawab Niall.
"Lancar udeh kalo Louis sutradaranya." Kata Harry.
"Gimana Li? Gue ikut lu aja dah." Akhirnya Zayn buka mulut.
"Yaudah, tapi jangan aneh-aneh. Kasian Aurora."
"Iya takutnya gila." Timpal Niall langsung dapet jotosan di perut dari Zayn.
"Nah sekarang tugasnya Niall buat nyamperin Aurora, dan akting sesedih mungkin seolah-olah gue belom bisa bebas. Keluarin air mata lu kaya tadi." Kata Louis.
"Tenang aja gue handal soal drama-drama gini."
"Iye lu kan pernah meranin emak tirinya bawang putih." Sahut Zayn tanpa dosa.
"Sialan lu Jen."
"Dah sana masuk, tunjukan pesona mu Nayell." Dorong Harry.
"Anjir lu Suher, lu kira acara take me out."
Niall narik nafasnya dan dorong pintu ruang tunggu. Matanya langsung nelusuri mencari dimana Aurora berada.
Pffftthh
KAMU SEDANG MEMBACA
Abang-Abang // 1D
Fiksi Penggemar"Punya abang gesrek semua." petikan quotes kilat dari Aurora Stylikhoran Payne Linson. *** Di khususkan buat orang yang halunya tingkat internasional seperti author pastinya xixi. Yang mengidap halu tidak m...
