CAPTURE 1

9.3K 485 12
                                        


Jangan lupa vote

Happy Reading 🌻



“Lily...”

“Lily, aku tahu kau sedang berpura-pura pingsan karena tak ingin kalah denganku!”

Jasmine berusaha membuka matanya karena terusik oleh suara itu.

Matanya langsung melotot melihat wajah seorang pria yang sangat tampan tepat di depannya.
“Apakah aku sudah di surga? Sampai-sampai aku bertemu dengan seorang malaikat?”

“Hahahahaha... Akhirnya kau mengakui ketampananku!”

Jasmine yang mendengar pria itu menyebutnya Lily semakin bingung dengan apa yang terjadi padanya. Bukankah seharusnya ia sekarang sudah berada di alam baka karena kecelakaan di depan kafe Nayra?

“Lily, aku tahu kau tidak selemah itu! Maka cepatlah bangkit!”

‘Siapa Lily? Kenapa pria di depanku memanggilku begitu?’

“Lily...? Siapa Lily?”

“Kau! Siapa lagi yang bernama Lilyana Catrina Traney di kekaisaran ini selain kau, adikku yang paling cantik!”

Mendengar itu membuat kepala Jasmine semakin sakit karena ia tidak tahu mengapa orang ini tiba-tiba memanggilnya Lily.

“Tunggu... Tunggu... Sejak kapan namaku Lily?” tanya Jasmine memastikan.

Pria itu ikut bingung mendengar perkataannya.
“Sejak lahir namamu memang Lily!”

“Namaku bukan—” ucapan Jasmine terpotong ketika rasa sakit kembali menyerang kepalanya.
“Akh... Kepalaku!”

Pria di depannya tampak panik.
“Apakah kau tidak ingat siapa aku?” tanyanya khawatir.

Jasmine hanya menggeleng lemah.

Tanpa aba-aba, pria itu langsung mengangkat tubuh Jasmine dan berlari entah ke mana sambil memeluknya erat. Jasmine hanya diam, memperhatikan wajah cemas pria itu.

“Cepat panggil tabib dan suruh ke kamar Lily sekarang juga!” teriak pria itu saat memasuki rumah yang sangat besar.

“Lily, maafkan aku! Aku tidak sengaja mendorongmu dengan seluruh tenagaku!” ucap pria itu penuh penyesalan sambil terus berlari.

“Ada apa ini, Gerwyn?” tanya seseorang dengan suara tegas sehingga membuat pria itu berhenti.

“Maafkan aku, Ayah. Aku tidak sengaja menjatuhkan Lily,” ucap Gerwyn penuh penyesalan.

“Ada apa ini? Kenapa darah berceceran di lantai?” tanya seseorang yang baru datang entah dari mana.

“Darah?” tanya Gerwyn kaget, baru menyadarinya.

Belum sempat Jasmine memotong pembicaraan ketiga orang itu, tiba-tiba rasa kantuk menyerangnya dan ia kembali kehilangan kesadaran.

Jasmine membuka matanya perlahan. Di depannya berdiri seorang perempuan cantik bak dewi yang tersenyum manis ke arahnya.

“Hai, namaku Lily.”

The  Replacement Lady (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang