capture 12

4.3K 173 0
                                        

⚠️ Typo Berserakan ⚠️

Jangan lupa Vote

🌻Happy Reading 🌻


Lilyana mencari pria bertopeng itu ke seluruh penjuru untuk memastikan apakah yang ada di depannya adalah perbuatan pria itu. Namun, Lilyana tidak menemukan keberadaan pria gila tersebut.

Keadaan halaman istana benar-benar kacau sekarang. Banyak orang yang tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.

Di setiap menara yang berada di istana terpampang lukisan Duke Luciano yang sedang menyiram seorang pria yang bersujud di depannya. Pria yang sedang berlutut itu dikenal sebagai seorang guru di sekolah khusus rakyat biasa, dan mayatnya ditemukan di tepi sungai tiga hari yang lalu. Kasus kematian guru itu sedang diselidiki oleh pihak kekaisaran.

Orang-orang belum selesai dengan keterkejutan mereka ketika tiba-tiba kertas berterbangan entah dari mana. Di kertas itu terdapat lukisan Duke Luciano yang sedang menerima barang dari seseorang berpakaian serba hitam.

Di belakang lukisan Duke Luciano terdapat tulisan yang membuat semua orang bertanya-tanya tentang apa yang mereka baca:

“Siapakah yang membunuh Baron Jemmy?”

Duke Luciano dikenal sebagai salah satu duke paling ramah, sangat memperhatikan pendidikan rakyat biasa, dan selalu membela serta menuntut hak-hak rakyat menengah ke bawah kepada kaisar.

Duke Luciano hanya mematung membaca kertas di tangannya.

“Hahahahaha... Siapa yang membuat lelucon seperti ini!” ucap Duke Luciano sambil memegang kertas itu.

“Tangkap Duke Luciano dan masukkan dia ke dalam penjara bawah tanah!” perintah Kaisar.

Duke Luciano terus memberontak saat para pengawal menyeretnya. “Saya tidak melakukan apa pun!”

Setelah Duke Luciano diseret oleh para pengawal, keadaan istana kembali tenang dan acara berjalan seperti semestinya.

Lilyana mulai merasa bosan karena sejak acara dimulai, ia hanya duduk di samping ayahnya. Ia sudah bosan berkenalan dengan beberapa bangsawan.

“Selamat Malam, Grand Duke.”

Lilyana langsung menoleh ke sumber suara. Di sana telah berdiri Grand Duke of York dengan senyum manisnya.

Wajah Alfred langsung berubah melihat pria yang berdiri di depannya.

“Bolehkah saya mengajak putri Anda berjalan-jalan, Grand Duke?”

“Saya tidak mengizinkan siapa pun mendekati putri saya, Grand Duke!” ucap Alfred. Ia tidak suka, karena sejak awal ia tahu maksud Flynn yang secara terang-terangan menunjukkan ketertarikannya terhadap Lilyana.

“Anda sangat menjaga putri Anda, Grand Duke. Tapi percayalah, saya pasti akan berhasil menikahi putri Anda, bagaimanapun caranya.”

“Teruslah bermimpi, Grand Duke of York.”

“Gerwyn, bawa Lily dari sini sekarang juga!” perintah Alfred.

The  Replacement Lady (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang