Cintai istighfar bukan hanya saat menyadari perbuatan dosa, namun memperbanyak istighfar mendatangkan keberkahan dalam hidup.Ibnu Katsir rahimahullah berkata,من اتصف بصفة الاستغفار، يسر الله عليه رزقه، وسهل عليه أمره، وحفظ عليه شأنه وقوته."Barangsiapa memiliki sifat suka istighfar, maka Allah akan menggampangkan rezekinya, memudahkan urusannya, dan menjaga keadaan dan kekuatannya."(Tafsir Surat Huud ayat ke-52)Allah Ta'ala berfirman,وَمَا كَانَ اللَّـهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ"Tidak mungkin Allah mengadzab mereka sementara mereka senantiasa istighfar kepada Rabbnya." (QS. Al-Anfal [8]: 33)Menyadari bahwa saat selesai shalat, kita membaca istighfar adalah bentuk penghambaan kepada Allah. Hanya Allah yang menunjukkan hidayah serta taufik untuk beramal saleh. Hal ini tidak diberikan kecuali Allah rida hamba-Nya memperoleh hal tersebut. Maka, memperbanyak meminta ampunan Allah merupakan jalan keselamatan.
Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,إنما تكون الهموم والغموم والأحزان من جهتين؛ إحداهما، الرغبة في الدنيا والحرص عليها؛ والثاني: التقصير في أعمال البر والطاعة"Sesungguhnya kesedihan, kesusahan dan kegalauan tiada lain datang dari dua arah :1. Cinta dunia dan ambisi terhadapnya.2. Kelalaian dalam beramal kebajikan dan ketaatan."Udatus Shobirin 256Cinta dunia dan ambisi tidak ada habisnya. Keinginan seolah tidak pernah berhenti, dan apakah itu yang kita butuhkan?Orang-orang yang memiliki iman kokoh akan tetap menyandarkan pilihan yang terbaik adalah pilihan Allah, bukan atas pilihan dirinya yang sangat bisa ditunggangi hawa nafsu. Di sinilah terdapat ketenangan jiwa.Allah Ta'ala berfirman,هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًاDialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(QS. Al-Fath [48]: 4)
