74. Grateful

52 5 0
                                        

Media played: Quinn XCII – Good Thing Go
——————————————————————————

Hari ini sudah memasuki hari ke-3 Astryd dan Richard bermalam dan menghabiskan waktu mereka bersama Queen. Bahkan, saat Queen sedang terapi pun, Astryd juga mendampingi Queen setelah diizinkan oleh dr. Irmina dan Queen. Sementara Richard dan Kynan sering menghabiskan waktu untuk olahraga bersama dan berbincang banyak berita tentang dunia.

Pagi ini, Kynan dan Richard sedang bermain tenis bersama di lapangan tenis di belakang rumah. Sementara Astryd sedang menemani Queen untuk berjemur di tepi kolam renang menggunakan bikini mereka. Astryd berani bersumpah kalau sebelumnya ia sangat jarang melakukan hal ini bersama anaknya dan sekarang hal itu benar-benar terasa mengagumkan.

Bagi Queen sendiri, ia tidak bisa menyembunyikan betapa senangnya ia saat melakukan hampir semua hal yang ingin ia lakukan bersama seorang ibu. Selama tiga hari ini, ia benar-benar menghabiskan waktunya bersama Astryd dengan memasak bersama, membicarakan selera fashion mereka yang sama, menonton acara gossip dan bergosip bersama, dan kini berjemur bersama.

Hal lainnya yang belum mereka lakukan bersama, seperti spa dan belanja bersama. Queen menantikan hari itu akan datang.

Setelah mereka berempat selesai dengan aktivitas mereka masing-masing, kini mereka makan bersama di teras rumah dengan perasaan yang lebih segar. Sarapan pagi ini dibuat sendiri oleh Queen dan Astryd bersama.

"Apa dr. Irmina sudah sampai di Berlin?" tanya Richard pada Kynan.

"Ya." Kynan mengangguk. "Dia baru saja memberiku kabar."

Richard mengangguk mengerti. "Kukira dr. Irmina akan ketinggalan pesawatnya karena Astryd," ujarnya menggoda istrinya. Pasalnya, kemarin saat dr. Irmina hendak kembali ke Berlin, Astryd terus saja mengucapkan rasa terima kasihnya pada dr. Irmina karena sudah membantu Queen menjadi lebih baik.

Sementara itu, dr. Irmina memang kembali ke Berlin untuk mengurus pekerjaannya di Berlin. Sesuai janjinya, ia baru akan kembali ke Berlin setelah kondisi Queen sudah lebih baik. Untuk terapi Queen sendiri, dr. Irmina sudah bekerja sama dengan rekannya yang kebetulan ada di kota ini. Queen bisa menemuinya sekali dalam dua minggu.

"Kynan, aku ingin melakukan sesuatu dengan Queen," ujar Astryd. Kynan pun mendengarkan. "Sudah lama kami tidak jalan-jalan bersama di taman. Apa tidak apa-apa kalau aku mengajaknya sekali ini saja sebelum kami kembali?"

Mendengar itu, Queen menatap Kynan seperti anak polos. Ia tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa sebenarnya ia juga menginginkan hal itu.

"Sebenarnya, dr. Irmina berkata untuk lebih berhati-hati dengan faktor luar yang dapat memicu Queen dengan traumanya. Tapi, kurasa aku bisa mengatur hal itu untuk kita," ujar Kynan berusaha mewujudkan keinginan Astryd dan Queen.

"Benarkah?" Astryd menatap Kynan penuh takjub dan Kynan tersenyum lebar sambil mengangguk. "Terima kasih, Kynan!"

***

Saat Kynan berkata dia akan mengatur rencana Astryd untuk mengajak Queen ke taman, semua mengira kalau Kynan akan izin pada dr. Irmina. Tapi, tak mereka sangka kalau ia meminta Ansell untuk menyewa dan mengosongkan taman bermain yang akan mereka datangi hanya untuk Queen. Jujur, Queen sangat tercengang dengan cara Kynan yang seperti itu.

Akhirnya, setelah sekian lama hanya berada di rumah, kini Queen dapat menghirup udara luar. Ia berjalan bergandengan tangan dengan Astryd sejak dari pelataran parkir sampai mereka kini di lingkungan wahana permainan.

Partner for Life - HBS #3Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang