Capture 20

3.8K 166 4
                                        

⚠️Typo Berserakan ⚠️

Jangan lupa Vote

                    🌻Happy Reading 🌻

Udara dingin semakin menusuk ke tulang di saat Lilyana dan Alasdair menyusuri jalan menuju kastil, sepasang suami istri itu memilih untuk berjalan kaki menuju kastil setelah pulang dari akun-akun kota.

"Apa kau ingat kita pernah berjalan seperti ini saat masih di akademi?" Tanya Alasdair saat ia mengingat ia pernah berjalan seperti ini di kota yang sama dengan situasi yang berbeda.

"Berapa lama kita menjalin hubungan yang mulia?"

"Kalau diingat-ingat 3 tahun, satu tahun di saat kita masih di akademi, 2 tahun ketika aku sedang berada di Medan perang bersama Gerwyn dan kau masih di akademi."  Jelaskan Alasdair mengingat betapa ia dulu sangat tergila-gila dengan Lilyana dan juga sangat merasa bahagia karena hanya ia yang bisa menikmati wajah cantik Lilyana, tidak seperti sekarang wajah Lilyana bisa dinikmati orang lain.

"Terus kenapa dulu kita berpisah?"

Alasdair berhenti saat mendengar pertanyaan Lilyana. " Aku yang meminta untuk berpisah saat itu, aku tidak tau tiba-tiba perasaanku hilang dan aku ingin mengakhiri hubungan kita!"

"Apa kau tahu bahwa aku terluka saat kau memutuskan hubungan itu?"  Kata-kata itu tanpa sadar keluar dari mulut Lilyana.

"Aku tau kau sangat mencintaiku dulu, dan aku tau kau  sangat terluka saat aku memutuskan  hubungan kita,  namun semuanya terasa hambar dan kosong di saat itu, aku seperti membutuhkan suasana baru dan juga tekanan yang ku dapat dari pihak istana juga sangat berat!"

"Jika semuanya terasa hambar dan kosong kenapa kau menikahiku sekarang" Teriak Lilyana dan tanpa ia sadari air matanya turun. "Apa kau mencintai Daysi?"

"......"

"Kau tidak bisa menjawabnya?" Tanya Lilyana tidak percaya.

Alasdair semakin diam mendengar pertanyaan Lilyana, ia tidak tahu apakah ia mencintai Daysi atau tidak, yang ia tau ia mendekati Daysi karena Daysi itu adalah perempuan yang paling sempurna untuk dijadikan sebagai seorang permaisuri. "Apakah cinta itu penting untukmu? Jika kau masih mencintaiku sampai dengan sekarang, bukankah aku sudah menjadi  milikmu dan kau bisa memilikiku dan juga mendapatkan tahta sebagai seorang permaisuri, bukankah itu  impas setelah aku mencampakkanmu dulu?"

"Dasar pria tidak bermoral!" Ucap Lilyana kesal ingin rasanya ia menampar Alasdair namun tak mungkin ia melakukan itu khalayak ramai.

Lilyana langsung berjalan dengan secepat yang ia bisa dan meninggalkan Alasdair, ia tidak pernah menyangka bahwa pria yang mendapat gelar sebagai pangeran mahkota itu adalah seorang pria berengsek dan juga tidak memiliki hati.

"Lily kau marah padaku?"

"Kau mempertanyakan itu yang mulia?" Tanya Lilyana tidak percaya.

Lilyana membalik badannya dan menatap Alasdair dengan tajam. "Enyalah dari hadapanku yang mulia dan bersikaplah sebagaimana semestinya, ya itu anggap aku tidak pernah ada."

🌻🌻🌻


Setibanya di kastil Lilyana langsung masuk ke dalam kamar dan ia benar-benar frustasi dengan sikap Alasdair yang seenaknya saja.

The  Replacement Lady (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang