Typo Berserakan ⚠️
Jangan lupa Vote
🌻Happy Reading 🌻
Jangan lupa komen
Lilyana menatap keluar dari jendela kamarnya. Di halaman, para pelayan tampak sibuk berlalu-lalang, menjalankan tugas mereka dengan tergesa. Sejak semalam, pikirannya terus bergulat apakah ia harus mengikuti rencana pria bertopeng itu untuk menggulingkan kekaisaran, atau justru menggagalkan semuanya?
Karena sesungguhnya, **dirinyalah kunci dari keberhasilan kudeta itu.**
Ia adalah **otaknya.**
Dialah yang menghasut para raja agar memberontak. Dan kini, semua raja itu berada di bawah kekuasaannya. Tak ada satu pun kabar dari 'Lilyana yang asli' - perempuan itu seolah telah lenyap dari dunia, seakan ruhnya telah meninggalkan raganya.
"Sandra... apa yang akan terjadi jika aku tiba-tiba mengkudeta kekaisaran ini?"
Sandra, yang sejak tadi berdiri di belakangnya, tertegun. Ia tidak yakin dengan apa yang baru saja didengarnya. Ia tahu betul siapa Lilyana. Bukan sekadar bangsawan - melainkan ratu dunia gelap, dengan kekuasaan yang sebanding dengan Kekaisaran Queenrensia dan Kekaisaran Verlyaan, negeri yang terkenal karena kekuatan obat-obatannya.
Lilyana-lah penyedia obat dan racun bagi kedua kekaisaran itu. Bisa dikatakan, hampir seluruh kerajaan di benua ini bergantung pada pasokan ramuan dari tangannya.
Namun bukan hanya itu. Ia juga penyedia bahan-bahan langka untuk pembuatan perhiasan: emas, berlian, dan batu mulia. Banyak bangsawan menghadiahinya tambang dan kekayaan sebagai balas jasa atas racikan obat yang menyelamatkan hidup mereka.
Bahkan Kaisar Roland sendiri pernah memberikan Lilyana sebuah tambang berlian di ujung kota Taline, wilayah barat Queenrensia, sebagai balas jasa karena ramuan Lilyana telah menyelamatkan salah satu selirnya dari racun yang diberikan oleh selir lain.
Sungguh intrik dan kuasa berjalan berdampingan di dunia mereka.
Sebagian besar kekayaan Lilyana juga berasal dari Helena pemilik The Garden of Jasmine, bisnis gelap yang kini sepenuhnya berada di bawah kendali Lilyana setelah Lilyaan cukup dewasa Helena mundur dari dunia itu. Kini, kekuasaan The Garden of Jasmine sepenuhnya menjadi milik Lilyana.
"Apakah Madam Helena sudah mengetahuinya, Lady?" tanya Sandra dengan hati-hati. Hanya Helena-lah, pikirnya, yang mungkin bisa menghentikan Lilyana.
Namun Lilyana hanya menatap jauh ke arah taman. Di sana, ia melihat Alasdair tengah berbicara dengan Arthur.
"Bagaimana jika aku sebenarnya tidak kehilangan ingatan, Sandra?"
Sandra menegakkan tubuhnya, tak mengerti.
"Maksud Anda, Yang Mulia?"
Lilyana berbalik, menatap bayangannya sendiri di cermin.
"Bagaimana jika aku sebenarnya bukan Lilyana yang asli?"
Ia melangkah mendekat, menyentuh permukaan cermin yang dingin.
"Bagaimana jika aku hanya seseorang yang kebetulan memiliki wajah yang sama dengannya?"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Replacement Lady (End)
Fiksi SejarahBagaimana jadinya jika seorang pengangguran semenjak lulus kuliah tiba-tiba masuk ke dunia novel yang sudah 3 tahun lalu tak sengaja ia tulis, sialnya novel itu belum selesai ia tulis karena tiba-tiba ide ceritanya hilang entah kemana? Kesialan be...
