Media played: Freya Ridings – You Mean the World to Me
(silakan baca sambil dengerin lagunya🥹)
——————————————————————————
Baru pertama kali ini malam terasa lebih dingin untuk Kynan. Belum pernah sebelumnya ia merasa dingin dan kesepian seperti ini. Tidak. Bukan hanya itu saja. Ia merasa baru saja hancur. Ini pertama kalinya ia merasakan sakit hati yang luar biasa.
Dulu, Kynan kenal banyak laki-laki yang sering bergonta-ganti pacar. Ia kenal banyak laki-laki yang patah hati. Ia juga kenal banyak perempuan yang patah hati.
Hal itu menjadi salah satu alasan kenapa Kynan tidak ingin berpacaran berulang kali, karena dia takut patah hati. Dia sudah banyak melihat bagaimana orang patah hati sampai menangis dan itu membuatnya takut.
Tapi, sekarang Kynan tak menyangka dirinya menjadi salah satu korban patah hati. Pupus sudah harapannya untuk memiliki satu perempuan di dalam kehidupannya sampai akhir hayatnya.
Hilang sudah rencana-rencana indah yang sudah Kynan susun bersama perempuan yang ia cintai, Queen. Tidak. Paula Kathe Vilhelmina.
Kapan terakhir kali Kynan menangis? Ia tidak ingat. Ia adalah yang paling jarang menangis di antara Kin, Keanu, dan Gavin. Tapi, malam ini ia menangis seperti orang yang paling tersakiti di dunia.
Dua jam setelah Queen tadi sore pergi meninggalkannya, Kynan masih terdiam dengan pikiran yang kosong. Ia masih tak percaya dirinya tiba-tiba saja dicampakkan. Tapi, setelah itu, justru emosinya yang keluar, karena sulit menerima kenyataan.
Kynan mengobrak-abrik apapun yang ada di meja di ruang tengah. Saat ia beralih ke kamarnya dan teringat bagaimana ia sering menghabiskan waktunya bersama Queen disitu, emosinya semakin melunjak dan membuatnya membuang semua bantal, guling, dan selimut. Bahkan, lampu tidur pun juga berhasil melayang dan pecah.
Setelah puas mengobrak-abrik kamarnya, Kynan merasa lemah seketika. Tubuhnya luruh ke lantai dan menangis sejadi-jadinya, karena mengobrak-abrik kamarnya sendiri pun tak bisa meredakan rasa sakit hatinya karena Queen.
Apa selama ini Queen tidak pernah mencintainya? Apa selama ini Queen tidak pernah tulus? Apa selama ini Queen hanya menganggapnya sebagai mainan? Pertanyaan itu selalu saja berputar di kepala Kynan. Memikirkan itu semua membuat hatinya semakin sakit.
"Aku ingin kita berpisah, karena ini memang yang kuinginkan!"
"Sampai kapanpun... aku tidak bisa menjadi milikmu."
"Aku tidak menginginkanmu."
Saat Kynan memejamkan kedua matanya, perkataan-perkataan Queen yang menyakitinya kembali terputar di kepalanya. Namun, setelah ia tenang, entah kenapa perkataan-perkataan itu seperti membawa sebuah motivasi lain untuknya.
"Kau tidak menginginkanku?" gumam Kynan yang sudah lebih tenang dari sebelumnya dan kemudian menghela napas panjang. "Kalau begitu aku hanya perlu mengakhiri semuanya."
Di tengah-tengah keheningan hati Kynan, ia merogoh saku kanan celananya untuk mengambil ponselnya. Ia menekan tombol kontak Ansell dan kemudian langsung meneleponnya.
"Halo," sapa Ansell dengan sopan.
"Siapkan surat pemutusan kontrak dengan agensiku sekarang. Jangan lupa, siapkan juga ganti uang kompensasi karena pemutusan kontrak sesuai dengan yang tertera di kontraknya," ujar Kynan langsung dengan tegas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Partner for Life - HBS #3
Romance(COMPLETED) 🔞 Third series of Handsome Brotherhood Seorang Kynan Roderick percaya bahwa ia tidak perlu memiliki banyak hubungan, namun cukup hanya dengan satu perempuan dalam hidupnya. Prinsip hidupnya adalah berhubungan dengan perempuan sekali seu...
